Menikahlah, Maka Pintu Rezeki Akan Terbuka

0
21
menikah

Pernah dengar menikah bisa membuka pintu rezeki? Apa benar menikah membuka pintu rezeki? Tidak percaya? Maka menikahlah. Banyak yang sudah membuktikan bahwa dengan menikah akan membuka pintu rezeki. Yang awalnya cuma hidup pas-pasan dengan gaji yang pas-passan juga hidup dirumah kontrakkan yang sempit. Dan ternyata Allah beri kelapangan setelah kesempitan. Hal tersebut karena Allah Subhanahu wa Ta’ala menolong setiap orang yang menikah karena ingin menjaga kesucian dirinya.

Tak sedikit orang yang beralasan ketika hendak melangkah ke pernikahan, ada kekhawatiran yang akhirnya mendorong banyak orang untuk menunda pernikahan adalah perihal rezeki. Banyak orang yang merasa belum mumpuni untuk membiayai dirinya sendiri, apalagi harus menghidupi istri dan anak-anaknya kemudian. Tak semua orang percaya bahwa menikah dapat mendatangkan rezeki, mereka berfikir akan semakin banyak pengeluaran maka akan semakin keras pula ia bekerja demi menghidupi keluarga. Akan timbul rasa ketidakpercayaan diri memberi nafkah istrinya kelak.

Tak perlu mengernyitkan dahi ketika ada yang bilang bahwa pintu rezeki akan terbuka lebar melalui pernikahan. Coba pikirkan, setelah menikah rasa tanggung jawab akan semakin tinggi, dengan begitu akan menyulut semangat dalam bekerja. Ada alasan untuk tidak bermalas-malasan dalam mencari nafkah, karena bukan hanya perut sendiri yang perlu dipikirkan. Ketika lelah setelah bekerja seharian, akan ada istri yang menanti dan menyambut dengan senyuman juga anak yang menggemaskan. Bagaimana tidak bersyukur akan semua yang telah di miliki.

Padahal dengan menikah, pintu-pintu rezeki itu akan terbuka dengan lebar. “Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An-Nur:32)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Ada tiga orang yang akan mendapatkan pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala: (1) orang yang berjihad di jalan Allah, (2) orang yang menikah demi menjaga kesucian diriny, (3) budak mukatab yang ingin membebaskan dirinya.” (HR. An-Nasa’i, no. 3218; Tirmidzi, no. 1655; Ibnu Majah, no. 2518)

Selain terbukanya pintu rezeki, Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menjamin rezekinya jika ia rajin menafkahi istri dan anaknya dari rezeki halal yang ia dapatkan. Disaat sebelum menikah, sedekah merupakan jalan terbaik untuk menunjang kelancaran dalam memperoleh rezeki, jika memberi sedekah kepada orang lain saja mampu membuka pintu rezeki bagaimana dengan bersedekah kepada istri dan juga anak-anak sendiri? Menjamin nafkah untuk mereka sama dengan mendapat jaminan rezeki dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jangan sekali-kali tidak percaya akan janji Allah Subhanahu wa Ta’ala, bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala akan membalas setiap kebaikan yang kita lakukan.

Barangsiapa yang memberi nafkah pada keluarga, para kerabat, dan rajin pula mengeluarkan sedekah sunnah, maka malaikat akan mendo’akan supaya orang tersebut mendapatkan ganti. Hal ini serupa dengan yang disebutkan dalam ayat Al-Qur’an: “Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).” Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi Rezeki yang sebaik-baiknya.”(QS. Saba:39)

Bukankah berdua lebih baik daripada sendirian? Coba perhatikan, dalam shalat saja berjemaah itu jauh lebih baik ketimbang sendirian. Itu artinya selainkan mendatangkan banyak pahala, menikah juga mendatangkan banyak rezeki. Dengan catatan semua dijalani dengan ikhlas, tak lepas dari ibadah dan niat lurus selalu di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala. insyaAllah semua dipermudah. Maka menikahlah, pintu rezeki akan terbuka lebar.

Oleh: Pipit Era Martina

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of