Benarkah Bendera HTI Yang Dibakar Oleh Oknum Banser? Inilah Penjelasannya

0
50
bendera tauhid

Insiden pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid terjadi bertepatan dengan perayaan hari santri nasional tanggal 22 oktober 2018. Pembakaran bendera tauhid justru dilakukan oleh beberapa oknum Banser yang konon ormas ini merupakan pelindung ulama dan ummat Islam.

Perbuatan para oknum anggota Banser tersebut sontak menuai kecaman dari ummat Islam di Indonesia bahkan ummat Islam di seluruh dunia. Ummat Islam mengecam tindakan yang sembrono tersebut, hingga bermunculan unjuk rasa di berbagai kota di wilayah Indonesia, sebagai aksi bela tauhid dan wujud kemarahan ummat Islam atas adanya penistaan terhadap kalimat Tauhid.

Namun, para petinggi Banser bersikukuh bahwa bendera yang dibakar oleh anggotanya bukanlah bendera tauhid, meski orang awam pun tahu bahwa bendera itu bertuliskan kalimat tauhid. Mereka mengklaim bahwa bendera yang mereka bakar adalah bendera HTI (Hizbut Tahrir Indonesia).

Hingga tulisan ini saya buat, belum ada pimpinan ormas Banser yang meminta maaf kepada ummat Islam atas insiden pembakaran bendera tauhid. Yang ada hanya permintaan maaf atas terjadinya kegaduhan di hari santri.

Sementara itu PBNU malah menuding bahwa MUI dan Muhammadiyah telah membuat keresahan karena menyebut bendera tauhid telah dibakar oleh oknum Banser (Lihat : https://indopos.co.id/read/2018/10/24/153468/sebut-kalimat-tauhid-dibakar-pbnu-tuding-muhammadiyah-dan-mui-buat-resah-masyarakat)

Bendera TauhidApakah benar bendera yang bertuliskan kalimat tahlil itu adalah bendera HTI? Sementara HTI sendiri telah menyangkal dan mengaku tidak memiliki bendera sebagaimana diberitakan di viva https://www.viva.co.id/berita/nasional/1086963-ismail-yusanto-hti-tidak-punya-bendera.

Menurut Profesor Fahmi Amhar, Sebenarnya yang oknum Banser bakar adalah bendera atau panji Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa sallam yang dipopulerkan kembali oleh HTI. Karena HTI yang mempopulerkan bendera Rasulullah, maka munculah anggapan bahwa itu bendera HTI, padahal yang benar adalah bendera tauhid atau Panji Rasulullah.

Bendera yang bertuliskan kalimat tauhid itu sudah ada jauh sebelum HTI muncul di Indonesia. Silahkan pelajari siroh nabawiyah biar mudeng ya kang.

Dan yang perlu digaris bawahi adalah, HTI tidak punya hak eksklusif untuk memiliki bendera tauhid sebagai bendera ormasnya. Karena bendera tauhid adalah bendera milik seluruh ummat Islam, seharusnya juga termasuk milik Banser, karena Banser adalah ormas Islam, sehingga punya hak yang sama untuk mengangkat bendera itu.

Bendera tauhid bukan bendera yang bermotif ashobiyah, namun bendera yang menyatukan kaum muslimin seluruh dunia dalam ikatan ukhuwah Islamiyah.

Semoga polemik dan kegaduhan ini berakhir dengan minta maafnya para petinggi Banser terhadap ummat Islam. Saya yakin, bahwa dengan meminta maaf selain akan menurunkan ketegangan suasana kegaduhan ini, juga akan meningkatkan wibawa ormas Banser sebagai pengayom ummat dan pelindung para ulama.