UMP Tawarkan Beasiswa S-3 ke Australia

1
33
universitas muhammadiyah purwokerto

Purwokerto (wahidnews.com) – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali membuka kesempatan kepada dosen untuk melanjutkan pendidikan jenjang doktor atau S-3 keluar negeri melalui Universitas Victoria Australia.

“Universitas Victoria Australia mengadakan sosialisi terkait pendaftaran mahasiswa baru S3 di Universitas Muhammadiyah Purwoerto (UMP) dengan peserta para dosen magister di UMP,” ujar Suryo Budi Santoso, Ph.D Kepala Biro Pengembangan dan Kerjasama UMP.

Suryo mengungkapkan, diadakannya kegiatan ini dimaksudkan agar para dosen yang ingin melanjutkan studinya di luar negri bisa lebih mengetahui dan paham terkait beasiswa dan cara masuk Victoria University.

“Victoria University memiliki kerjasama khusus dengan penyelenggara beasiswa MORA dan DIKTI, khususnya dalam memberikan tambahan beasiswa tahun ke – 4 untuk dosen-dosen yang akan melanjutkan S3. Diharapkan bagi dosen UMP yang berusia dibawah 35 tahun bisa mengikuti program ini,” paparnya.

Lebih lanjut Suryo mengungkapkan, dosen UMP harus mempunyai target untuk bisa kuliah di luar negri. “Pada jaman dulu kesempatan seperti ini susah sekali di cari, berbeda dengan sekarang yang dengan mudah datang sendiri di hadapan kita, oleh sebab itu para dosen yang mengikuti sosialosasi ini dapat lolos dan bisa kuliah di Victoria University” ungkapnya.

Menurutnya, tidak ada yang tidak mungkin selama fokus kepada tujuan. “Beasiswa ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di pendidikan tinggi. Karena ada kebijakan baru dari DIKTI bahwa Dosen dituntut untuk bisa menjadi Doktor,” ujarnya.

Sementara itu Mulyono Latief (In – Country Manager Victoria University), Australia dalam Sosialisasinya menjelaskan beberapa tahapan yang harus dilalui untuk bisa masuk ke S3 Victoria University.

“Di Victoria University saat mendaftar Mahasiswa harus sudah mempunyai proposal penelitian dan nantinya bisa mendaftar dan menentukan supervior, nanti supervisor akan dipilihkan dari kami dan jurusan yang dipilih dengan proposal penelitian harus sejalan” ujarnya. [sangpencerah]