30 C
Jakarta
Monday, January 18, 2021
Array

Bela Muslim Uighur dengan Boikot Produk Cina

Must Read

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat?

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat? Oleh : Fani Ratu Rahmani (Aktivis dakwah dan Penulis) Istilah golput atau golongan putih ini sudah...

Kampus Merdeka: Kala Akademisi Tunduk pada Titah Korporasi

Kampus Merdeka: Kala Akademisi Tunduk pada Titah Korporasi Oleh : Ummu Hanan (Aktifis Muslimah) Konsep kampus merdeka memunculkan pro dan kontra....

Sekolah dibuka awal Semester Genap, Orang Tua bak makan buah simalakama

Sekolah dibuka awal Semester Genap, Orang Tua bak makan buah simalakama Oleh: Bunda Atika. S.Pd (Praktisi Pendidikan di Balikpapan) Menteri Pendidikan dan...




Wahidnews.com, Solo – Sebagai bentuk amar ma’ruf nahi munkar untuk menghentikan kebiadaban dan kedzaliman yang terjadi terhadap masyarakat muslim Uighur di Xinjiang, Cina, Jama’ah Ansharusy Syari’ah (JAS) menghimbau umat Islam Indonesia untuk memboikot produk buatan Cina.

“Kami menghimbau kepada seluruh kaum muslimin khususnya yang berada di Indonesia untuk melakukan boikot terhadap seluruh produk-produk Cina, sebagai bentuk pembelaan dan kepedulian terhadap kekerasan yang dialami masyarakat Uighur,” ujar Juru Bicara Jama’ah Ansharusy Syari’ah Abdul Rochim Ba’asyir melalui pernyataan tertulis, Kamis (20/12/2018).

Selain itu, JAS juga mengutuk keras kejahatan kemanusiaan genosida yang serius terhadap kekerasan yang dialami masyarakat muslim Uighur di Provinsi Xinjiang, Cina.

“Apabila tidak segera menghentikan tindakan kekerasan dan biadab terhadap masyarakat muslim Uighur, maka kami menuntut dan mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil inisiatif memutuskan hubungan diplomatic dan mengusir Duta Besar Republik Rakyat Cina,” tegas Abdul Rochim.

Putra Ulama Besar Abu Bakar Ba’asyir ini juga meminta kaum muslimin agar mengambil upaya dan langkah yang dibenarkan syariat untuk menolong kaum muslimin Uighur secara maksimal. Hal itu bis dilakukan dengan mengajak kepada seluruh lapisan umat Islam untuk melakukan aksi kepedulian dan pemberian bantuan materiil maupun doa untuk kaum muslimin Uighur.

“Kami juga mendesak seluruh anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan dunia internasional untuk bersikap tegas dan melakukan langkah-langkah strategis untuk membantu menghentikan pembantaian dan kekejaman yang dialami masyarakat muslim Uighur,” tandasnya.[kiblat]

0
0
vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
- Advertisement -

Latest News

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat?

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat? Oleh : Fani Ratu Rahmani (Aktivis dakwah dan Penulis) Istilah golput atau golongan putih ini sudah...

More Articles Like This

0 0 vote
Article Rating
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x