Singgung Syariat Islam, MUI Papua Kecam Puisi Sukmawati

    0
    5

    PAPUA (wahidnews.com) – Puisi ‘Ibu Indonesia’ karya Sukmawati Soekarnoputri menuai kritik. Puisi itu dibacakan Sukmawati di acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018. Puisi itu menjadi sorotan lantaran menyinggung syariat islam seperti cadar dan azan.

    “MUI Papua mengutuk keras atas puisi yang provokatif Sukmawati,” ujar Ketum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Saiful Islam Payage, sebagaimana dilansir Rol, Senin (2/4/2018).

    Kiai Saiful meminta MUI pusat agar mengambil langkah hukum untuk menindaklanjuti puisi Sukmawati tersebut karena dalam puisinya menyinggung tentang syariat Islam.

    “Mendorong MUI pusat untuk mengambil proses hukum di Indonesia,” ujarnya.

    Kiai Saiful menjelaskan, masalah-masalah syariat Islam yang sudah ditetapkan oleh Allah tidak bisa dihalang-halangi oleh siapa pun karena syariat itu merupakan sesuatu yang sangat penting dalam ajaran Islam. Karena itu, imbuhnya, Indonesia dan agama Islam itu tidak bisa dilepaskan.

    “Agama dan negara itu sudah clear, sudah selesai, bahwa kita bangsa Indonesia mempunyai dasar Pancasila. Sila yang pertama itu Ketuhanan yang Maha Esa,” tandasnya.

    Berikut isi lengkap puisi Sukmawati:

    Ibu Indonesia

    Aku tak tahu Syariat Islam
    Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
    Lebih cantik dari cadar dirimu
    Gerai tekukan rambutnya suci
    Sesuci kain pembungkus ujudmu
    Rasa ciptanya sangatlah beraneka
    Menyatu dengan kodrat alam sekitar
    Jari jemarinya berbau getah hutan
    Peluh tersentuh angin laut

    Lihatlah ibu Indonesia
    Saat penglihatanmu semakin asing
    Supaya kau dapat mengingat
    Kecantikan asli dari bangsamu
    Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
    Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

    Aku tak tahu syariat Islam
    Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
    Lebih merdu dari alunan azan mu
    Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
    Semurni irama puja kepada Illahi
    Nafas doanya berpadu cipta
    Helai demi helai benang tertenun
    Lelehan demi lelehan damar mengalun
    Canting menggores ayat ayat alam surgawi

    Pandanglah Ibu Indonesia
    Saat pandanganmu semakin pudar
    Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
    Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.

    [arrahmah]

    Leave a Reply

    avatar
      Subscribe  
    Notify of