24.7 C
Jakarta
Sunday, January 24, 2021
Array

Ingin Dapat Penghasilan dari Iklan Youtube? Ini Syaratnya

Must Read

Antara Banjir Dan Kegagalan Sistem Kapitalisme

Banjir Buah Kegagalan Sistem Kapitalisme Oleh: Devita Deandra (Aktivis Muslimah) Awal tahun 2021 ini di warnai duka dan bencana yang datang...

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat?

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat? Oleh : Fani Ratu Rahmani (Aktivis dakwah dan Penulis) Istilah golput atau golongan putih ini sudah...

Kampus Merdeka: Kala Akademisi Tunduk pada Titah Korporasi

Kampus Merdeka: Kala Akademisi Tunduk pada Titah Korporasi Oleh : Ummu Hanan (Aktifis Muslimah) Konsep kampus merdeka memunculkan pro dan kontra....




Wahidnews.com, LONDON –¬†Perusahaan layanan penayangan video berbasis daring, Youtube, memberlakukan satu aturan baru bagi pemilik channel yang ingin meraup untung dari iklan yang berseliweran. Seperti dilansir BBC, channel baru harus meraih paling tidak 10 ribu views (penayangan) sebelum akhirnya dipertimbangkan untuk bergabung dalam Youtube Partner Program (YPP). Bergabung dalam YPP artinya suatu channel memiliki peluang untuk mendapat keuntungan dari iklan yang tayang.

Setelah dinyatakan berhak masuk dalam YPP, pihak Youtube kemudian akan mengevaluasi apakah chamnnel yang bersangkutan mematuhi seluruh peraturan, sebelum akhirnya channel tersebut diizinkan untuk mendapat “jatah” tayangan iklan. Perusahaan menilai, cara ini bisa menekan duplikasi saluran dan channel palsu.

VP Product Management Youtube Ariel Bardin menjelaskan, setelah pemilik saluran meraih 10 ribu views dalam channel miliknya, maka pihaknya akan mereview aktivitas di akunnya. “Kalau semuanya baik-baik saja, kita akan bawa channel itu ke YPP dan mulai beriklan di sana,” ujar Bardin, Jumat (7/4).

Sementara itu, analis senior IHS Qingzhen Chen menilai bahwa sebetulnya tak sulit bagi pemilik channel untuk meraih views hingga 10 ribu. Apalagi, lanjutnya pengguna Youtube secara global mencapai miliaran. “Bahkan yang dihitung views, bukan langganan. Jadi kalau orang tidak melihat video secara utuh, yang penting sudah klik saja, itu sudah dihitung satu view,” katanya. Di tahun 2014, the New York Times menyebutkan bahwa tarif iklan di Youtube sebesar 7,6 dolar AS per 1.000 views. N Sapto Andika Candra (ROL)

 

0
0
vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
- Advertisement -

Latest News

Antara Banjir Dan Kegagalan Sistem Kapitalisme

Banjir Buah Kegagalan Sistem Kapitalisme Oleh: Devita Deandra (Aktivis Muslimah) Awal tahun 2021 ini di warnai duka dan bencana yang datang...

More Articles Like This

0 0 vote
Article Rating
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x