33.8 C
Jakarta
Thursday, November 26, 2020
Array

Pemerintah Diminta Buat Peraturan yang Jelas terkait Pemblokiran Situs

Must Read

Dijemput Petugas Medis, Satu Guru Honorer Warga Ledug Banyumas Positif Covid-19

BANYUMAS – Seseorang warga Desa Ledug, Kecamatan Kembaran dijemput petugas medis. Penderita laki- laki berumur 36 tahun ini dijemput...

Murid SD Panambangan Cilongok Dibubarkan Saat Pelajaran Sedang Berlangsung

PURWOKERTO – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Panambamgan pada Senin (23/ 11) pagi masih berjalan. Sesuai instruksi Bupati...

Apa itu Ghibah?

Hati-hati nih, musim pemilu musim ghibah ya? Saya juga harus ekstra waspada nih. Ghibah kan tidak harus lewat mulut....




WahidNews.com, Jakarta – Sejumlah media online mengalami pemblokiran oleh Kominfo beberapa waktu lalu karena dianggap bermuatan hoax dan menyebarkan konten ilegal. Media yang diblokir, notabene adalah media Islam.

Dalam hal ini, anggota Komisi I DPR RI, Sukamta mengatakan, dalam penindakan media online, sebaiknya pemerintah membuat aturan yang jelas, agar stigma membungkam kebebasan berpendapat itu hilang.

“Ditakutkan karena tidak jelasnya peraturan dalam pemblokiran ini, maka beredar isu bahwa pemerintah membungkam kebebasan berpendapat,” ujarnya kepada Kiblat.net, Sabtu (07/01).

Ia berpendapat, bahwa selama ini dengan ketidakjelasan peraturan dalam pemblokiran ini, maka ada sebagian situs yang baik malah diblokir.

“Harus dibuat peraturan pemblokiran itu, nyatanya ada situs yang seharusnya diblokir tapi tidak diblokir, sedangkan yang baik-baik mestinya nggak diblokir malah diblokir,” terangnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Pers, Imam Wahyudi menilai, jika Media Pers Legal seharusnya tidak boleh dilakukan pemblokiran atau pembredelan.

“Jika memang pers, itu tidak boleh dibredel. Nggak bisa dibredel oleh pemerintah, jika memang pers. Artinya secara substansi dan secara legal formal masuk dalam pers,” terang Imam. (Sumber : kiblat.net)

0
0
vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
- Advertisement -

Latest News

Dijemput Petugas Medis, Satu Guru Honorer Warga Ledug Banyumas Positif Covid-19

BANYUMAS – Seseorang warga Desa Ledug, Kecamatan Kembaran dijemput petugas medis. Penderita laki- laki berumur 36 tahun ini dijemput...

Murid SD Panambangan Cilongok Dibubarkan Saat Pelajaran Sedang Berlangsung

PURWOKERTO – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Panambamgan pada Senin (23/ 11) pagi masih berjalan. Sesuai instruksi Bupati Banyumas, PTM oleh sekolah- sekolah...

Apa itu Ghibah?

Hati-hati nih, musim pemilu musim ghibah ya? Saya juga harus ekstra waspada nih. Ghibah kan tidak harus lewat mulut. Tapi bisa lewat BBM, Whatsapp,...

Rezeki Titipan Allah – AA Gym

Yang pertama, Surat Hud ayat 6, وَمَا مِنۡ دَآ بَّةٍ فِى الۡاَرۡضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزۡقُهَا وَ يَعۡلَمُ مُسۡتَقَرَّهَا وَمُسۡتَوۡدَعَهَا‌ؕ كُلٌّ فِىۡ كِتٰبٍ مُّبِيۡ Dan tidak...

Ustadz Adi Hidayat, LC., MA : Ini Kisah Nyata! Tentang Kematian Seorang Pramugari

Ada pramugari Saat saya ke Bekasi, lalu dia mencoba hijrah. Dia mulai bergabung dengan pengajian. Dia bertemu teman karena Allah (Lillah) pada pertemuan pengajian...

More Articles Like This

0 0 vote
Article Rating
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x