24.6 C
Jakarta
Tuesday, January 19, 2021
Array

“Tepuk Anak Sholeh” Disoal, Aisyiyah: Itu untuk Menanamkan Aqidah, Bukan Intoleran

Must Read

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat?

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat? Oleh : Fani Ratu Rahmani (Aktivis dakwah dan Penulis) Istilah golput atau golongan putih ini sudah...

Kampus Merdeka: Kala Akademisi Tunduk pada Titah Korporasi

Kampus Merdeka: Kala Akademisi Tunduk pada Titah Korporasi Oleh : Ummu Hanan (Aktifis Muslimah) Konsep kampus merdeka memunculkan pro dan kontra....

Sekolah dibuka awal Semester Genap, Orang Tua bak makan buah simalakama

Sekolah dibuka awal Semester Genap, Orang Tua bak makan buah simalakama Oleh: Bunda Atika. S.Pd (Praktisi Pendidikan di Balikpapan) Menteri Pendidikan dan...




Jakarta (wahidnews.com) – Ketua umum PP Nasyiatul Aisyiyah, Dyah Puspitarini menegaskan bahwa lagu “Tepuk Anak Sholeh” tidak mengajarkan sikap intoleran. Melainkan lagu yang diciptakan untuk menanamkan pada diri anak-anak untuk meyakini bahwa Islam itu yang terbaik, bukan intoleran.

“Tepuk Anak Sholeh itu jangan diartikan intoleran,” ujar Dyah kepada awak media di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah Jakarta Pusat, Selasa (01/08).

Ia menambahkan, lagu itu memberikan pemahaman bahwa anak-anak harus yakin dengan agamanya dan menjadikan anak mantap serta juga meyakini bahwa Islam itu yang terbaik, bukan intoleran.

“Itu tidak ada kaitannya dengan intoleran. Jadi mengada-ngada ya menurut saya,” imbuhnya.

Dyah juga menegaskan bahwa lagu “Tepuk Anak Sholeh” sudah ada sejak dulu dan tidak pernah dipermasalahkan seiring dengan bergantinya rezim.

“Baru rezim saat ini yang mempermasalahkan lagu itu,” timpalnya.

Terakhir, Dyah berpendapat bahwa penanaman aqidah pada anak-anak seperti yang tertera pada kalimat terakhir yang berbunyi ‘Islam Islam Yes, Kafir kafir No! ‘ itu bukanlah sebagai bentuk radikalisme, karena hal tersebut dilakukan pada lingkup umat Islam, bukan di tempat umum.

“Tidak! Karena itu untuk umat Islam sendiri, bukan untuk yang lain,” tutupnya.

Sumber : kiblat

0
0
vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
- Advertisement -

Latest News

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat?

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat? Oleh : Fani Ratu Rahmani (Aktivis dakwah dan Penulis) Istilah golput atau golongan putih ini sudah...

More Articles Like This

0 0 vote
Article Rating
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x