30.2 C
Jakarta
Thursday, February 25, 2021

Resmi Menang, Joe Biden: Saya Akan Akhiri Larangan Muslim Inkonstitusional Trump

Must Read

Buah Tragedi Satu Abad Tanpa Khilafah, Institusi Keluarga dalam Belenggu Penjajah

Buah Tragedi Satu Abad Tanpa Khilafah, Institusi Keluarga dalam Belenggu Penjajah Oleh : Fani Ratu Rahmani (Aktivis dakwah dan Pendidik) Sebagai...

Luluh Hati Dengan Kesantunan Nabi

Angin gurun yang gersang menjadikan udara Madinah mulai sejuk. Abu Abbas r.a seorang sahabat setia Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam...

Bagaimana Hukum Pacaran Beda Agama Menurut Islam?

Pacaran Beda Agama Menurut Islam - Cinta memang memang unik, bisa bikin bahagia meski didera rindu yang kata Dylan...




Council on American- Islamic Relations( CAIR), badan pembelaan serta hak-hak masyarakat Muslim terbesar di AS, mengucapkan selamat pada Biden atas kemenangannya pada hari Sabtu dan menyatakan itu hendak memenuhi janji pemilihannya.

Pada hari awal era kepresidenannya, kepala negara terpilih Joe Biden berkeinginan untuk mencabut larangan ekspedisi Donald Trump pada turis dari 13 negeri, sebagian besar negeri kebanyakan Muslim atau Afrika.

Joe Biden pula berkata,“ Pada hari awal, aku hendak memberhentikan larangan Muslim inkonstitusional Trump.”

Dikutip matrasukabumi. com dari aljazeera. com, jika pada bulan Oktober, Biden juga bertekad untuk mendesak politisi membuat hukum untuk melawan melonjaknya jumlah kesalahan rasial di AS.

“Selaku kepala negara, saya hendak bekerja sama dengan Anda guna membuang racun permusuhan dari warga kita sebagai penghormatan atas partisipasi Anda dan mencari ide-ide Anda. Rezim saya bakal kelihatan seperti Amerika dengan Muslim Amerika melayani di tiap level,” tuturnya.

Tidak lama sehabis menjabat pada 2017, Trump menghasilkan perintah eksekutif yang mencegah turis dari 7 negeri kebanyakan Muslim memasuki Amerika Serikat.

Rezim Trump menata ulang perintah itu beberapa kali di tengah petisi hukum dan Mahkamah Agung mensupport versi itu pada tahun 2018. Negara- negara yang dikenakan pembatasan masuk sudah berubah selama bertahun- tahun.

Larangan itu bisa dengan gampang dibatalkan sebab dikeluarkan atas perintah eksekutif serta proklamasi kepala negara, menurut para pakar kebijakan, namun desakan hukum dari kalangan konservatif bisa menunda proses itu.

Trump meresmikan pembatasan perjalanan, yang kerap disebut oleh para kritikus sebagai“ larangan Muslim”, lewat serangkaian perintah eksekutif yang memutuskan Iran, Libya, Somalia, Suriah, serta Yaman, mengakibatkan kritik jika aksi itu menggambarkan diskriminasi agama yang melanggar hukum.

Trump setelah itu meluaskan larangan buat memasukkan Venezuela serta Korea Utara dan setelah itu menambahkan Nigeria, Sudan, Myanmar, serta 3 negeri lain ke dalam daftar.

“ Komunitas Muslim merupakan yang awal merasakan serangan Donald Trump terhadap komunitas kulit gelap dan coklat di negeri ini, dengan larangan Muslim yang keji,” tutur Biden

“Kepala negara terpilih Biden sudah berikrar buat memberhentikan Larangan Muslim pada hari pertamanya menjabat, termasuk Muslim di tiap tingkatan pemerintahannya serta menanggulangi permasalahan diskriminasi rasial dan agama,” tutur Nihad Awad, ketua eksekutif nasional CAIR.

“Kita merencanakan untuk berasosiasi dengan para pimpinan dan organisasi Muslim Amerika yang lain guna memastikan kalau rezim Biden benar-benar telah memenuhi janjinya ini. Dan kita berencana untuk terus meminta pertanggungjawaban penguasa kami bila terjadi kekeliruan.“

Sepanjang kampanye pemilihan, Trump mendakwa Biden mau“ mengakhiri seluruh larangan perjalanan, termasuk dari kawasan jihadis”, serta mengisyaratkan penantangnya hendak memperbolehkan“ orang yang hendak masuk serta meledakkan kota kita, melakukan sesuatu”

Sumber

0
0
vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
- Advertisement -

Latest News

Buah Tragedi Satu Abad Tanpa Khilafah, Institusi Keluarga dalam Belenggu Penjajah

Buah Tragedi Satu Abad Tanpa Khilafah, Institusi Keluarga dalam Belenggu Penjajah Oleh : Fani Ratu Rahmani (Aktivis dakwah dan Pendidik) Sebagai...

More Articles Like This

0 0 vote
Article Rating
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x