30.2 C
Jakarta
Thursday, February 25, 2021

Pernyataan Pangdam Jaya Kritik Habib Rizieq-Singgung Pembubaran FPI

Must Read

Buah Tragedi Satu Abad Tanpa Khilafah, Institusi Keluarga dalam Belenggu Penjajah

Buah Tragedi Satu Abad Tanpa Khilafah, Institusi Keluarga dalam Belenggu Penjajah Oleh : Fani Ratu Rahmani (Aktivis dakwah dan Pendidik) Sebagai...

Luluh Hati Dengan Kesantunan Nabi

Angin gurun yang gersang menjadikan udara Madinah mulai sejuk. Abu Abbas r.a seorang sahabat setia Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam...

Bagaimana Hukum Pacaran Beda Agama Menurut Islam?

Pacaran Beda Agama Menurut Islam - Cinta memang memang unik, bisa bikin bahagia meski didera rindu yang kata Dylan...




Jakarta- Panglima Kodam( Pangdam) Jaya Mayjen Tentara Nasional Indonesia(TNI) Dudung Abdurachman mengomentari ucapan pimpinan Front Pembela Islam( FPI) Habib Rizieq Syihab di kegiatan Maulid Nabi. Selain itu, ia berdialog mengenai pencopotan baliho Habib Rizieq oleh prajurit Tentara Nasional Indonesia(TNI) yang dia sebut atas perintahnya.

Perihal itu dituturkan Dudung usai memberikan arahan apel terkait kesiapan menghadapi bencana banjir dan Pilkada Serentak 2020 di Monas, Jakarta Pusat, Jumat( 20/ 11/ 2020). Dudung awalnya bicara pertanyaan kesiapan Tentara Nasional Indonesia(TNI), Polri, Satpol PP menghadapi bahaya banjir dan Pilkada 2020.

Dudung kemudian menjawab pertanyaan soal video viral orang berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq. Mantan Gubernur Akademi Tentara itu berkata penurunan baliho Habib Rizieq atas perintahnya.” Begini, kalau siapa pun di republik ini, ini negara, negara hukum, harus taat kepada hukum, kalau masang papan iklan sudah jelas ada aturannya, ada bayar pajak, dan tempat ditentukan, jangan seenaknya sendiri, seakan- akan dia paling benar, nggak ada itu. Nggak ada,” ujar Dudung.

” Pada pagi hari ini sengaja dilakukan apel bersama Tentara Nasional Indonesia(TNI), Polri, dan Pol PP, dan komponen yang lain, untuk mengontrol sejauh mana kesiapan pasukan, termasuk komponen lainnya, dalam rangka mengestimasi ancaman banjir di area Jakarta. Kemarin kita telah melaksanakan untuk mengecek siapa berbuat apa apabila banjir ini terjadi. Kemungkinan sekitar bulan- bulan Desember, apalagi bisa jadi Januari,” tutur Dudung. Setelah itu Dudung ditanyai reporter pertanyaan Habib Rizieq menyangkut tuturan dengan bahasa kotor di acara Maulid Nabi. Dudung berterus terang prihatin serta tak terima sebagai seorang muslim.” Ucapan serta tindakan itu harus baik, harus bagus. Aku sebagai orang Islam prihatin jika ada seorang habib di peringatan Maulid Nabi bahasa serta perkataannya kotor, aku prihatin serta tidak terima sebagai orang muslim,” ucap Dudung.

” Janganlah coba-coba pokoknya. Jika perlu, FPI bubarkan saja itu. Bubarkan saja,” jelas Dudung.

 

Sumber : youtube 

0
0
vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
- Advertisement -

Latest News

Buah Tragedi Satu Abad Tanpa Khilafah, Institusi Keluarga dalam Belenggu Penjajah

Buah Tragedi Satu Abad Tanpa Khilafah, Institusi Keluarga dalam Belenggu Penjajah Oleh : Fani Ratu Rahmani (Aktivis dakwah dan Pendidik) Sebagai...

More Articles Like This

0 0 vote
Article Rating
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x