27.7 C
Jakarta
Saturday, January 23, 2021
Array

Kritik Revolusi Mental Jokowi, Amin Rais Luncurkan Buku ‘Hijrah’

Must Read

Antara Banjir Dan Kegagalan Sistem Kapitalisme

Banjir Buah Kegagalan Sistem Kapitalisme Oleh: Devita Deandra (Aktivis Muslimah) Awal tahun 2021 ini di warnai duka dan bencana yang datang...

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat?

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat? Oleh : Fani Ratu Rahmani (Aktivis dakwah dan Penulis) Istilah golput atau golongan putih ini sudah...

Kampus Merdeka: Kala Akademisi Tunduk pada Titah Korporasi

Kampus Merdeka: Kala Akademisi Tunduk pada Titah Korporasi Oleh : Ummu Hanan (Aktifis Muslimah) Konsep kampus merdeka memunculkan pro dan kontra....




Jakarta (wahidnews.com) – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais meluncurkan buku dengan judul ‘Hijrah: Selamat Tinggal Revolusi Mental, Selamat Datang Revolusi Moral’.

Dalam kesempatan tersebut Mantan ketua PP Muhammadiyah ini menilai, prinsip revolusi mental yang digunakan oleh Jokowi cenderung tidak jelas.

“Menurut saya revolusi mental Pak Jokowi itu memang tidak jelas, tidak ada dokumen otentik yang mengenai, apa sih maksudnya? Pak Jokowi nggak punya otentik, kemudian tidak ada dokumen otoritatif dari pemerintah, cuman memang ada breakdownnya,” katanya di di Jalan Daksa nomor 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/01/2019).

“Tapi, yang terjadi justru jauh dari konsepsi mental sebenarnya,” ungkap Amin

Atas dasar itu, Amien menyebutkan, revolusi moral dibentuk untuk mengakhiri revolusi mental yang dicanangkan era Jokowi. Menurutnya, moral lebih memiliki arti mendalam daripada mental.

Ia berharap agar tahun ini merupakan tahun perpisahan bagi rezim yang sedang menjabat. “Insya allah mudah-mudahan rezim kita ma’assalamah, selamat tinggal” tutur Amin.

Ia juga tidak sungkan untuk kembali mengkritik, jika koalisinya melakukan hal yang serupa dengan rezim.
“kalau ternyata Prabowo-Sandi masih mengulang-ulang (rezim) nanti kita hajar juga” tukasnya.

Peluncuran buku ini juga dihadiri beberapa tokoh, diantaranya Sekjen PAN Eddy Soeparno, Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Drajad Wibowo, Mantan Komisioner KPU Chusnul Mariyah, Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai, Mantan Komisioner KPU Chusnul Mariyah dan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. [kiblat]

0
0
vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
- Advertisement -

Latest News

Antara Banjir Dan Kegagalan Sistem Kapitalisme

Banjir Buah Kegagalan Sistem Kapitalisme Oleh: Devita Deandra (Aktivis Muslimah) Awal tahun 2021 ini di warnai duka dan bencana yang datang...

More Articles Like This

0 0 vote
Article Rating
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x