Kekerasan Meningkat, PBB Peringatkan Perang Baru Meletus di Gaza

0
13
gaza

New York – Utusan Khusus PBB untuk Timur Tengah, Nikolai Mladenov, Rabu (26/09), memperingatkan Gaza berada di jurang perang lain antara Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) dan Israel. Kekerasan antara tentara Israel dan warga Palestina terus meningkat di berbagai kota.

“Situasi di lapangan memburuk dengan cepat, dan ketegangan di Tepi Barat dan Gaza meningkat,” kata Mladenov kepada BBC.

Dia menambahkan bahwa Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas “khawatir bahwa seluruh strateginya yang ditujukan untuk mendirikan negara Palestina melalui negosiasi terancam dan mungkin dirusak, dan ini dalam kondisi berbahaya.”

Mladenov mengatakan rencana perdamaian baru dari Amerika Serikat harus memiliki konsensus internasional, agar kedua belah pihak berpartisipasi aktif.

Ketegangan terbaru mencul setelah Israel memutuskan ingin membongkar desa Badui yang dihuni oleh keturunan Arab di Khan Al-Ahmar di pinggiran Tepi Barat yang didukung. Putusan Israel itu menyulut protes Palestina.

Desa ini terletak di antara pemukiman Ma’aleh Adumim, pemukiman besar dekat Yerusalem, dan pemukiman Kfar Adumim, yang terletak di timur laut.

Sekitar 180 orang Badui hidup, mereka memberi makan sapi dan domba, dan hidup di gubuk timah dan kayu.

Penduduk desaitu berasal dari suku Badui Jahalin, yang pada tahun 1950-an diusir oleh Israel dari wilayah selatan Negara itu.

Israel beralasan mereka mendirikan desa Khan Al-Ahmar ilegal, tanpa izin pemerintah Israel. Di sisi lain, pemerintah Palestina mengaskan bahwa mendapatkan izin Israel tidak mungkin.

Sumber: BBC Arabic