Kiat Memiliki Wajah Indah dan Bercahaya

0
320
bunga

Oleh: Elisa D.S.

Cahaya merupakan salah satu kebutuhan semua manusia di muka bumi. Siang hari ada matahari yang setia menyinari. Sedangkan bulan, bintang, serta lampu menjadi penerang dalam gelap gulita di waktu malam hari. Saat listrik padam, cahaya bisa diperoleh dari lilin, lampu emergency, atau lampu yang bisa menyala dengan menggunakan genset (generator set).

Coba bayangkan jika bumi tanpa cahaya. Pasti keadaan akan gelap gulita, bukan? Tak ada bedanya antara siang dengan malam. Manusia hanya bisa meraba-raba, tanpa tahu dengan pasti apa dan siapa yang ada di dekatnya. Alhamdulillah, Allah sudah memberikan kita nikmat berupa cahaya serta mata yang bisa melihat.

Sahabat Wahid, tahukah anda bahwa cahaya pun bisa dijumpai pada wajah-wajah manusia? Siapakah orang yang beruntung itu? Mereka adalah hamba-hamba-Nya yang sengaja bangun di sepertiga malam untuk melakukan qiyamul lail.

Tentang hal ini, pernah suatu ketika Hasan Al-Basri radiyallahu ‘anhu ditanya oleh seseorang, “Mengapa orang yang bertahajud di waktu malam memiliki muka yang bagus?”

Hasan Al-Basri menjawab, “Karena mereka menyendiri bersama Tuhan-nya pada malam hari, kemudian Allah memberikan kepada mereka sebagian dari cahaya-Nya.” (Al-Maqrizi, Mukhtasar Qiyaamallail).

Terkait dengan ini pula, Imam Ibnul Qayyim pernah berkata, “Sesungguhnya sholat malam itu dapat memberikan sinar yang tampak di wajah dan membaguskannya. Sebagian istri memperbanyak melaksanakan sholat malam. Ketika ditanyakan kepada mereka mengenai hal tersebut, mereka menjawab, “Sholat malam itu dapat membaguskan wajah dan kami senang bila wajah kami menjadi lebih bagus”.

Firman Allah Subhanallahu wa Ta’ala tentang keutamaan qiyamul lail diantaranya adalah sebagai berikut:
“Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (Q.S. Al Israa’: 79).

“Dan sebutlah nama Rabb-mu pada (waktu) pagi dan petang. Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari.” (Al-Insaan: 25-26).

“Dan pada sebagian malam hari shalat Tahajjud-lah kamu ….” (Al-Israa’/17: 79).

Diriwayatkan dari Jabir r.a, bahwa ia berkata: Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya di waktu malam itu terdapat suatu waktu yang jika saja bertepatan dengan waktu itu seorang hamba muslim memohon kebaikan kepada Allah berkenaan dengan urusan dunia dan akhirat, sudah pasti Allah akan memberikannya kepadanya. Waktu itu terdapat pada setiap malam.” (HR. Muslim).

Rasullullah SAW bersabda, “Wahai manusia, sebarkanlah salam, beri makanlah, sambung tali kasih, sholat malamlah saat orang pada terlelap, maka masuklah surga dengan selamat”. (HR. Al-Hakim, Ibnu Majah, At-Tirmidzi).

Dalam hadits lain disebutkan juga bahwa Rasullullah SAW bersabda, “Allah paling dekat dengan hamba-Nya pada akhir pertengahan malam. Oleh karena itu, jika kamu sanggup untuk menjadi orang yang mengingat Allah pada saat itu, maka kerjakanlah”. (HR.Imam Tarmidzi)

Sholat malam amat mudah dan ringan dilakukan jika sudah menjadi good habit atau kebiasaan yang baik. Jika belum terbiasa, mungkin agak susah di awal-awal pengerjaannya, tapi bukan tidak mungkin untuk dilakukan. Berikut ini beberapa tips sederhana agar kita bisa bangun di malam hari untuk qiyamul lail:
1. Berdoa sesudah sholat Isya atau sebelum tidur agar bisa melakukan sholat malam.
2. Hindari kebiasaan begadang untuk sesuatu yang kurang penting.
3. Minum segelas air dan memasang alarm. Insya Allah, saat mata terbuka dari lelap untuk mematikan alarm, ada keinginan untuk segera buang air kecil. Inilah kesempatan kita, segera bangun, berwudlu, dan sholat.
4. Menerapkan qiyamul lail selama dua minggu berturut-turut. Jika rutinitas ini dilakukan empat belas hari tanpa jeda, insya Allah, lama kelamaan akan menjadi kebiasaan baik. Dan bisa dipastikan, akan ada sesuatu yang hilang saat kita meninggalkan sholat malam ini.

Sahabat Wahid, dari penjelasan di atas, ternyata begitu banyak kemudahan yang diberikan Allah Subhaanallahu wa Ta’alaa pada hamba-Nya yang melakukan qiyamul lail. Mulai dari pengampunan dosa, dikabulkannya semua permohonan kita, memperoleh kebaikan dunia dan akhirat, hingga wajah kita pun bercahaya dan berseri-seri saat dibangkitkan nanti.

Semoga kita termasuk dalam golongan hamba-hamba-Nya yang menjadi penggiat sholat malam. Insya Allah. Aamiin.

Wallaahu a’lam bish-showab.

Gresik, 30 Jumadaats Tsaaniyati 1437 H/8 April 2016