Array

C.S Mathos Remaja Atheist, Memeluk Islam

Must Read

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar...

Kisahmuallaf.com – C.S Mathos mulanya adalah seorang remaja ateis. Ia dilahirkan dalam sebuah keluarga sekuler 14 tahun silam di Pennsylvania.

Mathos merupakan anak yang mengutamakan logika ketimbang emosinya. Ia sangat tertarik dengan ilmu pengetahuan dan segala sesuatu tentang dinosaurus. Mathos tidak tertarik sama sekali dengan agama. Kecintaan Mathos dengan dinosaurus membuatnya sering mendapat hinaan dan ejekan dari teman-temannya. Ia adalah anak yang tidak mudah terpengaruh oleh apapun. Bahkan ketika serangan teror 9/11 tidak membuat Mathos takut sama sekali. Mathos tidak pernah berbicara dengan orang lain bahkan teman seumurannya. Ia lebih menyukai dunia imajinasi daripada dunia nyata.

Saat usia 13 tahun, Mathos merasa semakin dibombardir dengan cacian dan hinaan oleh teman-temannya. Merasa tidak puas, ia pun mulai memperdalam ilmu tentang politik. Ia banyak membaca buku-buku tentang Hitler dan Perang Dunia II. Kemudian ia benar-benar tertarik dengan Nazisme dan komunisme dan ia pun memutuskan untuk bergabung dengan gerakan Marxis.

Namun, hinaan tak kunjung berhenti menerpanya. “Saya tertekan, saya pikir saya butuh agama,” ujar Mathos. Satu-satunya agama yang Mathos kenal saat itu hanya Kristen. Ia sempat mendalaminya, namun Mathos percaya ada kemunafikan dalam agama Kristen. Menurutnya, terlalu banyak kontradiksi, sektarianisme, dan kemunafikan dalam Kristen. Ia pun akhirnya meninggalkan Kristen. “Saya memutuskan untuk melihat Islam lalu. Saya berkata kepada diri sendiri bahwa hal terakhir yang harus saya lakukan adalah pergi ke Islam,” ujarnya.

Mathos pun memesan Alquran dari sebuah situs web. Setelah itu, Mathos mulai mempelajari Alquran. Melalui Alquran, ia mendapati bahwa apa yang digambarkan tentang Islam di media selama ini tidak seperti yang ia dapatkan di dalam Alquran. Sejak saat itu, Mathos belajar tata cara beribadah. Kemudian, ia memutuskan untuk menjadi mualaf. Seiring waktu berlalu, rasa tertekan dan sakit dalam hati Mathos pun hilang. Ia benar-benar merasakan kebahagiaan.

Sumber : http://www.kisahmuallaf.com/c-s-mathos-remaja-atheist-memeluk-islam/

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

Latest News

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu disebut Interferon Alpha 2b Human...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar yang menggembirakan itu datang dari...

Positif COVID-19, Putri Spanyol Meninggal Dunia

SPANYOL (wahidnews.com) – Kabar duka datang dari Kerajaan Spanyol. Putri Kerajaan Spanyol, Maria Teresa dari Bourbon-Parma meninggal dunia pada hari kamis tanggal 26 Maret...

Komunitas Muslim di Inggris Bersatu Lawan Virus Corona

London (wahidnews.com) - Wabah virus covid-19 masih melanda negara Inggris. Dalam rangka merespon wabah tersebut, Badan amal Muslim Hands yang berbasis di Nottingham telah...

Popular Post

Selamat Jalan Malaikat Kecilku…

Oleh : Farah RizaTubuh mungil berbungkus kafan putih itu menebar aroma melati. Derai air mata pun membasah di dada kami kala itu. Melepasmu untuk...

Muhasabah : Makna Bertambahnya Usia

Oleh : Ova YantiHari ini, genap sudah usiaku tiga puluh tahun. Merenungi tentang usia, tidak salahlah kalau aku, menghubungkannya dengan hari yang biasa disebut...

Di Balik Kalimat “Semua Akan Indah Pada Waktunya”

Kali ini kita membahas tentang kalimat, "akan indah pada waktunya". Menulis atau mengucapkan kata-kata merupakan hak yang bebas dilakukan oleh siapapun, tanpa terkecuali. Namun, pernahkah...

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para Wanita

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para WanitaWanita, engkaulah racun, engkaulah madu. Dari dirimu pula generasi penerus akan dilahirkan, bahkan di tanganmu tempat pembentukan generasi...

Bersyukur Dengan Hati, Lisan dan Perbuatan

Oleh: Pipit Era MartinaMensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan kata ‘Alhamdulillah’ saja. Namun, ternyata ada beberapa cara mensyukuri nikmat...

More Articles Like This

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com