27.7 C
Jakarta
Thursday, February 25, 2021

Cerdas Itu Anugerah, Bodoh Itu Pilihan

Must Read

Buah Tragedi Satu Abad Tanpa Khilafah, Institusi Keluarga dalam Belenggu Penjajah

Buah Tragedi Satu Abad Tanpa Khilafah, Institusi Keluarga dalam Belenggu Penjajah Oleh : Fani Ratu Rahmani (Aktivis dakwah dan Pendidik) Sebagai...

Luluh Hati Dengan Kesantunan Nabi

Angin gurun yang gersang menjadikan udara Madinah mulai sejuk. Abu Abbas r.a seorang sahabat setia Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam...

Bagaimana Hukum Pacaran Beda Agama Menurut Islam?

Pacaran Beda Agama Menurut Islam - Cinta memang memang unik, bisa bikin bahagia meski didera rindu yang kata Dylan...




Allah SWT menurunkan kepada Anda, kemampuan untuk berfikir, dan hebatnya, setiap kita sebelum terlahir itu sudah diberikan kemampuan oleh Allah SWT pengetahuan untuk bisa memetakan kehidupan kita.

Nabi Adam ketika Allah SWT ciptakan, sebelum ditugaskan jadi khalifah dibumi, itu diberikan bekal dulu. Bekalnya pengetahuan. Al-Qur’an surat ke-2 ayat 31 (Al-Baqarah [ayat: 31]), paling kiri sebelah atas.

Dan Allah SWT mengajarkan kepada Adam semua jenis pengetahuan. Mampu menyebutkan semua benda (mati atau hidup) yang ada di semesta. Kemampuan Nabi Adam mampu menyebutkan semua benda di semesta. Sekarang perhatikan baik-baik. Adam manusia atau bukan ? Nabi bukan ? Nabi Rasul bukan ? Bukan Adam itu Nabi bukan Rasul Kalau Rasul dapat Risalah untuk disampaikan kepada umat.

Kalau Nabi dapat risalah untuk pribadinya dan yang terdekat dengannya. Adam kenapa bukan Rasul ? karena belum ada umat Adam turun, umat belum ada Karena Adam manusia pertama Adam adalah Nabi Adam adalah manusia diajarkan oleh Allah SWT kemampuan pengetahuan.

Kita anak – cucu Adam karena itu disebut dengan Bani Adam, tujuh kali disebutkan di Al-Qur’an. Al-Qur’an surat 7 ayat 31 (Surat Al-A’raf [Ayat 31]), Hai anak – cucu Adam Karena kita anak – cucu Adam, Berarti sama-sama manusia cuma beadanya Adam ‘alaihis salam adalah Nabi, kita bukan Dan kita mendapatkan fitrah yang sama.

Adam diciptakan dengan pengetahuan bekalnya, kita pun dengan bekal pengetahuan. cuma bedanya karena Adam ‘alaihis salam adalah Nabi, melekat fitrah kenabian. Fitrah kenabian itu diajarkan langsung oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala kalau kita bukan nabi, melekat fitrah kemanusiaan Fitrah kemanusiaan ditanamkan potensi pengetahuan.

Kalau anda ingin mengeluarkan potensi itu, anda mesti belajar makannya turun Ayat, Surat 96 ayat 1 (Surat Al-‘Alaq [ayat 1]) Iqra’ Baca Al-Qur’an Surat 9 ayat 122 (Surat At-Taubah [Ayat 122]) Pahami, belajar, belajar, belajar Al-Qur’an Surat 58 ayat 11 (Surat Al-Mujadilah [Ayat 11] ).

Cari pengetahuan cari, keluarkan Jadi ternyata, kita ini makhluk cerdas. Makhluk pintar. diciptakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam keadaan pintar tidak ada manusia bodoh. saya dapatkan hasil research dari eropa dan ternyata yang terbaru sekarang, bahkan dari Amerika dari California ada research dari universitas California bahwa manusia itu paling minimal paling kecil kemampuan otaknya 100.000.000 Gb.

Memori manusia paling kecil itu 100.000.000 Gb dan 90% otak manusia itu cerdas 5% jenius 5% lagi telat. jadi kalau ada yang terlambat, jangan pesimis, karena dia bisa memilih apakah mau jadi pintar atau jenius. Jadi, pintar itu anugerah…. Bodoh itu pilihan…

Sumber : Ceramah Ustadz Adi Hidayat

0
0
vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
- Advertisement -

Latest News

Buah Tragedi Satu Abad Tanpa Khilafah, Institusi Keluarga dalam Belenggu Penjajah

Buah Tragedi Satu Abad Tanpa Khilafah, Institusi Keluarga dalam Belenggu Penjajah Oleh : Fani Ratu Rahmani (Aktivis dakwah dan Pendidik) Sebagai...

More Articles Like This

0 0 vote
Article Rating
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x