33 C
Jakarta
Sunday, January 17, 2021

Umumkan Kemerdekaan Papua Barat, Benny Wenda Jadi Presiden Sementara

Must Read

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat?

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat? Oleh : Fani Ratu Rahmani (Aktivis dakwah dan Penulis) Istilah golput atau golongan putih ini sudah...

Kampus Merdeka: Kala Akademisi Tunduk pada Titah Korporasi

Kampus Merdeka: Kala Akademisi Tunduk pada Titah Korporasi Oleh : Ummu Hanan (Aktifis Muslimah) Konsep kampus merdeka memunculkan pro dan kontra....

Sekolah dibuka awal Semester Genap, Orang Tua bak makan buah simalakama

Sekolah dibuka awal Semester Genap, Orang Tua bak makan buah simalakama Oleh: Bunda Atika. S.Pd (Praktisi Pendidikan di Balikpapan) Menteri Pendidikan dan...




Umumkan Kebebasan Papua Barat, Benny Wenda Jadi Kepala negara Sementara

Benny Wenda, pelopor aksi kebebasan Papua, hendak didaulat jadi Kepala negara sementara Republik West Papua.

Perihal itu sesudah Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat alias The United Liberation Movement for West Papua( ULMWP), mendeklarasikan pembentukan pemerintah sementara.

Pembentukan pemerintahan sementara yang merdeka dari Indonesia itu, diumumkan tepat pada pesta hari lahirnya bibit negeri Papua Barat, Selasa 1 Desember 2020.

ULMWP merupakan aliansi dari bermacam kelompok politik yang berjuang buat kemerdekaan selama bertahun- tahun.

Menurut keterangan tertulis yang diperoleh ABC Indonesia dari ULMWP, penyusunan pemerintah sementara dalam penantian ini bertujuan buat menggerakkan orang West Papua yang meliputi Provinsi Papua serta Papua Barat, buat menghasilkan referendum menuju kemerdekaan.

Pemerintah ini nantinya yang bakal memegang kontrol di Papua serta menyelenggarakan pemilu yang demokratis di situ.

Selaku presiden sementara, Benny Wenda yang kekinian menjadi eksil di Inggris, menurut ULMWP hendak jadi representasi Republik West Papua dalam acara- acara internasional.

Selain itu, demikian dalam penjelasan ULMWP, pemerintah sementara yang dipandu Benny Wenda mempunyai hak membuat deklarasi kemerdekaan sepihak dalam waktu dekat, atas nama rakyat Papua Barat.

Dengan seperti itu, Benny Wenda dalam komunike mengatasnamakan ULMWP juga menetapkan eksistensi pemerintahan dan militer Indonesia di Papua adalah ilegal.

“Saat ini, bentuk kehadiran negeri Indonesia di West papua ialah ilegal,” tegasnya.

Langkah pembentukan pemerintah sementara ini sekaligus merupakan penentangan langsung apa yang disebut ULMWP sebagai“ upaya Jakarta buat memanjangkan status otonomi khusus di Papua.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Indonesia, Teuku Faizasyah, menyangkal legitimasi Wenda dan tindakan ULMWP untuk mendirikan pemerintahan sementara.

“Dengan dalih apa seorang bernama Benny Wenda membuat status memproklamasikan diri sebagai wakil masyarakat Indonesia di Papua?” tuturnya pada ABC.

“Prosedur pemindahan kekuasaan ataupun pengembalian Papua dari Belanda ke Indonesia diawasi oleh PBB, termasuk melalui adopsi resolusi PBB.”

Sebagai tambahan catatan kaki sejarah, Dr Richard Chauvel mengingatkan kalau pada Oktober 2011 lalu Papua sempat memproklamasikan kemerdekaan.

“Pada Kongres masyarakat Papua ke- 3, terjadi proklamasi Papua sebagai bangsa yang merdeka serta berdaulat, dengan Forkorus Yaboisembut sebagai Kepala negara dan Edison Waromi sebagai PM.”

“Pertemuan itu dibubarkan dengan kekerasan, beberapa orang tewas, banyak yang ditahan serta Forkorus dihukum karena pemberontakan. Setidaknya Benny Wenda aman di Oxford atau Vanuatu,” tutur Dr Richard Chauvel.

Source :news.idtoday .co

5
1
vote
Article Rating

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
- Advertisement -

Latest News

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat?

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat? Oleh : Fani Ratu Rahmani (Aktivis dakwah dan Penulis) Istilah golput atau golongan putih ini sudah...

More Articles Like This

0 0 vote
Article Rating
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x