Penyebab dan Diagnosa Alergi

Must Read

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar...

Penyebab dan Diagnosa Alergi
Oleh: Pipit Era Martina

Penyebab

Pada tulisan sebelumnya, penulis sudah menjelaskan sedikit tentang apa itu alergy, nah untuk lebih lanjut lagi kita pelajari pula tentang penyebab serta diagnosa daripada alergy atau alergen. Pada umumnya, penyebab-penyebab dari atimbulnya alergy ini tidak membahayakan dan tidak menular. Beberapa jenis alergen yang umumnya dapat menyebabkan alergi meliputi:

  • Gigitan serangga, misalnya sengatan lebah.
  • Makanan tertentu, misalnya kacang-kacangan, makanan laut, serta susu.
  • Obat-obatan, misalnya antibiotik penisilin.
  • Bulu hewan dan kecoa
  • Serbuk sari tanaman
  • Spora jamur
  • Tungau
  • Lateks (getah kental yang terdapat pada beberapa tumbuhan
  • Alergen yang bersentuhan dengan kulit secara langsung, misalnya bahan kimia pada parfum, sabun, sampo atau bahan lateks.

Reaksi alergi muncul saat sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap alergen yang dianggapnya berbahaya, walau sebenarnya tidak. Karena itu, terbentuklah antibodi yang disebut imunoglobulin E (IgE). Saat kontak antara tubuh dan alergen kembali terjadi, tubuh akan memproduksi lebih banyak IgE. Kemudian IgE akan memicu pelepasan zat-zat kimia alami seperti histamin yang menyebabkan gejala-gejala alergi.

Risiko seseorang untuk mengalami alergi juga dapat meningkat karena faktor keturunan serta lingkungan. Hal ini umumnya terjadi pada anak-anak. Jika salah satu dari orang tua ataupun keluarga memiliki riwayat alergi pada hal tertentu, maka anak ataupun keturunannya dapat berisiko tinggi memiliki alergi, meski jenis alerginya tidak selalu sama. Hal lain yang dapat menjurus pada alergi adalah merokok, polusi, infeksi, dan hormon.

Diagnosa

Pada tahap awal, dokter akan menanyakan detail gejala, frekuensi serta waktu kemunculan, dan pemicu alergi yang di alami. Dokter juga akan memeriksa bagian tubuh yang terkena dampak alergi. Jika alergen belum diketahui dengan pasti lewat pemeriksaan awal, maka tahap selanjutnya dokter biasanya akan menganjurkan beberapa tes untuk evaluasi lebih lanjut.

Tes Tempel (Patch Test)

Tes tempel (patch test) merupakan salah satu tes untuk mendiagnosa alergi yang cukup aman dan tidak bersifat invasif. Dalam test tempel, satu jenis alergen akan diletakkan pada tempat tertentu, lalu ditempelkan pada kulit selama dua hari sambil memantau reaksi kulit. Tes tempel digunakan untuk mengevaluasi dermatitis kontak.

Tes Tusuk Kulit

Pada tes tusuk kulit, kulit pasien akan ditetesi cairan alergen yang umum lalu ditusuk secara halus dan pelan-pelan dengan jarum untuk melihat reaksinya. Jika pasien mengalami alergi, maka akan timbul benjolan merah dan gatal pada kulit dalam waktu 15 menit.

Tes tusuk kulit ini biasanya digunakan untuk memeriksa jenis alergi pada makanan dan obat-obatan tertentu, alergen di udara, serta racun dari serangga. Tes ini termasuk aman dan dapat digunakan pada semua orang.

Tes Darah

Jenis tes darah yang digunakan adalah radioallergosorbent tests (RAST) yang akan mengukur kadar jenis IgE tertentu dalam darah. Tes darah mungkin dianjurkan bersamaan dengan atau untuk menggantikan tes tusuk kulit.

Selain memeriksakan diri ke dokter, juga dapat mengevaluasi pemicu alergi yang dialami dengan memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi dan reaksi alergi yang ditimbulkannya terhadap tubuh.

Jika alergi dicurigai sebagai alergi makanan, maka tes lain yang dianjurkan adalah tes eliminasi. Tes ini dilakukan dengan menghindari jenis makanan yang diduga menjadi alergen untuk melihat perbedaan reaksi dari gejala yang dialami. Lalu jenis makanan yang sama dicoba kembali setelah beberapa minggu untuk menantikan reaksi berikutnya.

Dalam beberapa kasus, dilakukan juga tes tantangan makanan untuk melihat reaksi penderita dengan pengawasan ketat dari dokter. Selama tes ini, alergen diberikan pada penderita secara bertahap. Meski berisiko mengalami reaksi alergi yang parah, cara ini termasuk paling akurat dalam menentukan alergi makanan.

Jika sudah ketahuan pasti penyebab dari alergy yang dialami, sebaiknya menghindari hal-hal tersebut agar alergy tidak semakin menjadi. Ingatlah bahwa hal yang termahal ialah waktu sehat. Hindari segala sesuatu yang mengakibatkan kesehatan terganggu, mengancam dan menyebabkan trauma. Semoga ulasan tentang penyebab serta diagnosa alergy ini dapat membantu dan bermnafaat bagi para pembaca untuk lebih mengenali tentang alergy dan juga dapat lebih baik lagi dalam menjaga kesehatan.

Malang, 11 Agustus 2018

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

Latest News

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu disebut Interferon Alpha 2b Human...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar yang menggembirakan itu datang dari...

Positif COVID-19, Putri Spanyol Meninggal Dunia

SPANYOL (wahidnews.com) – Kabar duka datang dari Kerajaan Spanyol. Putri Kerajaan Spanyol, Maria Teresa dari Bourbon-Parma meninggal dunia pada hari kamis tanggal 26 Maret...

Komunitas Muslim di Inggris Bersatu Lawan Virus Corona

London (wahidnews.com) - Wabah virus covid-19 masih melanda negara Inggris. Dalam rangka merespon wabah tersebut, Badan amal Muslim Hands yang berbasis di Nottingham telah...

Popular Post

Selamat Jalan Malaikat Kecilku…

Oleh : Farah RizaTubuh mungil berbungkus kafan putih itu menebar aroma melati. Derai air mata pun membasah di dada kami kala itu. Melepasmu untuk...

Muhasabah : Makna Bertambahnya Usia

Oleh : Ova YantiHari ini, genap sudah usiaku tiga puluh tahun. Merenungi tentang usia, tidak salahlah kalau aku, menghubungkannya dengan hari yang biasa disebut...

Di Balik Kalimat “Semua Akan Indah Pada Waktunya”

Kali ini kita membahas tentang kalimat, "akan indah pada waktunya". Menulis atau mengucapkan kata-kata merupakan hak yang bebas dilakukan oleh siapapun, tanpa terkecuali. Namun, pernahkah...

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para Wanita

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para WanitaWanita, engkaulah racun, engkaulah madu. Dari dirimu pula generasi penerus akan dilahirkan, bahkan di tanganmu tempat pembentukan generasi...

Bersyukur Dengan Hati, Lisan dan Perbuatan

Oleh: Pipit Era MartinaMensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan kata ‘Alhamdulillah’ saja. Namun, ternyata ada beberapa cara mensyukuri nikmat...

More Articles Like This

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com