Array

Kapal Kemanusiaan ACT Layarkan 2.000 Ton Beras untuk Palestina

Must Read

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar...

Surabaya (wahidnews.com) – Keputusan sepihak terkait pemindahan ibu kota Israel ke Yerusalem atau Al-Quds pada akhir Desember lalu, meruncingkan kembali krisis kemanusiaan di Palestina. Ikhtiar bangsa Indonesia untuk membantu perjuangan rakyat Palestina pun berlanjut.

Melibatkan seluruh elemen bangsa Indonesia, Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali melayarkan Kapal Kemanusiaan. Kali ini, 10 ribu ton beras dikirim secara bertahap menuju Palestina. Kapal Kemanusiaan Palestina resmi lepas jangkar dari Terminal Petikemas Surabaya, Rabu (21/02/2018).

Upacara pelepasan Kapal Kemanusiaan untuk Palestina dihadiri oleh Presiden ACT Ahyudin, juga Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Kementerian Luar Negeri RI Salman Al Farisi. Secara simbolis, pelepasan Kapal Kemanusiaan ditandai dengan bunyi sirine.

Kapal Kemanusiaan menandakan besarnya kepedulian bangsa Indonesia dalam merespon krisis yang menimpa masyarakat Palestina. Hal ini disampaikan oleh Ahyudin di sela upacara pelepasan Kapal Kemanusiaan Palestina.

“Apa yang kita berikan untuk Palestina, memperlihatkan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang baik. Kita tidak akan kekurangan narasi kebaikan. Bangsa ini tak boleh sepi dari ikhtiar-ikhtiar kebaikan untuk kehidupan,” ujarnya melalui rilis yabg diterima Kiblat.net, Rabu (21/02/2018).

Komitmen Pemerintah Indonesia untuk mendukung kemerdekaan Palestina juga disampaikan oleh Salman Al-Farisi. Ia menegaskan bahwa, Palestina adalah prioritas, Palestina adalah jantung dan napas politik luar negeri Indonesia.

“Di sini, di Surabaya tahun 1945, Arek Suroboyo berjuang menyelamatkan Kemerdekaan Indonesia. Saat ini, 73 tahun setelahnya, juga dari Surabaya, kolaborasi masyarakat penggerak kemanusiaan dan Pemerintah Indonesia mengirimkan 2.000 ton beras tahap pertama untuk membantu kemerdekaan Palestina,” kata Salman berbicara mewakili Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi.

Ribuan ton beras yang dilayarkan menuju Palestina dihimpun dari beberapa kabupaten yang ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di antaranya Bojonegoro, Ponorogo, Ngawi, Sragen, Purwodadi, Rembang, dan Blora. Proses pengumpulan beras telah dimulai sejak panen raya awal Februari lalu.

Seluruh kegiatan panen hingga pengemasan beras berpusat di Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) binaan ACT di Desa Jipang, Kabupaten Blora. Menurut Koordinator LPM Harun Susanto, lebih dari dua ratus relawan terlibat dalam proses panen hingga pengangkutan beras ke Kapal Kemanusiaan Palestina.

“Kalau dihitung-hitung, sudah ada lebih dari 200 relawan yang ikut. Ada yang tugasnya menggiling gabah, mengemas, sampai mengangkut beras ke truk-truk kecil maupun kontainer,” ujar Harun.

Beras-beras kualitas terbaik yang dipanen oleh petani Indonesia ini lantas diangkut menuju Terminal Petikemas Surabaya. Tak kurang 80 truk kontainer yang mengangkut ribuan ton beras tersebut telah diberangkatkan secara bertahap sejak Jumat (16/02/2018) lalu.

Kapal Kemanusiaan Palestina akan berlayar menempuh perjalanan laut sejauh 9.270 kilometer. Sama seperti Kapal Kemanusiaan Somalia dan Rohingya sebelumnya, pengiriman beras ke Palestina melalui kapal laut ini terlaksana atas kerja sama ACT dengan PT. Samudera Indonesia.

“Insya Allah, dalam kurun waktu 40 hari, Kapal Kemanusiaan akan tiba di Palestina. Ribuan ton beras akan menyapa pemiliknya, warga Palestina yang telah dirundung krisis kemanusiaan selama lebih dari lima dekade,” kata Ahyudin.

[Sumber : kiblat.net]

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

Latest News

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu disebut Interferon Alpha 2b Human...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar yang menggembirakan itu datang dari...

Positif COVID-19, Putri Spanyol Meninggal Dunia

SPANYOL (wahidnews.com) – Kabar duka datang dari Kerajaan Spanyol. Putri Kerajaan Spanyol, Maria Teresa dari Bourbon-Parma meninggal dunia pada hari kamis tanggal 26 Maret...

Komunitas Muslim di Inggris Bersatu Lawan Virus Corona

London (wahidnews.com) - Wabah virus covid-19 masih melanda negara Inggris. Dalam rangka merespon wabah tersebut, Badan amal Muslim Hands yang berbasis di Nottingham telah...

Popular Post

Selamat Jalan Malaikat Kecilku…

Oleh : Farah RizaTubuh mungil berbungkus kafan putih itu menebar aroma melati. Derai air mata pun membasah di dada kami kala itu. Melepasmu untuk...

Muhasabah : Makna Bertambahnya Usia

Oleh : Ova YantiHari ini, genap sudah usiaku tiga puluh tahun. Merenungi tentang usia, tidak salahlah kalau aku, menghubungkannya dengan hari yang biasa disebut...

Di Balik Kalimat “Semua Akan Indah Pada Waktunya”

Kali ini kita membahas tentang kalimat, "akan indah pada waktunya". Menulis atau mengucapkan kata-kata merupakan hak yang bebas dilakukan oleh siapapun, tanpa terkecuali. Namun, pernahkah...

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para Wanita

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para WanitaWanita, engkaulah racun, engkaulah madu. Dari dirimu pula generasi penerus akan dilahirkan, bahkan di tanganmu tempat pembentukan generasi...

Bersyukur Dengan Hati, Lisan dan Perbuatan

Oleh: Pipit Era MartinaMensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan kata ‘Alhamdulillah’ saja. Namun, ternyata ada beberapa cara mensyukuri nikmat...

More Articles Like This

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com