Saat Giliran Itu Tiba

Must Read

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar...

Oleh: Elisa Dwi Susanti

“No antri C25.” Suara resepsionis terdengar dari lobby RS. Semen Gresik. Setelah proses pendaftaran, pasien antri lagi di poli umum atau poli spesialis untuk bertemu dokter.
Macam-macam aktifitas yang terlihat di ruang tunggu tersebut. Mulai dari berbincang ringan dengan teman sebelahnya, membaca koran, hingga pemandangan yang sudah umum. Sibuk dengan gadget masing-masing.

Satu per satu pasien masuk dan keluar dari ruang dokter. Terkadang, mereka langsung menuju apotek untuk membeli obat. Tetapi banyak juga yang harus memenuhi persyaratan medis terlebih dahulu untuk pemeriksaan berikutnya atau keperluan operasi, seperti periksa darah, rontgen ataupun fisioterapi.

Seperti itulah salah satu contoh antri di Rumah Sakit yang menggambarkan antri di kehidupan dunia pada umumnya. Jika ada persyaratan yang kurang, masih bisa ikhtiar lagi untuk kelengkapannya. Namun … bagaimana jika kita sudah berbaris menunggu giliran di padang mahsyar? Bisakah kita kembali ke kehidupan duniawi untuk melengkapi kekurangan akan bekal yang dibawa pulang?

Sahabat Wahid, sesungguhnya kehidupan di dunia adalah fana dan hanya sementara. Sebagaimana firman Allah dalam Q.S. Al-Hadiid: 20-21 yang berarti, “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar”.

Nah, selagi menunggu giliran akan kematian sebagai gerbang menuju kehidupan akhirat nan kekal, sudah seharusnya kita menyiapkan perbekalan yang cukup. Karena bila ajal sudah menjemput, maka tak ada lagi kesempatan untuk memenuhi persyaratan yang kurang untuk masuk ke tempat idaman, yakni Jannah-Nya.

Persyaratan seperti apa yang harus dilengkapi setiap insan agar bisa berbahagia di kehidupan yang kekal? Tentu saja, selain memperbanyak amal sholeh, poin utama adalah memperbaiki kualitas shalat fardlu dan memperbanyak shalat sunnah.

Shalat merupakan ibadah yang lebih besar keutamaannya dibandingkan ibadah lain. Dan amalan yang pertama kali dihisab adalah shalat, seperti yang diterangkan dalam firman dan hadist-hadist di bawah ini:
“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al-Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. Al-Ankabuut: 45).

Dari Abu Hurairah, beliau mendengar Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala mengatakan, “Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?” Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.”

“Bilamana shalat seseorang itu baik maka baik pula amalnya, dan bilamana shalat seseorang itu buruk maka buruk pula amalnya.” (HR. Ath-Thabarani).

“Sesungguhnya pertama kali yang dihisab (ditanya dan diminta pertanggungjawaban) dari segenap amalan seorang hamba di hari kiamat kelak adalah shalatnya. Bila shalatnya baik maka beruntunglah ia dan bilamana shalatnya rusak, sungguh kerugian menimpanya.” (HR. Tirmidzi).

Sahabat Wahid, apakah cukup shalat saja sebagai bekal kita untuk pulang? Tentu saja tidak, karena siapa yang berani menjamin bahwa shalat kita benar-benar baik? Karena itulah, perbanyak ibadah lain untuk melengkapi pundi-pundi amal agar berat di timbangan. Mulai dari puasa, zakat, haji bagi yang mampu, berbakti kepada orang tua, membaca dan mempelajari Al-Qur’an, menjaga hubungan baik dengan sesama, membelanjakan harta di jalan-Nya, hingga yang paling sederhana, yakni sedekah dengan senyuman ikhlas.

Sahabat, jika persyaratan untuk sesuatu hal yang penting di kehidupan duniawi saja kita usahakan semaksimal mungkin, maka sudah seharusnya saya dan Anda berlomba-lomba dalam hal kebajikan dan takwa lebih intensif lagi … sebelum kesempatan untuk melengkapi persyaratan menuju Jannah-nya tertutup rapat.

Semoga bermanfaat.

Gresik, 6 Rajab 1437 H/14 April 2016

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

Latest News

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu disebut Interferon Alpha 2b Human...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar yang menggembirakan itu datang dari...

Positif COVID-19, Putri Spanyol Meninggal Dunia

SPANYOL (wahidnews.com) – Kabar duka datang dari Kerajaan Spanyol. Putri Kerajaan Spanyol, Maria Teresa dari Bourbon-Parma meninggal dunia pada hari kamis tanggal 26 Maret...

Komunitas Muslim di Inggris Bersatu Lawan Virus Corona

London (wahidnews.com) - Wabah virus covid-19 masih melanda negara Inggris. Dalam rangka merespon wabah tersebut, Badan amal Muslim Hands yang berbasis di Nottingham telah...

Popular Post

Selamat Jalan Malaikat Kecilku…

Oleh : Farah RizaTubuh mungil berbungkus kafan putih itu menebar aroma melati. Derai air mata pun membasah di dada kami kala itu. Melepasmu untuk...

Muhasabah : Makna Bertambahnya Usia

Oleh : Ova YantiHari ini, genap sudah usiaku tiga puluh tahun. Merenungi tentang usia, tidak salahlah kalau aku, menghubungkannya dengan hari yang biasa disebut...

Di Balik Kalimat “Semua Akan Indah Pada Waktunya”

Kali ini kita membahas tentang kalimat, "akan indah pada waktunya". Menulis atau mengucapkan kata-kata merupakan hak yang bebas dilakukan oleh siapapun, tanpa terkecuali. Namun, pernahkah...

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para Wanita

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para WanitaWanita, engkaulah racun, engkaulah madu. Dari dirimu pula generasi penerus akan dilahirkan, bahkan di tanganmu tempat pembentukan generasi...

Bersyukur Dengan Hati, Lisan dan Perbuatan

Oleh: Pipit Era MartinaMensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan kata ‘Alhamdulillah’ saja. Namun, ternyata ada beberapa cara mensyukuri nikmat...

More Articles Like This

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com