Mengetahui Penyebab Muntah Pada Bayi

1
25
bayi muntah

Mengetahui Penyebab Muntah Pada Bayi

Oleh : Pipit Era Martina

Bunda sering nggak sih berkeluh kesah ataupun gelisah dikarenakan si buah hati mulai rewel dan sering muntah? Terkadang seringkali bingung dengan penyebabnya dan bingung harus berbuat apa untuk memberikan penanganan pertama agar tidak berkelanjutan. Nah, untuk itu yuk sama-sama kita kenali tentang penyebab dari muntah pada anak. Bunda tahu nggak kalau sebenarnya muntah itu merupakan gejala yang seringkali dijumpai dan dapat terjadi pada berbagai gangguan. Muntah dapat berupa penyakit ringan atau tidak berarti, tetapi dapat pula merupakan gejala penyakit berat.

Dari anamnessis biasanya kita sudah bisa memperkirakan diagnosisnya. Misalnya, bayi yang baru lahir mengeluarkan cairan terus menerus dari mulutnya. Kemungkinan hal ini disebabkan oleh adanya Obstruksi (penyumbatan) di esophagus (saluran cerna antara tekak dan lambung). Muntah yang berwarna hijau kekuningan menandakan obstruksi dibawah ampula vateri (pelebaran struktur yang berbentuk pipa). Muntah yang timbul segera setelah bayi lahir, bisa jadi disebabkan oleh tekanan intracranial yang meninggi atau obstruksi usus.

Penyebab muntah pada bayi

  1. Dalam masa neonatus (bayi)

Kelainan kongenital saluran pencernaan, iritasi pada lambung (mekonium, amnion), esophagus, atresia (tidak adanya lubang ditempat  yang seharusnya berlubang, baik karena cacat bawaan maupun terjadi kemudian) dan stenosis lain, obstruksi duodenum, ileus meconium, makanan atau cara memberi makan dan minum yang salah, infeksi akut, hematemesis (muntah darah), intracranial yang meninggi karena pendarahan edema otak (pembengkakan), hidrosefalus (busung kepala, penimbunan cairan otak dalam tengkoran dan bilik-bilik otak sehingga kepala menjadi besar), dan masih banyak lainnya.

  1. Setelah masa neonates

Pada masa ini sebab muntah makin banyak dan makin sulit di diagnosis.

  1. Factor psikogenik merupakan penyakit fisik yang dinyakini muncul dari tekanan emosional atau mental, atau dari gangguan psikologis dan kejiwaan. Istilah penyakit psikogenik sering digunakan dalam cara yang mirip dengan penyakit psikosomatik. Namun, istilah psikogenik biasanya menyiratkan bahwa factor psikologis memainkan peran kausal utama dalam perkembangan penyakit.
  2. Factor infeksi : apendisitis (kondisi dimana infeksi terjadi di umbai cacing.dalam kasus ringan dapat sembuh tanpa perawatan, tetapi banyak kasus memerlukan laparatomi (pembedahan perut) dengan penyingkiran umbai cacing yang terinfeksi), peritonitis (radang selaput perut), diverticulitis (peradangan kantung apnormal yang menonjol keluar dari saluran,keadaan klinis karena radang pada usus besar), adenitis mesenterial (radang kelenjar), infeksi traktus urinarius akut dan hepatitis.
  3. Faktor lain : invaginasi (melipatnya bagian suatu alat kedalam bagian yang lain alat itu), kelainan intracranial, kelainan endokrin (sifat kelenjar yang mencurahkan getahnya langsung kedalam darah, epidemic vomiting dan intoksikasi (keracunan).

Beberapa factor penyebab di atas merupakan sebab dari terjadinya muntah pada anak, jadi selain daripada makanan, minuman dan juga lingkungan, masih ada banyak factor yang menjadi sebab dari muntah pada anak. Untuk menghindari segala penyebab tersebut, kebersihan menjadi tindakan pertama yang harus dilakukan, karena dengan adanya kebersihan kuman seperti apapun akan sulit untuk mendekati tubuh. Semoga sedikit cuplikan tentang sebab muntah pada anak ini dapat memberi manfaat buat para ibu dan juga calon ibu.

Source: Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Ilmu Kedokteran, Universitas Indonesia

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of