Apa Itu Alergi?

0
76
alergi

Apa itu Alergi?
Oleh : Pipit Era Martina

Sahabat pembaca sekalian pasti tidak asing bukan dengan kata ‘Alergi’, alergi adalah hal yang umum dialami oleh masyarakat, baik anak-anak maupun dewasa. Tahu nggak sih definisi tentang alergi itu sendiri? Yuk bersama kita pahami tentang apa itu aergi.
Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap berbahaya walaupun sebenarnya tidak berbahaya. Ini bisa berupa substansi yang masuk atau bersentuhan dengan tubuh

Alergen atau substansi pemicu alergi hanya berdampak pada orang yang memiliki alergi tersebut. Pada orang lain, alergen tersebut tidak akan memicu reaksi kekebalan tubuh. Beberapa jenis substansi yang dapat menyebabkan reaksi alergi meliputi gigitan serangga, tungau debu, bulu hewan, obat-obatan, makanan tertentu, serta serbuk sari.

Saat tubuh pertama kali berpapasan dengan sebuah alergen, tubuh akan memproduksi antibodi karena menganggapnya sebagai sesuatu yang berbahaya. Jika tubuh kembali kontak dengan alergen yang sama, tubuh akan meningkatkan jumlah antibodi terhadap jenis alergen tersebut. Hal inilah yang memicu pelepasan senyawa kimia dalam tubuh (histamin) dan menyebabkan gejala-gejala alergi.

Gejala-gejala yang Muncul Saat Alergi

  • Ada beberapa gejala alergi yang umum terjadi, antara lain:
  • Bersin-bersin.
  • Batuk-batuk.
  • Sesak napas.
  • Ruam pada kulit.
  • Terjadi pembengkakan di bagian tubuh seperti, wajah, mulut dan lidah.
  • Gatal-gatal dan merah pada mata.
  • Mata merah, berair.
  • Sakit perut, muntah-muntah, atau diare

Tingkat keparahan alergi juga berbeda-beda pada tiap orang, ada yang mengalami reaksi alergi ringan dan ada yang parah sampai berakibat fatal yang disebut dengan anafilaksis. Jika mengalami anafilaksis, sebaiknya segera membawanya ke pihak medis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Cara paling ampuh dalam mencegah alergi adalah menghindari diri dari pemicunya tersebut atau alergen. Tapi jika gejala-gejala alergi terlanjur muncul, ada beberapa obat anti-alergi yang bisa membantu.

Gejala reaksi alergi biasanya muncul beberapa menit setelah kontak dengan alergen. Gejala ini juga dapat berkembang secara bertahap dalam beberapa jam. Gejala-gejala alergi yang kita alami umumnya tergantung kepada jenis alergen dan cara kita melakukan kontak dengan alergen. Misalnya gejala alergi akibat makanan akan menyebabkan gejala pada mulut atau sistem pencernaan, sedangkan alergi debu akan menyebabkan gejala pada sistem pernapasan. Berikut ini adalah penjelasan detailnya.
Alergi Karena Gigitan Atau Sengatan Serangga

Selain pembengkakan pada bagian yang digigit, jenis alergi ini dapat menyebabkan munculnya gatal-gatal di seluruh tubuh, batuk-batuk, sesak di bagian dada, sesak napas, serta dapat pula menimbulkan reaksi alergi yang parah (anafilaksis).
Alergi Karena Substansi dari Udara

Jika Anda memiliki alergi terhadap substansi di udara seperti debu, serbuk sari, atau tungau debu, gejala utama yang akan Anda alami biasanya adalah bersin-bersin. Gejala tersebut dapat berkembang menjadi hidung berair atau mampet yang memicu kesulitan bernapas. Gatal-gatal pada hidung, mata yang merah, berair, dan bengkak.
Alergi Akibat Makanan

Alergi karena makanan tertentu dapat menyebabkan sensasi geli atau gatal dalam mulut. Pembengkakan pada bibir, lidah, mata, tenggorokan, atau wajah. Selain itu, alergi ini juga dapat mengakibatkan ruam gatal dan merah pada kulit, mual-mual, sakit perut, serta diare.

Alergi Akibat Obat

Obat juga dapat mengakibatkan reaksi alergi. Gejalanya dapat berupa gatal-gatal pada kulit, ruam, pembengkakan pada wajah, kesulitan bernapas serta anafilaksis.
Selain gejala-gejala di atas, alergi juga dapat muncul saat kulit tersentuh substansi tertentu. Misalnya sabun, sampo, parfum, atau bahan karet alami (latex). Alergi jenis ini akan mengakibatkan sejenis peradangan pada kulit yang dikenal sebagai dermatitis atopik. Dermatitis atopik menyebabkan gejala gatal-gatal, ruam kemerahan, dan bersisik.

Nah, sedikitnya sudah tahu kan tentang garis besar mengenai alergi, setidaknya dapat mengurangi resiko terjadinya alergi juga menambah wawasan tentang beberapa gejala alergi yang mungkin selama ini belum kita pahami. Pengetahuan lebih lanjut akan coba penulis lanjutkan di tulisan berikutnya. Semoga senantiasa memberi manfaat untuk pembaca dan juga penulis.

Malang, 11 Agustus 2018