Kalau Kamu Menyerah, Semuanya Selesai

Must Read

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar...

Kalau Kamu Menyerah, Semuanya Selesai

Oleh : Newisha Alifa

Selasa pagi sebuah inbox masuk, seorang teman dari komunitas kepenulisan. Dia sedih, katanya hanya karena tinggi badannya kurang beberapa centimeter, dia jadi gagal diterima di beberapa perusahaan tempatnya melamar pekerjaan.

“Kalo syarat minimal 165 aku harus apa? Tetap kirim atau apa? Sempet ngelamar di perusahaan Jepang, meski waktu tes dapet nilai tertinggi tapi pas diukur tinggi 162, disuruh balik kanan,” ceritanya lagi.

Saya berusaha menyemangati semampu saya. Mengingatkan dia agar jangan mudah putus asa. Saya juga menyarankan agar remaja putra yang usianya sekitar 20 tahunan itu segera bangkit dari kekecewaannya. Tentu bukan tanpa sebab saya menyarankannya untuk begini begitu. Apa yang saya usulkan untuk dilakukan orang lain, sebisa mungkin sudah saya praktikkan sendiri sebelumnya.

‘Takdir adalah akhir usaha manusia’, adalah salah satu quote terfavorit yang saya dapatkan dari novel Ayat-Ayat Cinta (1) karya Kang Abik, sekitar 10 tahunan lalu.

Pun judul tulisan di atas, juga saya temukan dari sebuah gambar di internet, yang saya lupa sumbernya; kalau kamu menyerah, semuanya selesai.

Sebelum takdir itu ‘jatuh’ atas diri kita, Allah memberikan kita kesempatan untuk berikhtiar sekeras mungkin. Kalau saya pribadi menganalogikannya begini:

Allah baru akan memberikan kita kesuksesan atas sesuatu hal, ketika kita sudah mencoba sebanyak sepuluh kali. Lantas, kalau kita menyerah dan memilih menghentikan usaha di kali kesembilan, apakah kesuksesan itu bisa kita raih? Tentu tidak. Sebab, syarat suksesnya menurut Allah adalah “Aku baru akan memberikan apa yang hamba-Ku butuhkan di usahanya yang kesepuluh”.

Atas prinsip itulah, setiap kita harusnya selalu ingat agar jangan mudah menyerah untuk menggapai apa yang kita inginkan.

Yang lebih bahaya lagi, kalau kita tak hanya menyerah, tapi juga ‘putus asa’. Simaklah dua ayat Al-Qur’an di bawah ini:

يٰبَنِيَّ اذْهَبُوْا فَتَحَسَّسُوْا مِنْ يُّوْسُفَ وَاَخِيْهِ وَلَا تَايْـئَسُوْا مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ ۗ اِنَّهٗ لَا يَايْـئَسُ مِنْ رَّوْحِ اللّٰهِ اِلَّا الْقَوْمُ الْكٰفِرُوْنَ

“Wahai anak-anakku! Pergilah kamu, carilah (berita) tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir.”
(QS. Yusuf 12: Ayat 87)

قَالَ وَمَنْ يَّقْنَطُ مِنْ رَّحْمَةِ رَبِّهٖۤ اِلَّا الضَّآلُّوْنَ

“Dia (Ibrahim) berkata, Tidak ada yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang yang sesat.” (QS. Al-Hijr 15: Ayat 56)

Hanya orang-orang kafir dan tersesat yang berputus asa dari rahmat Tuhannya. Camkan itu baik-baik.

Bagaimana mungkin, kita yang mengaku beriman pada Allah, yakin bahwa Allah tidak akan pernah menelantarkan hamba-hamba-Nya yang percaya pada-Nya, bisa merasa putus asa?

Harusnya tidak!
Sebab keduanya saling bertolak belakang. Maka, setiap kita mulai merasa letih, hampir putus asa karena kegagalan demi kegagalan terus menghampiri, katakanlah pada diri sendiri dengan lantang kalau perlu:

“Aku bukan orang kafir! Aku juga bukan orang yang tersesat! Aku percaya tiada yang sia-sia bagi Allah atas ikhtiarku. Aku yakin, keberhasilan itu sudah dekat sekali! In Syaa Allah.”

Yakinlah, Saudara-saudariku, selama niat dan impian kita ada di jalan kebenaran dan kebaikan, Allah pasti akan mewujudkannya! Pasti! Hanya saja tentang kapan dan bagaimananya, hanya Dia yang Mengetahui.

Wallahu A’lam Bisshowab.

 

Bekasi, 18 Syawal 1438H

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

Latest News

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu disebut Interferon Alpha 2b Human...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar yang menggembirakan itu datang dari...

Positif COVID-19, Putri Spanyol Meninggal Dunia

SPANYOL (wahidnews.com) – Kabar duka datang dari Kerajaan Spanyol. Putri Kerajaan Spanyol, Maria Teresa dari Bourbon-Parma meninggal dunia pada hari kamis tanggal 26 Maret...

Komunitas Muslim di Inggris Bersatu Lawan Virus Corona

London (wahidnews.com) - Wabah virus covid-19 masih melanda negara Inggris. Dalam rangka merespon wabah tersebut, Badan amal Muslim Hands yang berbasis di Nottingham telah...

Popular Post

Selamat Jalan Malaikat Kecilku…

Oleh : Farah RizaTubuh mungil berbungkus kafan putih itu menebar aroma melati. Derai air mata pun membasah di dada kami kala itu. Melepasmu untuk...

Muhasabah : Makna Bertambahnya Usia

Oleh : Ova YantiHari ini, genap sudah usiaku tiga puluh tahun. Merenungi tentang usia, tidak salahlah kalau aku, menghubungkannya dengan hari yang biasa disebut...

Di Balik Kalimat “Semua Akan Indah Pada Waktunya”

Kali ini kita membahas tentang kalimat, "akan indah pada waktunya". Menulis atau mengucapkan kata-kata merupakan hak yang bebas dilakukan oleh siapapun, tanpa terkecuali. Namun, pernahkah...

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para Wanita

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para WanitaWanita, engkaulah racun, engkaulah madu. Dari dirimu pula generasi penerus akan dilahirkan, bahkan di tanganmu tempat pembentukan generasi...

Bersyukur Dengan Hati, Lisan dan Perbuatan

Oleh: Pipit Era MartinaMensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan kata ‘Alhamdulillah’ saja. Namun, ternyata ada beberapa cara mensyukuri nikmat...

More Articles Like This

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com