Pertolongan Pertama Batuk dan Pilek Pada Bayi

0
43
pilek pada bayi

Pertolongan Pertama Batuk dan Pilek Pada Bayi

Oleh : Pipit Era Martina

Batuk dan pilek pada bayi merupakan masalah gangguan kesehatan yang sangat sering terjadi bahkan hampir setiap bayi pernah mengalami gangguan kesehatan tersebut. Bahkan data statistik kesehatan menunjukkan bahwa seorang bayi dapat terkena batuk dan pilek sampai 9 kali berulang dalam satu tahunnya.

Hal ini dikarenakan sistem imunitas pada bayi umumnya yang tidak seperti orang dewasa. Sistem kekebalan tubuh atau imun pada bayi belumlah terbentuk dengan sempurna, sehingga hal ini dapat memicu gangguan kesehatan dapat muncul dengan mudah, terutama masalah kesehatan seperti batuk dan pilek.

Bukan hanya berdampak pada si bayi itu sendiri, kondisi batuk dan pilek yang menyerang seorang bayi tentu saja akan berpengaruh terhadap angka produktivitas ibu dan ayah, sebab mereka harus senantiasa memperhatikan kesehatan buah hatinya dengan lebih ketat dan lebih baik lagi. Selain itu juga kondisi bayi yang mengalami batuk dan pilek membuat panik orang tua, terlebih bagi orang tua yang baru saja menimang buah hati. Rasa cemas yang menghantui mereka ini ditemani dengan penjagaan extra si buah hati yang biasanya sulit untuk beristirahat.

Ada cukup banyak ragam penyakit dan virus yang dapat menyebabkan bayi terserang batuk dan pilek, mulai dari penyakiy yang mudah di sembuhkan hanya dengan beberapa pengobatan alami sampai pada penyakit yang butuh pertolongan dokter hingga perawatan di rumah sakit. Nah, untuk sedikit lebih tahu lagi yuk mari kita sama-sama menjelajahi tentang penyebab batuk dan pilek pada bayi.

Penyebab batuk dan pilek

Bukan hanya menyerang anak-anak dan orang dewasa, batuk dan pilek pun dapat menyerang si buah hati yang masih bayi. Bahkan apabila batuk dan pilek ini sudah singgah pada tubuh bayi, dampaknya bisa berualng-ulang. Bunda harus tahu penyebab dari penyakit yang kerap kali bersahabat dengan buah hati ini.

Hal yang paling umum memicu kondisi batuk dan pilek adalah infeksi yang diikuti oleh alergy, asma, debu, dan masih banyak penyebab lainnya yang dapat dikategorikan jarang terjadi seperti masuknya zat asing kedalam bagian saluran pernafasan bayi yang membuat bagian tersebut tersumbat. Akibatnya, produksi lendir menumpuk dibagian saluran pernapasan dan menyebabkan pilek. Sementara batuk merupakan bagian dari pertahanan tubuh untuk mengeluarkan tumpukan lendir yang terjebak dibagian saluran pernapasan.

Infeksi merupakan penyebab yang paling sering memicu timbulnya batuk dan pilek pada bayi, dimana kondisi ini adalah masuknya suatu mikroorganisme atua kuman dalam bentuk virus, jamur atau bakteri ke dalam tubuh bayi, bisa melalui hidung, mulut, pori-pori atau bagian-bagian lainnya. Jika bayi sudah terserang infeksi, maka kemungkinan besar akan melibatkan seluruh bagian saluran pernapasan bayi melalui bagian hidung, mulut sampai kepada paru-parunya. Jika sudah terinfeksi seperti ini biasanya bayi sudah sulit bernafas dan tak jarang membutuhkan perawatan tim medis.

Penyebab lainnya ialah disebabkan oleh alergy yang didapati dari beberapa benda asing atau alergen yang masuk kedalam tubuh bayi yang akan membuat batuk dan pilek muncul. Beberapa benda yang mampu memicu timbulnya alergy pada bayi diantaranyna adalah bulu binatang, debu, serbuk sari, penggunaan detergen, shampo, sabun dan lain sebagainya. Hanya dengan menghindarkan bayi dari beberapa sebab tersebut dapat menghindarkan bayi dari batuk pilek yang mengancam.

Nah bunda, ada beberapa hal yang perlu dipelajari nih untuk memberi penanganan pertama batuk dan pilek pada bayi.

  1. Istirahat yang cukup

Tenaga dan energy yang cukup merupakan hal yang amat essensial untuk melawan infeksi dann virus yang menyerang pada tubuh. Beristtirahat yang cukup mampu membantu tubuh mengembalikan energy yang hilang juga mempertahankan kondisi tubuh dari serangan infeksi penyakit. Tubuh yang memiliki energy cukup akan lebih mudah melawan kuman dan virus yang hendak masuk kedalam tubuh.

Nah, apabila si buah hati mengalami datuk dan pilek pastikan si kecil mendapatkan waktu istirahat yang cukup agar virus tidak menjajah ke bagian tubuh yang lain. Bayi yang sudah terserang batuk dan pilek biasanya akan lebih rewel dari biasanya dan sulit untuk membuatnya istirahat. Oleh sebab itu bunda jangan cemas, bersikaplah tenang untuk membuatnya tertidur karena dengan ketenangan bunda, bayipun akan mudah memperoleh ketenangan hingga tertidur. Percaya atau tidak, ikatan bunda dengan si buah hati sangatlah kuat. Jika bunda cemas, maka bayi pun akan merasakan hal yang sama, itu sebabnya bunda tidak diperbolehkan gegabah dalam menangani buah hati yang sedang kurang sehat.

Untuk sementara waktu, jangan ajak buah hati untuk bermain terlalu lama dan aktif atau banyak berinteraksi. Juga hindari meletakkan mainan dekat dengan si kecil karena hal tersebut dapat embuat si kecil terjaga dan sulit untuk beristirahat.

2. Banyak minum air putih

Dehidrasi merupaka masalah kesehatan yang dampaknya paling buruk serta dapat menimbulkan beberapa jenis penyakit, terlebih jika hal ini menimpa anak-anak. Penggunaan energy tubuh sangat menguras cairan, itu sebabnya ada aturan minum air putih yang cukup untuk setiap harinya guna mengganti cairan yang hilang yang telah digunakan setiap waktunya. Terlebih jika tubuh sudah melemah akan lebih banyak lagi menguras cairan dan wajib diganti dengan banyak mengkonsumsi air putih. Bukan hanya menyerang anak-anak, kekurangan air putih pun dapat menyerang orang dewasa. Nah bunda harus selalu rutin untuk memberinya air putih, ajarkan si kecil untuk cukup mengkonsumsi air putih dengan baik agar terhindar dari berbagai penyakit yang mengancam.

Pada kondisi batuk dan pilek, mengkonsumsi air putih dapat berfungsi mengencerkan lendir yang menyumbat hidung serta tenggorokan sehingga dahak dan lendir akan mudah untuk dikeluarkan, dimana proses ini akan membantu penyembuhan lebih cepat.

3. Berikan vapor rubs

Bunda bisa gunakan cara ini untuk membantu melegakan pernapasan bayi. Mengoleskan Vapor rubs atau sejenis minyak kayu putih dan balsam dapat membantu meredakan batuk dan hidung tersumbat. Ini merupakan cara yang sangat mudah, hanya dengan mengoleskannya pada bagian dada dan punggung bayi. Hanya saja, meski cara ini bisa dibilang sangat mudah, bunda harus jeli dan memperhatikan produk tersebut aman digunakan oleh si buah hati.

4. Saline drops & Bulb syringe (penyedot ingus)

Ketika dahak dan lendir sudah menumpuk dibagian saluran pernapasannya akan membuat bayi merasa sangat tidak nyaman dan kesulitan bernapas dan membuat si kecil semakin rewel. Nah mungkin bunda bisa gunakan alat ini untuk membantu mengeluarkna lendir untuk membantu melegakan saluran pernapasannya. Mungkin sebagian kalangan masyarakat indonesia masih asing dengan alat ini. Bunda bisa dapatkan di apotek atau toko kesehatan lainnya, yang kebanyakan orang mengenalnya dengan larutan NaCl.

Akan tetapi untuk cara ini bunda disarankan untuk berkonsultasi pada tim medis terlebih dahulu agar tidak salah dalam pemakaian.

5. Memberi sup Ayam

Makanan dengan kuah yang hangat dapat membantu melegakan pernapasan dan bekerja dengan cepat. Kaldu ayam pun terbukti dapat meringankan gejala flu yang mengakibatkan nyeri dada, hidung tersumbat, demam, sakit kepala, kelelahan dan lain sebagainya. Akan tetapi, jika si kecil masih berusia di bawah 6 bulan tidak di anjurkan, boleh diberi tapi hanya beberapa sendok dan itupun hanya boleh diberikan kuahnya saja, tidak boleh berlebihan.

Nah, demikian pengetahuan tentang batuk dan pilek pada bayi yang bisa penulis sampaikan, semoga dapat membantu bunda dalam menangani si kecil dan juga dapat menghindari dari penyakit jenis ini. Jika terdapat kesalahan dalam penulisan atau informasi yang kurang tepat, mohon dimaafkan.

Lampung, 22 Juni 2018