Sampaikanlah Ilmu yang Kita Ketahui

0
65
ilmu yang bermanfaat

Sampaikanlah Ilmu yang Kita Ketahui

Oleh: Ahmad Yusuf Abdurrohman

Islam adalah agama yang sangat memperhatikan pentingnya ilmu pengetahuan. Agama kita ini juga sangat menghargai orang yang berilmu dan mendalami pengetahuan.

Tak perlu diragukan lagi, banyak sekali firman Allah serta hadits Nabi-Nya yang menunjukkan hal ini.

Salah satunya adalah firman Allah berikut,

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (Q.s. al-Mujadalah : 11)

Dalam ayat di atas, disebutkan bahwasanya Allah akan meninggikan derajat orang yang beriman dan orang yang memiliki ilmu pengetahuan beberapa derajat. Hal ini menunjukkan posisi orang berilmu sangatlah dimuliakan karena posisinya sama dengan orang-orang yang beriman. Jikalau kita telusuri lebih jauh, antara iman dan ilmu pengetahuan selalu ada keselarasan. Orang yang beriman pastilah berilmu, begitu pula dengan orang yang berilmu, maka Allah akan mudahkan baginya memahami bagaimanakah sesungguhnya keimanan yang benar itu.

Dalam ayat yang lain, Allah juga menegaskan bahwasanya orang yang memiliki pengetahuan tidaklah sama dengan mereka yang tak memilikinya. Karena sudah tentu, orang yang memiliki pengetahuan akan mendapatkan derajat yang lebih tinggi di sisi-Nya. Sebagaimana hal itu telah Allah jelaskan di ayat sebelumnya.

Allah berfirman, “Katakanlah, apakah sama antara orang yang mengetahui dengan orang yang tidak tahu.” [Az Zumar : 9]

Lalu, apakah dengan ilmu pengetahuan yang kita miliki, diri ini berdiam saja?

Tidak begitu, Kawan. Rasulullah telah memerintahkan kita semua untuk berupaya sekuat mungkin menyampaikan ilmu pengetahuan yang dimiliki, sekecil apapun itu. Bakhan jikalau hanya satu ayat, hanya satu ilmu kecil yang kita sampaikan. Namun, yakinilah bahwa hal itu sangatlah bermanfaat bagi orang lain.

Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)

Lalu, muncul pertanyaan, “Haruskah kita memiliki banyak ilmu dahulu baru menyampaikan kepada orang lain?”

Sebenarnya, jika kita membaca kembali apa yang Rasulullah sabdakan, kita akan mendapati bahwasanya tak perlu mempunyai banyak ilmu dahuku untuk bisa menyampaikan kebenaran dan ilmu pengetahuan pada orang lain. Apapun yang kita miliki hendaknya langsung kita sampaikan kepada orang lain, meskipun hanya satu ayat.

Karena sesungguhnya jikalau kita menunggu terlalu lama, maka kebaikan dan ilmu pengetahuan itu tak akan segera tersampaikan. Bukankah kebaikan dan ilmu pengetahuan harus segera disampaikan dan disebarkan pada orang lain?

Janganlah menunggu untuk menjadi sempurna agar bisa menyampaikan ilmu yang kita ketahui tentang suatu hal, cukuplah dimukai dari apa yang kita ketahui.

Sa’id bin Jubair pernah mengatakan, “Jika tidak boleh melakukan amar ma’ruf dan nahi mungkar,  kecuali orang yang sempurna niscaya tidak ada satupun orang yang boleh melakukannya.”

Ucapan Sa’id bin Jubair ini dinilai oleh Imam Malik sebagai ucapan yang sangat tepat. (Tafsir Qurthubi, 1/410).

Maka dari itu, marilah kita mulai menyampaikan apa yang kita ketahui meskipun sedikit.

***

Bandung, 13 Mei 2018