Mudahnya Berjualan di Marketplace

1
329
jualan online

Mudahnya Berjualan di Marketplace

Oleh : Bunda Haifa

Internet dan smartphone sudah akrab dalam keseharian sebagian masyarakat kita. Salah satu dampak dari familiarnya internet dan smarphone ini adalah, semakin meningkatnya transaksi online.

Penjual- penjual online, baik skala besar atau kecil kian menjamur bahkan media sosialpun secara perlahan seperti beralih fungsi menjadi pasar online. Barang-barang yang diperjualbelikan pun kian banyak variannya, tidak terbatas pada barang-barang tertentu tapi hampir sama dengan pasar nyata. Barang yang seperti bumbu dapur pun mudah kita temui di pasar dunia maya. Pelakunya lebih variatif dari segi usia mengingat menjual secara online lebih mudah dilakukan, bahkan tanpa mempunyai barang pun kita bisa menjadi pedagang.

Pasar-pasar di dunia nyata, seperti mall, pusat -pusat belanja yang menjadi tempat bertemunya penjual dan pembeli, ternyata di dunia maya pun juga tumbuh pasar. Fungsinya sama yaitu sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi.

Salah satu pasar dunia maya adalah marketplace. Kian hari kian banyak marketplace bermunculan sebagai jawaban akan kebutuhan masyarakat untuk bertransaksi online secara mudah dan aman. Marketplace merupakan sebuah website yang menyediakan tempat untuk disewa atau diberikan secara cuma-cuma kepada pejual untuk menjajakan produknya.

Selain menyediakan tempat berjualan, marketplace juga memberikan fasilitas lain demi mudah dan amannya transaksi online. Persis dengan sebuah mall yang berisi banyak pedagang dengan produknya masing-masing. Daya tarik utama dari matketplace adalah gratis (meski ada yang berbayar, tentu benefitnya lebih banyak yang berbayar daripada yang gratis) dan jaminan keamanan. Tokopedia.com dan Bukalapak.com adalah 2 contoh marketplace yang sangat familiar dalam keseharian kita.

Dari hasil pengamatan saya selama berkecimpung di marketplace, ada beberapa rangkuman mengenai baik dan buruknya berdagang di marketplace. Secara umum memang lebih mudah berjualan di marketplace, namun marketplace juga punya kelemahan. Ini yang harus kita perhatikan, jadi ketika memutuskan untuk berjualan di marketplace, kita bisa mengantisipasi berbagai halangan lalu memanfaatkan secara maksimal keuntungan atau kemudahannya.

jualan di marketplaceKeuntungan

1. Memangkas cost untuk membuat sebuah toko online. Kita hanya cukup mendaftarkan toko kita ke sebuah marketplace lalu mengunggah produk yang ingin dijual. Meskipun di marketplace disediakan juga fitur toko berbayar tapi relatif lebih murah daripada toko online. Bagi penjual yang belum mampu membuat toko online, bisa memanfaatkan marketplace ini.

2. Relatif lebih aman karena dimarketplace biasanya menggunakan rekening bersama. Jadi pembeli melakukan pembayaran ke rekening marketplace, bukan ke rekening penjual secara langsung.

3. Potensi pasar yang sangat besar dan lebih global. Sebuah mall di dunia nyata saja hanya dikunjungi oleh penduduk sekitar mall atau hanya dalam satu wilayah, tapi mall online seperti marketplace pengunjungnya dari lintas provinsi, pulau, lintas negara, bahkan lintas benua.

4. Marketplace menyediakan tools atau fasilitas yang memudahkan kita melakukan aktivitas penjualan, seperti, kita tidak perlu menghitung total belanja seorang pembeli bahkan format alamat yang nantinya akan tertempel di paket saja sudah disediakan. Tombol promosi untuk mempromosikan otomatis produk kita juga disediakan. Singkatnya, kita seperti mempunyai asisten online bila berjualan di marketplace.

5. Ada beberapa marketplace yang memberikan tips dan trik berjualan secara berkala kepada para penjualnya, jadi bukan hanya menyediakan tempat, tapi juga memberikan semacam pelatihan agar penjual sukses berjualan. Komunitas antar penjual juga dibentuk dengan berbagai kegiatan positif yang berhubungan dengan jual beli atau kegiatan sosial, seperti santunan. Itu hal yang sangat positif, bukan ?

Kelemahan

1. Persaingan sangat terbuka sehingga terkesan seperti saling banting harga antara penjual satu dan penjual lain. Tapi ini ada sisi menguntungkannya juga bagi pembeli, terutama pembeli dalam jumlah besar dengan tujuan untuk dijual kembali atau reseller karena mempunyai banyak pilihan ketika ingin mencari satu produk, tentunya dicari yang harga paling murah dengan pelayanan terbaik.

2. Jaminan keberlangsungan toko tidak pasti. Tentunya keberlangsungan penjual tergantung pada keberlangsungan marketplace. Kalau marketplace ditutup, penjual tentu akan ikut tutup.

3. Banyaknya penjual barang yang sama membut prosentase terjualnya produk tersebut menjadi lebih kecil, terlebih bila kita tidak mengetahui bagaimana bersaing, tidak mengetahui berapa harga rata-rata produk tersebut. Sebenarnya harga bukan satu satunya pertimbangan bagi pembeli untuk memutuskan pembeli, hanya saja, kita jangan terlalu tinggi mengambil margin bila di marketplace. Namun satu hal yang jangan dilupakan, rezeki tidak pernah salah arah . Selama kita berusaha maksimal, melaksanakan cara-cara berjualan dengan baik, serahkan hasilnya kepada Sang Maha pemberi rezeki.