Array

Heboh! Warga Ramai-ramai Robohkan Rumah Kader PKS Pejabat Kades di Sukabumi

Must Read

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar...

SUKABUMI (wahidnews.com) –   Sebuah bangunan rumah yang ditempati seorang kader PKS yang merupakan kepala desa (Kades) Cikahuripan di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi dirobohkan oleh warga, Jumat (7/7). Aksi ini dilakukan warga bukan akibat kekesalan melainkan didasari kecintaan ingin memperbaiki rumah kades yang kondisinya dinilai sangat memprihatinkan.

Informasi yang diperoleh dari warga, sosok kades yang dikenal sederhana dan jujur ini adalah Heri Suryana atau lebih dikenal dengan Jaro Midun. Dia terpilih menjadi Kepala Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok pada pemilihan kepala desa (Pilkades) 2013.

Namun sejak terpilih hingga Juli 2017, rumah yang ditempati kades di Kampung Citiis RT 01 RW 05 Desa Cikahuripan sangat memprihatinkan. Padahal, banyak program pemerintah termasuk perbaikan rumah tidak layak yang digulirkannya. Namun, sang Kades lebih memprioritaskan warga dibandingkan rumahnya.

”Pada Jumat pagi, warga berinisiatif merobohkan rumah kades dan akan merenovasinya,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Desa Cikahuripan, Dedi Sutiadi (46 tahun) kepada Republika.co.id, Ahad (9/7).

Langkah ini diambil karena rumah kades dinilai sudah tidak layak untuk ditinggali. Contohnya, pada saat silaturahim pada hari kedua Lebaran ke rumah Kades terjadi hujan. Pada waktu itu rumah sang Kades bocor dan merembes ke bangunan rumah.

Selepas peristiwa itu, kata Dedi, warga merasa tergerak membantu dan melakukan perbaikan rumah dengan cara gotong royong. Puncaknya, terjadi pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Warga berkumpul tanpa sepengatahuan Jaro Midun  yang tengah mengunjungi keluarga warga yang meninggal dunia.

”Kami langsung merobohkan bangunan rumah kades dan langsung berupaya memperbaikinya,” ujar Dedi. Jumlah warga yang membantu kata dia mencapai sekitar 30 orang. Bahan bangunan untuk pembangunan rumah berdatangan dari donatur yang merupakan warga Desa Cikahuripan yang secara ikhlas menyumbang.

Menurut Dedi, warga sebelumnya meminta agar Kades memperbaiki rumahnya yang tidak layak huni. Namun, Jaro Midun belum menanggapi dan lebih memilih memperhatikan rumah warga lainnya yang rusak.

Dedi menuturkan, selama menjabat, Jaro Midun selalu dekat dengan warganya, rajin beribadah, dan dinilai amanah dalam mengemban jabatan. Misalnya, ketika ada warganya yang sakit atau meninggal dunia Jaro Midun selalu menjenguknya.

Dedi menerangkan, sosok Kades ini pun memperjuangkan tingkat kesejahteraan rakyatnya melalui berbagai program, termasuk kata dia dalam memperbaiki rumah tidak layak huni yang anggarannya berasal dari pemerintah baik kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat. Kinerjanya tersebut dirasakan masyarakat dan akhirnya menimbulkan kecintaan dari warga.

Jaro Midun mengaku tidak menyangka warganya secara tiba-tiba merobohkan rumahnya. “Pada waktu itu saya ditelepon istri yang mengabarkan banyak warga datang ke rumah dan merobohkan rumah,” kata dia.

Selepas itu, ia hanya bisa pasrah dan langsung memasak makanan untuk warga yang kerja bakti di rumahnya tersebut. Jaro Midun menerangkan, rumahnya tersebut memang sudah sejak lama tidak diperbaiki. Akibatnya rumahnya tersebut seringkali bocor saat hujan.

“Ada warga yang minta rumah (saya) diperbaiki, namun saya bilang masih menunggu rezeki dulu,” ujar dia yang sebelum menjadi Kades berprofesi sebagai nelayan pencari ikan.

Kini Jaro Midun untuk sementara tinggal di rumah saudaranya tidak jauh dari rumahnya yang dirobohkan warga. “Saya sangat terharu karena warga secara gotong royong membangun rumah,” imbuh dia.

[Berita ini sebelumnya ditayangkan di republika dengan judul : Saking Cintanya, Warga Sukabumi Justru Robohkan Rumah Kades]

 

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

Latest News

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu disebut Interferon Alpha 2b Human...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar yang menggembirakan itu datang dari...

Positif COVID-19, Putri Spanyol Meninggal Dunia

SPANYOL (wahidnews.com) – Kabar duka datang dari Kerajaan Spanyol. Putri Kerajaan Spanyol, Maria Teresa dari Bourbon-Parma meninggal dunia pada hari kamis tanggal 26 Maret...

Komunitas Muslim di Inggris Bersatu Lawan Virus Corona

London (wahidnews.com) - Wabah virus covid-19 masih melanda negara Inggris. Dalam rangka merespon wabah tersebut, Badan amal Muslim Hands yang berbasis di Nottingham telah...

Popular Post

Selamat Jalan Malaikat Kecilku…

Oleh : Farah RizaTubuh mungil berbungkus kafan putih itu menebar aroma melati. Derai air mata pun membasah di dada kami kala itu. Melepasmu untuk...

Muhasabah : Makna Bertambahnya Usia

Oleh : Ova YantiHari ini, genap sudah usiaku tiga puluh tahun. Merenungi tentang usia, tidak salahlah kalau aku, menghubungkannya dengan hari yang biasa disebut...

Di Balik Kalimat “Semua Akan Indah Pada Waktunya”

Kali ini kita membahas tentang kalimat, "akan indah pada waktunya". Menulis atau mengucapkan kata-kata merupakan hak yang bebas dilakukan oleh siapapun, tanpa terkecuali. Namun, pernahkah...

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para Wanita

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para WanitaWanita, engkaulah racun, engkaulah madu. Dari dirimu pula generasi penerus akan dilahirkan, bahkan di tanganmu tempat pembentukan generasi...

Bersyukur Dengan Hati, Lisan dan Perbuatan

Oleh: Pipit Era MartinaMensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan kata ‘Alhamdulillah’ saja. Namun, ternyata ada beberapa cara mensyukuri nikmat...

More Articles Like This

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com