Hapus Dosamu Dengan Cara Ini!

2
394
dosaku banyak

Oleh : Riska Kencana Putri

Manusia dan dosa, sesuatu yang tidak dapat dipisahkan. Di mana ada manusia, di sana pasti terdapat noda. Tak ada manusia yang benar-benar bersih dari dosa, kecuali Rasulullah SAW, yang memang sudah dijamin Allah ma’shum (terbebas dari dosa).

Disadari atau tidak, dalam sehari kita bisa saja berbuat lebih dari satu dosa, baik yang disengaja atau tidak. Baik dosa yang berhubungan dengan diri sendiri maupun dengan orang lain; seperti sombong, riya’, ghibah, dzalim, riba bahkan meninggalkan shalat.

Coba saja kita tulis, amalan shalih dan keburukan yang kita buat dalam satu hari, lalu bandingkan! Jika kita mau jujur, daftar keburukan akan lebih banyak dari pada amalan shalih. Itu catatan kita, bagaimana dengan catatan malaikat? Bukankah di hari akhir nanti, catatan-catatan ini akan dihisab dan ditimbang, amalan atau dosa yang lebih berat?

Allah Maha Pengampun

Al Ghofar, salah satu nama Allah diantara 99 asma’ul husna, yang berarti Maha Pengampun. Allah akan memberikan ampunan kepada hamba-Nya yang bertaubat dan memohon ampun. Allah berfirman, “Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiyaya dirinya, kemudian mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S An Nisa : 110)

Allah sangat menyukai orang-orang yang bertaubat dan memohon ampunan-Nya. Sampai-sampai Rasulullah SAW bersabda, “Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya, jika saja kalian tidak pernah berbuat dosa, pasti Allah sudah melenyapkan kalian, kemudian mendatangkam suatu kaum yang berbuat dosa. Kemudian memohon ampun kepada Allah, lalu Allah pun akan mengampuni mereka.” (HR. Muslim)

Hadits di atas bukan berarti lantas kita bebas berbuat dosa. Itu menunjukkan betapa Allah sangat menyukai orang-orang yang memohon ampunan-Nya. Saat melakukan kesalahan, besar atau kecil, memohonlah ampun kepada Allah, niscaya Allah akan memberikan ampunan.

Sahabat WN yang dirahmati Allah…

Iblis sejatinya telah bersumpah untuk menyesatkan anak cucu Adam hingga mereka terjebak ke dalam dosa dan kemaksiatan. Namun, Allah -sekali lagi- adalah Maha Pengampun. Dia tidak akan pernah berhenti memberi ampunan.

Rasulullah SAW bersabda, “Iblis pernah berkata, ’Demi kemulian-Mu, aku tidak akan pernah berhenti menyesatkan hamba-hamba-Mu selama ruh masih menempel di badan mereka.’ Kemudian Allah berfirman, ’Demi kemuliaan-Ku dan keagungan-Ku, Aku tidak akan berhenti memberikan ampunan kepada mereka selama mereka meminta ampunan-Ku.’” (HR Ahmad dan al Hakim dalam kitab shahihnya dan disetujui oleh adz Dzahabi)

Beristighfarlah, Allah Hapuskan Dosamu!

Beristighfar hakikatnya memohon ampun. Bukan istighfar yang spontan keluar tanpa kesadaran. Sebaliknya, beristighfarlah dengan kesadaran dan penyesalan. Memohon ampun dan bertaubat, niscaya Allah akan memberikan ampunan.

Dosa manusia ibarat buih di lautan, sangat banyak dan tidak terhitung, akan tetapi ampunan Allah lebih luas dari itu. Bersegeralah bersujud memohon ampunan pada sanga Maha Pengampun. Karena jika tiba hari di mana taubat tidak lagi diterima, sungguh kita termasuk orang yang merugi.

Rasulullah SAW bersabda, “Allah berfiman, ’Wahai anak Adam, sesungguhnya engkau selama berdoa dan berharap kepada-Ku, maka Aku pasti akan memberikan ampunan kepadamu atas segala dosa-dosamu dan Aku tidak memperdulikan kecil dan besarnya dosa. Wahai anak Adam, andaikata dosa-dosamu sampai ke langit, kemudian engkau memohon ampunan kepada-Ku, maka pasti aku akan memberikan ampunan kepadamu. Wahai anak Adam, jika engkau datang kepada-Ku dengan membawa kesalahan sepenuh bumi, kemudian engkau bertemu dengan-Ku, tapi engkau tidak menyekutukan-Ku sedikitpun, maka pasti Aku akan datang kepadamu dengan membawa ampunan sepenuh bumi.” (HR Tirmidzi)

Dari Abdullah bin Basyar, dari Ibnu Majah dengan sanad yang shahih, ia berkata, aku mendengar Rasulullah saw bersabda, “Berbahagialah bagi orang yang di dalam catatan amal mereka menemukan istighfar yang banyak.”

Beruntungnya seseorang yang membawa catatan adalah surga, insya Allah