Apa Itu Anemia?

0
57
penderita anemia

Apa Itu Anemia?
Oleh : Pipit Era Martina

Apa itu Anemia? Ada beberapa orang yang belum mengerti akan arti anemia, nama yang masih sedikit terdengar asing di telinga masyarakat . Berbeda dengan hipertensi yang sudah dikenal lebih umum oleh kalangan masyarakat. Yuk mari, sedikit kita ulas sedikit pengertian, penyebab, gejala juga pencegahan dari Anemia.

Pengertian

Anemia dalam artian umum adalah tekanan darah rendah. Dimana jumlah sel-sel darah merah (eritrosit) dan kadar Hemoglobin (Hb) berada di bawah normal dalam tubuh, sehingga mengakibatkan kondisi tubuh menjadi tidak stabil. Sel darah merah mengandung Hemoglobin yang memungkinkan mereka mengankut oksigen daari jantung yang diperoleh dar paru-paru, dan kemudian mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.

Hemoglobin sendiri merupakan bagian utama dari sel darah merah yang berfungsi mengikat oksigen. Jika seseorang kekurangan sel darah merah dalam tubuh atau hemoglobin yang tidak stabil, maka sel-sel dalam tubuh tidak akan mendapatkan oksigen yang cukup, itulah sebabnya kondisi tubuh melemah dan menimbulkan gejala-gejala Anemia.

Anemia ini dapat terjadi dalam jangka waktu yang pendek dan panjang, tergantung dengan tingkat keparahannya, dari yang Anemia ringan sampai berat. Pengobatannya pun bervariasi tergantung dengan penyebabnya. Ada yang hanya perlu istirahat yang cukup dengan makan bergizi yang dapat meningkatkan tekanan darah sampai diharuskan mengkonsumsi suplemen atau obat secara rutin dengan prosedur pengobatan khusus.

Nah, sudah sedikit mengerti bukan tentang apa itu Anemia? Anemia bisa dikatakan penyakit namun juga bisa dikatakan keturunan. Karena pada kondisi umum, Anemia ini terjadi karena faktor Genetik (keturunan), sama seperti Hipertensi yang lebih banyak terjadi karena adanya faktor keturunan. Di banding dengan Hipertensi (tekanan darah tinggi), Anemia lebih banyak ditemui pada pasien-pasien di usia muda. Anemia bisa diklasifikasikan berdasarkan bentuk atau morfologi sel darah merah, etiologi yang mendasari, dan penampakan klinis.

anemiaSeorang pasien dikatakan Anemia apabila konsentrasi hemoglobin (Hb)nya kurang dari 13,5 g/dL atau Hematokrit (Hct) kurang dari 41% pada laki-laki. Dan pada wanita konsentrasi hbnya kurang dari 11.5 g/dL atau Hct kurang dari 36%.

Penyebab Anemia

Anemia terjadi pada saat tubuh kekurangan sel darah merah sehat yang mengandung hemoglobin.

  • Tubuh tidak cukup memproduksi sel darah merah.
  • Terjadi perdarahan yang menyebabkan tubuh kehilangan darah lebih cepat dibanding kemampuan tubuh untuk memproduksi darah.
  • Kelainan pada reaksi tubuh dengan menghancurkan sel darah merah yang sehat.
  • Menstruasi
  • Genetika (keturunan dari keluarga)
  • Kelelahan
  • Kekurangan zat besi dan vitamin
  • Pola makan tidak teratur, dll

Gejala Anemia
Anemia dapat dikenali dengan beberapa gejala yang ditampakkan

  • 5 l (Lemah, Letih, Lesu, Lelah dan Lalai)
  • Terlihat lesu dan badan mudah sekali merasa lelah
  • Kulit serta mata terkihat pucat atau kekuningan
  • Detak jantung tidak beraturan
  • Napas pendek, terutama saat sedang beraktifitas
  • Pusing dan berkunang-kunang
  • Nyeri dada
  • Sulit berkonsentrasi dan daya ingat menurun
  • Mudah terpancing emosi
  • Tangan dan kaki terasa lebih dingin
  • Insomnia
  • Palpitasi
  • Mudah mengantuk
  • Sering mual, dll

Pencegahan Penyakit Anemia

Banyak jenis anemia tidak dapat dicegah. Tapi anda dapat membantu menghindarinya agar anemia tidak memburuk dan menjalar ke anemia yang berdampak lebih buruk lagi bagi kesehatan. Anda bisa mencobanya dengan makanan sehat yang mengandung:

1. Zat besi

Dapat ditemukan pada daging. Jenis lain adalah kacang, sayuran berwana hijau gelap, buah yang dikeringkan, dan lain-lain.

2. Folat

Dapat ditemukan pada jeruk, pisang, sayuran berwarna hijau gelap, kacang-kavangan, sereal dan pasta.

3. Vitamin B-12

Vitamin ini banyak terdapat pada daging dan susu.

4. Vitamin C

Vitamin C membantu penyerapan zat besi. Makanan yang mengandung vitamin C antara lain jeruk, melon dan buah beri.

5. Cukup istirahat dan menjaga pola makan

Sehat itu baik, yuk mari jaga kesehatan bersama agar aktifitas tetap berjalan dengan lancar dan terwujud sesuai dengan rancangan anda. Sayangi tubuh dengan menjaga kesehatan, menjaga pola makan dan memperhatikan jadwal istirahat. Istirahat yang cukup mampu meningkatkan konsentrasi anda dan memperbaiki kinerja anda dalam berfikir dan bekerja. Salam sehat dari penulis untuk pembaca.

Malang, 20 Mei 2018