Cara Cepat Mengatasi Demam Anak

0
44
anak demam

Cara Cepat Mengatasi Demam Anak
Oleh : Pipit Era Martina

Ketika mengikuti pertumbuhan anak memang sangat menggembirakan. Melihat mereka belajar berjalan hingga berlari, beraktifitas dengan ceria tanpa kenal lelah. Begitu membahagiakan hingga tak dapat terlukiskan dengan kata-kata. Namun, seringkali tawa anak terhambat oleh demam tinggi yang datang tiba-tiba.

Biasanya ada dua tipe bunda nih dalam mengambil tindakan ketika menghadapi demam anak. Pertama, tipe bunda dengan tingkat kecemasan tinggi, biasanya mereka langsung melarikan anak ke dokter untuk memeriksakannya, tak mau mendengar saran dari orang lain dan selalu mempercayakan kesehatan si buah hati pada ahli medis. Dan tipe bunda yang kedua ialah bunda dengan tingkat kecemasan rendah, bunda dengan tipe ini biasanya selalu santai kalau mendapati anaknya panas. Dia menganggap kalau demamnya ini karena sebab yang biasa, seperti mau tumbuh gigi, mau pintar atau karena cuaca.

Pada sudut pandang medis, demam ditandai dengan adanya perubahan suhu tubuh. Suhu tubuh manusia normal adalah 36-37° C. Sementara, demam terjadi ketika peningkatan suhu tubuh berada di atas 38° C.

Hal yang perlu diketahui oleh bunda ialah, demam menjadi langkah positif bagi tubuh bayi karena bisa merangsang sistem pertahanan tubuh untuk melindungi dari serangan bakteri atau virus yang menyebabkan penyakit, seperti sesak napas, radang paru-paru, infeksi telinga, influenza, pilek, sakit tenggorokan, infeksi saluran kemih, meningitis, dan bermacam penyakit akibat virus lainnya. Demam memang akan berkurang dan hilang seiring infeksi dalam tubuh yang mereda, namun bukan berarti sama sekali tidak ada risiko dari munculnya demam, khususnya pada anak-anak. Jadi ketika anak mulai demam, jangan disepelekan ya bunda.

Seperti halnya suhu tubuh orang dewasa, suhu tubuh bayi juga bisa berubah-ubah akibat berbagai kondisi. Aktivitas fisik, atau sehabis mandi air hangat misalnya, bisa membuat suhu tubuh bayi mengalami kenaikan. Kondisi cuaca juga bisa berpengaruh pada suhu tubuh bayi. Biasanya hal itu membuat bayi mengalami kenaikan suhu pada sore hari, namun akan turun pada pagi harinya.

Nah, berikut beberapa langkah awal untuk mengatasi demam anak sebelum bunda membawanya ke ahli medis.

  1. Pertama, bunda bisa periksa suhu tubuh anak dengan menggunakan thermometer dengan cara meletakkannya di mulut atau di lipat ketiak.
  2. Jika suhu tubuh anak melebihi 38°, segera bawa anak keruangan yang sejuk seperti diruangan yang ber-AC.
  3. Selalu jaga asupan cairan tubuh anak, beri ASI yang cukup jika masih menyusui dan beri banyak air putih untuk mencegah agar anak tidak mengalami dehidrasi. Perlu diperhatikan pula tanda-tanda dehidrasi ialah mulu mulai kering, tidak mengeluarkan air mata ketika menangis dan mata terlihat lebih cekung.
  4. Jangan pakaikan pakaian hangat pada anak, pakaikan pakaian dengan bahan yang lembut dan dingin.
  5. Kompres menggunakan air hangat jika demam tidak terlalu tinggi, kompres di bagian lipat ketiak atau lipat paha agar demam anak lebih cepat turun.
  6. Jika suhu tubuh anak semakin tinggi, disarankan untuk menggunakan cairan alcohol untuk mengompres. Gunakan kapas untuk menuangkan alcohol yang kemudian di selipkan pada lipat paha dan ketiak sembari mengusap telapak tangan, kaki, serta leher dengan kapas yang telas dibasahi alcohol.
  7. Jangan beri minum anak ketika anak mulai merintih akibat demam yang tinggi. Jika dengan cara di atas demam anak belum teratasi segera bawa ke dokter terdekat.
    Bunda tidak perlu terlalu khawatir dan panik dalam menghadapi anak yang mengalami demam tinggi. Ada beberapa cara meredakan panas anak yang dapat dilakukan di rumah.
  8. Ketika bunda panik, maka kondisi anak akan lebih panik lagi. Jadi usahakan untuk tetap tenang ketika anak mulai demam, karena anak butuh ketenangan untuk menetralisir kondisi tubuhnya. Jika kondisi bunda tenang, maka akan lebih mudah menangani kondisi anak.

Semoga bermanfaat ya bunda.

Malang, 06 Mei 2018