31.4 C
Jakarta
Monday, January 25, 2021
Array

Dianggap Melanggar Aturan, Jenggot Para Anggota Polisi Gorontalo Dicukur Paksa

Must Read

Antara Banjir Dan Kegagalan Sistem Kapitalisme

Banjir Buah Kegagalan Sistem Kapitalisme Oleh: Devita Deandra (Aktivis Muslimah) Awal tahun 2021 ini di warnai duka dan bencana yang datang...

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat?

Golput Meningkat, Demokrasi Menuju Sekarat? Oleh : Fani Ratu Rahmani (Aktivis dakwah dan Penulis) Istilah golput atau golongan putih ini sudah...

Kampus Merdeka: Kala Akademisi Tunduk pada Titah Korporasi

Kampus Merdeka: Kala Akademisi Tunduk pada Titah Korporasi Oleh : Ummu Hanan (Aktifis Muslimah) Konsep kampus merdeka memunculkan pro dan kontra....




Innalillahi wa inna ilaihi roji’un… Telah terjadi sweeping bagi anggota kepolisian yang memelihara jenggot di Gorontalo. Memelihara jenggot yang merupakan sunnah Rasulullah SAW dianggap sebagai perbuatan yang melanggar aturan.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Gorontalo Komisaris Besar (Kombes) Polisi Tri Maryanto memimpin langsung pengecekan anggotanya yang dianggap melanggar aturan, salah satunya terkait larangan memanjangkan jenggot. Sebanyak 50 anggota kapolda kepolisian Gorontalo langsung dicukur jenggotnya.

Selain jenggot, menurut Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo, AJun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bagus Santoso , yang menjadi larangan bagi anggota kepolisian adalah kumis dan rambut.

“Rambut, kumis dan jenggot anggota Polda dirapikan, karena kerapian merupakan bagian dari bentuk pelayanan terhadap masyarakat,” ujar AJun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bagus Santoso seperti dilansir republika, Selasa (12/7/2016).

AKBP Bagus Santoso berdalih bahwa pemotongan jenggot sudah merupakan kesepakatan internal dan perintah dari pimpinan Polda Gorontalo bahwa jenggot harus dirapikan. “Terkecuali personil lapangan, anggota Polda lainnya harus merapikan rambut, jenggot dan kumisnya, sebagai bentuk kesiapan saat melayani masyarakat dalam hal kerapian,” jelas AKBP Bagus.

AKBP Bagus mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan setiap satu bulan sekali pada saat jam pimpinan. “Yang melakukan pengguntingan adalah Kepala Satker masing-masing setelah memeriksa kesiapan kerapian anggotanya,” lanjut AKBP Bagus.

0
0
vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
- Advertisement -

Latest News

Antara Banjir Dan Kegagalan Sistem Kapitalisme

Banjir Buah Kegagalan Sistem Kapitalisme Oleh: Devita Deandra (Aktivis Muslimah) Awal tahun 2021 ini di warnai duka dan bencana yang datang...

More Articles Like This

0 0 vote
Article Rating
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x