Menjadi Ibu Rumah Tangga Berpenghasilan di Rumah

1
506
kerja di rumah

Oleh : Bunda Haifa

Kini semakin banyak wanita yang berkarier di luar rumah dengan berbagai alasan dan motivasi. Beberapa alasan dan motivasi mereka antara lain : Aktualisasi diri, di sini wanita ingin melakukan hal-hal yang terbaik yang ia bisa.

Sebenarnya aktualisasi merupakan kebutuhan naluriah manusia. Manusia selalu ingin melakukan hal-hal yang prestatif dan cemerlang di masyarakat. Alasan dan motivasi selanjutnya adalah tuntutan ekonomi, di sini wanita melaksanakan fungsinya sebagai tulang punggung kedua. Ia mencari nafkah karena membantu suami untuk memenuhi kebutuhan hidup atau bahkan memang menggantikan tugas suami untuk mencari nafkah dikarenakan suami meninggal atau sakit berkepanjangan.

Dalam kondisi ini, tidak sedikit wanita yang terpaksa melakukannya karena mereka harus meninggalkan anak-anak sementara ia bekerja di luar rumah dari pagi hingga sore. Selajutnya adalah karena tututan orang tua yang sudah membiayanya menempuh pendidikan tinggi. Orangtua seringkali menuntut anaknya untuk bukan ‘hanya’ menjadi seorang ibu rumah tangga setelah menyelesaikan kuliahnya selama sekian tahun. Orangtua ingin anak perempuannya bisa dibanggakan dengan kariernya di sebuah kantor. “Percuma sekolah tinggi kalau hanya menjadi ibu rumah tangga”.

Mungkin seperti itulah pendapat orangtua. Lalu,kita akan menjadi serba salah dengan pilihan yang harus diambil,menjadi ibu rumah tangga atau wanita karier? Tidak sedikit orang memandang rendah seseorang yang memilih menjadi ibu rumah tangga,ditambah lagi si ibu rumah tangga sendiri cenderung merasa rendah diri dan kurang percaya diri dengan menjawab ,”hanya ibu rumah tangga biasa” ketika ditanya apa pekerjaannya. Kenapa ibu rumah tangga seringkali dipandang lebih rendah? Salah satu sebabnya ibu rumah tangga tidak berpenghasilan sebagaimana wanita karier pada umumnya.

Namun, benarkah ibu rumah tangga tidak bisa berpenghasilan? Benarkah ibu rumah tangga harus menghabiskan waktunya untuk urusan domestik yang tidak ada habisnya sehingga membuatnya tampak kusut, tidak keren, dan tampak tidak terpelajar? Tidak sepenuhnya seperti itu. Uraian di bawah ini akan memberikan solusi bagi seorang ibu rumah tangga yang harus manjadi tulang punggung keluarga, yang harus membantu suami dalam meningkatkan kesejahteraan kelauarganya ,dan seorang ibu rumah tangga yang dipandang rendah karena tidak berpenghasilan.

Menjalankan bisnis online menjadi solusi atas permasalahan ibu rumah tangga yang telah saya tulis di atas. Bukan sekedar isapan jempol jika saya katakan menjalankan bisnis online itu sangat mudah dan menguntungkan. Tentu hal ini diperlukan kerja keras kita. Alasan saya kenapa menyebut bisnis online itu mudah dan menguntungkan adalah sebagai berikut :
– Berapapun modal yang kita miliki maka kita tetap bisa menjalankan bisnis ini selama ada komputer atau bahkan hanya handphone yang terhubung dengan internet. Jika kita ingin menjual suatu produk,misalnya jilbab maka kita tidak perlu membeli berkodi-kodi jilbab sebagaimana pada toko atau kios pada umumnya.

Bahkan sekarang kita bisa sama sekali tidak menyetok barang jika kita menjadi seorang dropshipper. Menjadi dropshipper berarti kita menjual barang milik toko lain namun tidak perlu membelinya secara putus. Kita cukup memasang foto atau gambar produk di toko online kita dan keuntungan akan kita dapat apabila berhasil menjual produk tersebut. Tentu harus diperhatikan mengenai syarat dan ketentuan syariat menjadi seorang dropshiper,ya.

Jika menjual makanan maka kita bisa menerapkan sistem made by order dimana pembeli membayar terlebih dahulu sebelum kita membuatkan makanan atau kue yang dipesan. Akan lebih mudah lagi apabila kita menjual jasa karena kita cukup memasang portofolio dari apa yang telah kita hasilkan atau memasang contoh dari kreasi kita. Apabila kita menjual jasa di bidang desain grafis maka kita cukup memasang beberapa contoh desain di toko online kita.
– Dapat dilakukan di rumah dan bahkan di mana saja dan kapan saja. Kita tidak harus meninggalkan anak-anak kita seharian di rumah. Tugas utama kita sebagai ibu yaitu mendidik dan mendampingi anakk-anak tetap dapat kita jalankan.

– Resiko lebih kecil terutama resiko stok menumpuk dan macet karena kita tidak perlu menyetok banyak barang jika memang kita menjual barang. Kita bisa mencarikan barang hanya bila konsumen membutuhkan.

– Lingkup pemasaran yang lebih luas. Hal ini dapat memberikan peluang untuk meraih keuntungan yang lebih banyak lagi. Selama kita rajin beriklan maka calon konsumen akan semakin banyak

– Banyak blog tidak berbayar atau bahkan jejaring sosial yang dapat kita jadikan sebagai toko permulaann untuk memasarkan barang atau jasa. Ada facebook, twitter, instagram,dan bahkan youtube.

Lalu bagaimana untuk memulai bisnis online ini?Berikut adalah langkah-langkah untuk memulai bisnis online:
– Sediakan komputer dan modem lalu mendaftarkan diri ke Internet Service Provider (ISP). Harga modem dan komputer saat ini relatif jauh lebih murah. Jika memang tidak ada komputer maka kita bisa memanfaatkan warnet. Tidak sedikit,lho ibu rumah tangga yang sebelum mempunyai komputer menjalankan bisnis onlinenya dari warnet. Mereka menghabiskan beberapa jam setiap harinya di warnet. Dengan keuletan, ketekunan, dan disiplin yang tinggi dipastikan kita dapat membeli sendiri komputer sehingga tidak perlu lagi ke warnet.

– Jika tidak mempunya komputer maka bisa menggunakan handphone yang kita punya. Tidak sedikit orang menjadi jutawan hanya dengan bermodalkan handphone,lho. Apalagi saat ini handphone canggih semakin murah.

– Pilihlah jenis bisnis online yang akan dijalani. Bisa menjual produk ataupun jasa. Hal yang harus diingat,memilih bisnis sesuai dengan hobi akan membuat kita lebih enjoy dalam menjalankannya dan biasanya bisnis yang dipilih berdasarkan hobi akan lebih bertahan lama.

– Buatlah sebuah toko online. Jika memiliki modal terbatas untuk membuat sebuat website maka dapat memanfaatkan blog tidak berbayar ataupun jejaring sosial seperti facebook. Facebook menyediakan fasilitas fanpage untuk penggunanya yang ingin menjalankan bisnis. Selain itu, instagram, twitter,dan jejaring sosial lainnya sangat memudahkan untuk memulai bisnis online. Saat ini sedang booming membuka toko online di marketplace,seperti tokopedia, bukalapak,shoppee,elevania,dan lain-lain yang semuanya bisa dioperasikan melalu smartphone kita.

– Setelah toko online selesai kita bangun maka kita bisa mulai mengiklankannya melalui berbagai jalur komunikasi,misalnya email, direktori bisnis, portal jual beli, forum jual beli, dan iklan baris dan tentu saja melalui jejaring sosial . Dan bersiapkan kebanjiran order.

Sangat mudah,bukan?