Berita HOAX: Islam Dapat Sertifikat Perdamaian dari Unesco

0
921
unesco

Jakarta, WahidNews – Beberapa waktu yang lalu, tepatnya sejak hari sabtu, 9/7/16, ramai diberitakan tentang pemberian sertifikat Perdamaian pada agama Islam oleh Badan PBB Unesco. Dan sertifikat perdamaian tersebut diteken oleh direktur jenderal Unesco Irina Bokova yang menyatakan bahwa Islam sebagai agama paling damai di dunia.

Beberapa situs islam Indonesia merujuk pemberitaan itu pada Times Indonesia yang dipublikasikan pada 9 Juli 2016. Namun sebagaimana penelusuran yang dilakukan oleh GATRAnews, semua berita itu ternyata bersumber dari situs di India Junta Ka Reporter. Berita itu dirilis pada tanggal 4 Juli 2016, dan mengabarkan bahwa Unesco telah mengeluarkan pernyataan resmi bahwa Islam adalah agama paling damai di dunia.

Disebutkan pemberitan sertifikat itu adalah hasil kerjasama antara Unesco dengan organisasi Peace Foundation International.

“Setelah enam bulan analisis dan studi ketat, kami telah menyimpulkan bahwa Islam adalah agama yang paling damai,” ungkap Robert McGee, kepala studi banding Peace Foundation International dalam konferensi pers yang juga dihadiri oleh para pejabat UNESCO.

Namun setelah ditelusuri oleh GATRAnews, ternyata Unesco tidak mengeluarkan pernyataan apapun soal ini, demikian juga dengan Peace Foundation International.

Berita itu ternyata HOAX atau bohong. Dan sebenarnya Junta Ka Reporter adalah situs berita satire atau parodi. Meski ditulis dengan gaya jurnalistik, namun semua tulisan di situs junta ka reporter adalah bikinan pengelolanya.

Seandainya berita pengakuan Unesco terhadap Islam itu benar, maka pengakuan seperti itu tidak dibutuhkan. Islam tidak butuh sertifikat. Islam adalah agama yang rahmatan lil ‘alamin. Islam tidak membutuhkan pengakuan Unesco. Dan tidak ada gunanya pengakuan manusia. Islam sudah diakui oleh Allah sebagai agama yang paling sempurna.

“…..Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu….” (QS. Al Maidah ayat 3).