Istri, Lakukanlah Ini Ketika Semangat Ibadah Suami Mulai Mengendur

0
17
semangat ibadah

Yang perlu dilakukan ketika semangat ibadah suami mulai kendur

Oleh: Pipit Era Martina

Kondisi iman itu ada fasenya naik dan turun, tidak mungkin selamanya stabil, dalam kehidupan akan ada masa dimana ujian datang yang bisa membuat kita semangat atau justru down dalam beribadah. Terutama bagi para suami, kesibukan mencari nafkah biasanya menguras banyak tenaga dan pikiran sehingga ibadah seringkali terabaikan. Sebagai istri tentu saja tak ingin hal tersebut berlarut, maka perlu melakukan beberapa hal agar semangat ibadah suami dapat kembali stabil dan membara. Berikut ini ada beberapa tips kecil sederhana yang bisa dilakukan istri untuk menyuntikkan semangat ibadah lagi kepada suami:

  1. Jangan lelah mengingatkan, minimal ibadah wajib tidak terlewatkan.

Sebagai istri tentu saja sama seperti tugas da’i lainnya yang hanya berperan mengingatkan, bukan memaksa. Oleh sebab itu ingatkan selalu suami untuk senantiasa beribadah, minimal ibadah wajib dilaksanakan dengan baik, usahakan untuk tidak sekadar shalat lima waktu, tapi juga shalat tepat waktu. Ingatkan pula suami untuk bersedekah, dan bagi yang memiliki finansial mencukupi jangan sampai terlupa untuk melaksanakan ibadah haji sekali seumur hidup. Seperti kita tahu, betapa banyak orang yang mampu secara ekonomi tapi mengabaikan kewajiban berhaji. Andai mereka menyadari betapa mulianya orang yang berhaji.

  1. Beri dukungan untuk mengikuti pengajian atau kajian

Memang sangat sulit untuk beristiqamah dalam berhijrah tanpa adanya dukungan yang memadai, lingkkungan yang seirama dan juga tanpa adanya teman yang selalu mengingatkan. Dengan bergabung dalam jamaan yang berisikan orang-orang shalih, akan lebih cepat membakar semangat yang sempat mengendur, akan ada orang yang saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran, oleh karena itu sangat diperlukan dukungan seorang istri agar suami rutin mengikuti pengajian atau kajian.

  1. Ajak suami beribadah bersama

Ajak suami untuk sering-sering beribadah bersama, misalnya shalat malam bersama, menyantuni anak yatim di akhir pekan atau kegiatan lainnya yang bisa menimbulkan kebersamaan dalam menaati Allah Subhanahu wa Ta’ala.

  1. Sedekah dan do’a

Jika suami sangat sulit digerakkan untuk ibadah, yang perlu istri lakukan adalah banyak-banyak mendo’akannya agar Allah Subhanahu wa Ta’ala segera memberi hidayah pada suami tercinta. Selain do’a, bantu pula dengan sedekah agar harapan tersebut lebih cepat tercapai, insyaAllah. Karena terkadang ada sebagian suami yang enggan mendengarkan ketika istri mengajaknya beribadah atau mengingatkan tentang ibadah. Jika sudah seperti ini, tak banyak yang bisa dilakukan oleh istri selain mendo’akannya.

Rumah tangga itu semestinya menjadikan pasangan suami istri lebih dekat dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan ridhoNya, bukan sebaliknya, oleh sebab itu sangat penting untuk saling mengingatkan di antara anggota keluarga terutama antar pasangan suami istri untuk memperkuat ibadah. Bukankah dengan menikah dapat menyempurnakan agama? Lantas apa yang terjadi jika setelah menikah, hanya satu pihak yang beribadah? Dalam berumah tangga tentu saja keberkahan sangat di damba, namun tanpa adanya pendekatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, bukan keberkahan yang di dapat akan tetapi hanya istidraj yang justru melenakan dan membuat lupa akan pentingnya Ridho Allah Subhanahu wa Ta’ala. Semoga kita semua dapat menggapai ridho-Nya, sempurna agamanya setelah menikah dan menjadi keluarga yang saling memperkuat iman. Aamiin.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of