Cara Mengobati Mata Kuning Pada Bayi Baru Lahir

0
30
kuning pada bayi

Cara Mengobati Mata Kuning Pada Bayi Baru Lahir

Oleh : Pipit Era Martina

Ketika bayi terlahir di dunia, apa yang pertama kali ayah dan bunda perhatikan? Tentunya fisik yang menjadi sorotan pertama kali bukan? Mata menelusuri seluruh tubuh bayi dengan seksama, mengkhawatirkan ketidak sempurnaan pada fisik. Namun ada hal yang seringkali lepas dari pengamatan orang tua. Apa itu? Warna pada bola mata bayi. Ada apa dengan warna mata bayi? Yuk mari, bunda dan calon bunda simak beberapa ulasan mengenai warna mata bayi pada bayi baru lahir.

Sebagai orang tua yang baru saja melahirkan tentunya sangat berbahagia dengan kehadiran buah hati yang telah lama di nanti. Namun terkadang ada beberapa hal yang menghambat kebahagiaan para orang tua terakait kondisi bayi. Mulai dari kondisi biasa, tidak terlalu mengkhawatirkan hingga kondisi dimana bayi benar-benar butuh penanganan yang membuat para orang tua ketakutan. Salah satunya adalah kondisi mata bayi yang berubah warna di usia yang masih sangat dini. Perubahan mata yang berwarna kuning bukanlah tanpa sebab namun juga bukan karena kesalahan bunda ketika mengandung.

Ketika mata pada bayi baru lahir berwarna kekuningan itu berarti merupakan tanda adanya masalah dalam tubuh. Mata kuning pada bayi baru lahir kerap terjadi dan tak jarang menimbulkan kekhawatiran para orang tua, karena terkadang tidak hanya mata saja yang berwarna kuning, melainkan kulit dan juga air seninya. Nah, apakah kondisi seperti itu dapat membahayakan kesehatan pada bayi? Jawabannya adalah tergantung bagaimana orang tua menyikapi dan menanganinya.

Mata kuning pada umumnya terjadi pada penyakit kuning yang disebabkan oleh penghancuran sel darah merah yang berlebihan, gangguan fungsi hati, hambatan pada kantung pankreas atau beberapa hal lainnya. Dalam istilah medis, mata kuning disebut sebagai sclera icterus. Akan tetapi yang mengalami perubahan warna bukanlah sclera melainkan konjungtiva.

Penyakit kuning ini bisa terjadi pada bayi, anak-anak bahkan orang dewasa. Namun, mata kuning yang dialami pada bayi yang baru lahir merupakan sesuatu yang umum terjadi dan tidak perlu terlalu di khawatirkan. Jika diberikan penanganan yang tepat, warna pada mata bayi  akan cepat kembali normal hingga tidak berlanjut pada penyakit kuning yang membahayakan. Biasanya hal ini disebabkan karena pemecahan sel darah merah yang terjadi segera setelah bayi dilahirkan. Pada bayi, organ hati masih bekerja dalam memproses bilirubiin sehingga bayi mengalami penyakit kuning yang diduga disebabkan oleh asupan ASI yang tidak memadai serta kekurangan vitamin E atau sinar matahari.

Nah, lalu bagaimana cara mengobati penyakit kuning yang dialami pada bayi yang baru lahir? Tenang saja, Bunda bisa kok mencegah kemungkinan juga mengobati mata kuning pada bayi. Bunda bisa mencegah peningkatan bilirubin yang menyebabkan mata pada bayi berubah menjadi warna kuning.

Untuk cara mencegahnya bisa dengan cara memberikana asupan yang cukup pada buah hati, karena asupan yang cukup mampu membantu bayi mengeluarkan billirubin dari tubuhnya. Asupan yang cukup untuk bayi dimulai dari asupan gizi yang cukup pada bunda, karena bayi hanya bisa menadapat asupan dari ASI.

Jika asupan gizi bunda cukup dan terpenuhi maka akan lebih mencukupi pula asupan buah hati. Berikan ASI pada bayi sesering mungkin, tidak berpatokan pada jam. Kebanyakan bunda menentukan jadwal ASI untuk bayi berpatokan pada waktu. Semisal, 2 jam sekali atau 3 jam sekali. Hanya karena bayi tertidur pulas, bunda enggan menyusui justru terkadang sering dimanfaatkan oleh buunda untuk mengerjakan pekerjaan rumah yang lain. Boleh saja bunda mengerjakan pekerjaan rumah tangga selagi bayi tertidur, akan tetapi ada hal yang harus selalu bunda ingat. Asupan pada bayi harus selalu terpenuhi. Pemberian ASI pada bayi minimal 8 kali sehari dan maksimal sesering mungkin. Ketika bayi lebih banyak tidur, usahakan dibangunkan untuk sekedar minum ASI.

Bunda juga bisa menurunkan kadar billirubin dengan cara menjemur bayi pada pagi hari. Cahaya matahari pagi yang didapatkan oleh tubuh bayi memiliki manfaat dalam membantu pembentukan senyawa billirubin yang larut dalam air, sehingga dapat membuangnya dari tubuh melalui air seni ataupun kotoran bayi.

Selain untuk menyembuhkan mata kuning, sinar matahari pagi juga bagus untuk kesehatan bayi. Bermanfaat untuk membantu dalam pembentukan provitamin D menjadi vitamin D. Dengan catatan menjemur bayi dilakukan antara pukul 07.00-08.00 pagi dan cukup 15-20 menit saja. Dianjurkan untuk tidak memakaikan pakaian ketika bayi di jemur, namun apabila bunda khawatir dan sinar matahari pagi begitu menyengat, bunda bisa memakaikannya kaos dalam.

Namun, jika dengan cara di atas kulit bayi tetap saja berwarna kuning, segera hubungi dokter untuk dilakukan fototerapi. Itu artinya bayi bunda perlu mendapatkan penanganan secepatnya ketika kulit menjadi sangat kuning dan menampakkan beberapa gejala billirubin ensefalopati akut (kelainan atau penyakit otak).

Tips di atas didapatkan berdasarkan pengetahuan dan pengalaman dari beberapa pasien, semoga bermanfaat yah bunda, sayangi buah hati dengan memberikan asupan gizi yang cukup agar bayi tumbuh dengan sehat dan hebat.

Malang, 13 Mei 2018