Array

Hikmah Diharamkannya Perjudian

Must Read

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar...

Oleh : Fatimah Az-Zahra

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya meminum khamar, berjudi, berkurban untuk berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” (Al Maidah: 90)

Setiap penyelewengan dari perintah Allah pasti ada hukuman di dalamnya. Terlepas dari ketundukan kita sebagai hamba, ternyata banyak sekali hikmah yang dapat dipetik ketika kita mematuhi perintah tersebut. Contohnya adalah judi. Ayat di atas cukup membuat kita kaum muslimin untuk senantiasa menjauhi judi. Dan jika kita melanggarnya, maka hukuman di akhirat pasti akan kita terima.

Terlepas dari hukuman di akhirat kelak, ternyata di dunia pun akan mendapat hukuman yang tak kalah mengerikan. Setidaknya ada lima dampak negatif dari perjudian bagi pelakunya, yakni:

Pertama, bahwa perjudian secara tidak langsung merusak syaraf. Sebab seluruh aktivitasnya terfokus pada judi itu saja, sehingga bisa dibilang saraf tersebut tak berkembang dari hari ke hari.

Kedua, bahwa semua perjudian akan diakhiri dengan kekecewaan. Sebab judi itu sendiri mengakibatkan kecanduan. Ketika dicoba dan menang, maka akan dicoba lagi untuk kedua, ketiga dan seterusnya. Dan sudah dipastikan bahwa tak ada satu pemain judi pun yang terus-terusan menang, ada kalanya dia kalah. Dan ketika kalah itulah akhirnya mengalami kekecewaan. Waktunya juga banyak terbuang percuma tanpa hasil yang jelas. Survey membuktikan bahwa orang yang dianggap sangat pandai dalam memainkan perjudian sekalipun ternyata mengalami kemiskinan di akhir hidupnya. Ini menunjukkan bahwa judi tak dapat menjanjikan apapun. Yang hari ini kaya, besok bisa menjadi miskin, dan sebaliknya. Ini menunjukkan ketidakpastian dari judi itu sendiri.

Ketiga, dalam perjudian, kemenangan atau kekalahan terjadi secara irrasional. Dimana tak ada cara yang pasti untuk bisa menang. Dengan begitu, akan sangat rentan terjadi permusuhan. Misalnya si A dan B bermain judi. Lalu si A selalu menang hingga si B pun akan menaruh curiga mengapa si A bisa menang terus-menerus. Jika terus berlanjut, ini akan sangat rentan terjadi permusuhan.

Keempat, bahwa sadar atau tidak, satu-satunya pihak yang mengalami keuntungan secara kontinyu adalah pihak yang menyediakan tempat perjudian itu. Misalnya club atau rumah tempat biasa orang-orang berjudi. Sedangkan pihak lain hanya menerima bagian yang rugi saja. Lihat sajalah berapa banyak orang yang akhirnya hidupnya terancam karena perjudian? Berapa banyak orang yang rela menggadaikan rumah dan tanahnya untuk berjudi? Berapa banyak orang yang sampai menghabiskan uang untuk kebutuhan keluarganya hanya untuk berjudi? Sungguh, perjudian adalah salah satu hal yang melenakan.

Kelima, orang yang berjudi, seandainya pun menang, mereka sama sekali tak memperhitungkan dalam membelanjakannya. Sebab mereka mendapat uang itu tanpa usaha dan kerja keras, sehingga cenderung boros juga dalam memakainya. Berbeda dengan orang yang bekerja untuk menghasilkan uang yang pastinya lebih jelas perincian uang keluarnya. Selain itu, orang yang mendapat uang dari hasil judi akan cenderung menjadi pemalas. Sebab mereka menganggap besok bisa mendapat uang lagi dengan cuma-cuma tanpa usaha dan kerja keras.

Sebenarnya masih banyak dampak buruk lainnya. Namun yang terpenting, kita menjadi semakin yakin bahwa tunduk pada aturan Allah adalah keharusan dan setiap aturan Allah pasti ada kebaikan di dalamnya. Walau begitu bukan berarti kita mengikutinya karena manfaatnya saja. Tetap harus sami’na wa atho’na, sedangkan hikmahnya itu anggap sajalah sebagai bonus.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

Latest News

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu disebut Interferon Alpha 2b Human...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar yang menggembirakan itu datang dari...

Positif COVID-19, Putri Spanyol Meninggal Dunia

SPANYOL (wahidnews.com) – Kabar duka datang dari Kerajaan Spanyol. Putri Kerajaan Spanyol, Maria Teresa dari Bourbon-Parma meninggal dunia pada hari kamis tanggal 26 Maret...

Komunitas Muslim di Inggris Bersatu Lawan Virus Corona

London (wahidnews.com) - Wabah virus covid-19 masih melanda negara Inggris. Dalam rangka merespon wabah tersebut, Badan amal Muslim Hands yang berbasis di Nottingham telah...

Popular Post

Selamat Jalan Malaikat Kecilku…

Oleh : Farah RizaTubuh mungil berbungkus kafan putih itu menebar aroma melati. Derai air mata pun membasah di dada kami kala itu. Melepasmu untuk...

Muhasabah : Makna Bertambahnya Usia

Oleh : Ova YantiHari ini, genap sudah usiaku tiga puluh tahun. Merenungi tentang usia, tidak salahlah kalau aku, menghubungkannya dengan hari yang biasa disebut...

Di Balik Kalimat “Semua Akan Indah Pada Waktunya”

Kali ini kita membahas tentang kalimat, "akan indah pada waktunya". Menulis atau mengucapkan kata-kata merupakan hak yang bebas dilakukan oleh siapapun, tanpa terkecuali. Namun, pernahkah...

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para Wanita

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para WanitaWanita, engkaulah racun, engkaulah madu. Dari dirimu pula generasi penerus akan dilahirkan, bahkan di tanganmu tempat pembentukan generasi...

Bersyukur Dengan Hati, Lisan dan Perbuatan

Oleh: Pipit Era MartinaMensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan kata ‘Alhamdulillah’ saja. Namun, ternyata ada beberapa cara mensyukuri nikmat...

More Articles Like This

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com