Kapan Batas Akhir Sholat Isya?

0
587
batas sholat isya

Ummat Islam memiliki kewajiban untuk melaksanakan sholat 5 waktu, yaitu subuh, dhuhur, ashar, maghrib dan isya’. Dalam menjalanakan kewajiban sholat 5 waktu tersebut, kita sangat ditekankan untuk sholat tepat waktu.

Masing-masing sholat memiliki durasi waktu pelaksanaan yang berbeda. Masing-masing memiliki limit waktu yang berbeda-beda. Ada yang panjang dan ada yang pendek. Waktu terpendek adalah sholat maghrib. Dan waktu terpanjang adalah sholat isya’.

Batas akhir sholat isya

Kapan batas akhir sholat isya’? Para ulama berbeda pendapat mengenai batas akhir sholat isya’ :

Pertama, ulama hanafiyah berpendapat bahwa batas akhir sholat isya’ adalah sebelum datangnya waktu subuh. Jadi tidak masalah dan sah jika mengerjakan sholat isya’ selama belum masuk waktu subuh.

Kedua, para ulama Malikiyah berpendapat bahwa batas akhir shalat isya’ sampai sepertiga atau pertengahan malam. Meskipun jika dikerjakan sebelum subuh, shalat tetap sah tapi hukumnya makruh.

Ketiga, para ulama syafi’iyah dan Hambali memiliki pendapat yang sama. Mereka membagi waktu sholat isya’ menjadi dua :

  1. Waktu Ikhtiyari, yakni sejak hilangnya mega merah di ufuk barat sampai sepertiga malam pertama atau tengah malam.
  2. Waktu Waktu dharuri, menurut pendapat lain diistilahkan dengan waktu jawaz (toleransi).
    Bagi mereka yang berada dalam kondisi normal, bisa melaksanakan shalat isya’ selama waktu ikhtiyari. Dan tidak boleh mengerjakannya di waktu dharuri atau waktu jawaz, kecuali jika ada udzur. ((at-Tarjih fi Masail Thaharah wa Shalat, 132 – 138)

Dalam al-Mustau’ib dinyatakan,

وآخر وقتها المختار ثلث الليل؛ وعنه نصفه، ويبقى وقت الجواز والضرورة إلى طلوع الفجر الثاني

Waktu terakhir shalat isya sampai sepertiga malam. Dan ada riwayat darinya, sampai tengah malam. Dan sisanya waktu jawaz dan dharurat sampai terbit fajar subuh. (al-Mustau’ib, 1/125).

Kesimpulan :

Agar sholat isya’ menjadi lebih sempurna, sebaiknya kerjakan sholat isya’ tepat waktu, dan upayakan sholat isya’ dikerjakan sebelum tengah malam atau sebelum sepertiga malam, meskipun jika dikerjakan setelah waktu tengah malam atau sepertiga malam, sholat kita tetap sah apalagi jika ada udzhur syar’i.

 

Referensi : Kkonsultasi Syariah