Array

Bagi Ilmunya, Dong?!

Must Read

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar...

Oleh : Newisha Alifa

Berapa tahun yang lalu, saya pernah membaca sebuah kisah yang—menurut saya—sangat menginspirasi. Sebelumnya atas keterbatasan daya ingat, saya mohon maaf, jika terdapat kesalahan alur dalam kisah yang coba saya ceritakan ulang di bawah ini:

Alkisah ada seorang pemilik kebun jeruk yang sukses. Kualitas jeruk yang dihasilkan oleh kebunnya sangatlah baik, sebab si pemilik merawat kebunnya dengan telaten, dan menerapkan teknik khusus demi menjaga kualitas buah yang dihasilkan dari kebunnya. Namun di luar dugaan, ketika ada yang menanyakan rahasia mengapa jeruk dari kebunnya itu memiliki kualitas yang sangat baik, bapak pemilik kebun ini tidak sungkan-sungkan untuk membagi ilmunya. Beliau bahkan bersedia memberi cangkokan tanaman dari perkebunanannya kepada orang yang bertanya.

Anaknya pun heran kemudian bertanya, “Ayah, mengapa kau berikan rahasia kesuksesan kebun kita kepada orang itu? Tak takutkah engkau, bila setelah ia mengetahui rahasia kebun kita, ia akan menyaingi usaha kita? Maka jeruk kita takkan lagi istimewa, Ayah, karena tidak lagi dihasilkan dari kebun kita saja.”

Sang ayah dengan santai menjawab, “Tidak apa. Semakin banyak yang tahu, maka akan semakin banyak yang merasakan manfaatnya. Akan semakin banyak orang yang bisa menikmati jeruk berkualitas tidak hanya dari kebun kita.”

Ah, sekali lagi maafkan saya yang hingga tulisan ini dibuat, belum menemukan sumber kisahnya dengan alur, juga dialog aslinya. Namun izinkan saya untuk membedah hikmah apa yang hendak disampaikan dari kisah—yang entah nyata atau fiktif belaka—di atas.

Jangan takut berbagi ilmu dan manfaat kepada orang lain!

Jangan merasa, dengan mengajarkan ilmu yang kita miliki atau memberikan informasi yang kita ketahui kepada orang lain, maka hal tersebut akan merugikan kita, bahkan mengancam kenyamanan kita! Janganlah berpikir demikian!

Disebutkan dalam hadits shahih dari Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah segala amalannya, kecuali tiga perkara: shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakannya.” [HR. Muslim, Abu Dawud dan Nasa’i]

Boleh jadi untuk urusan infaq, shadaqah atau membelanjakan harta di jalan Allah, kita ini pol-polan, alias nggak perhitungan. Namun ketika membagi ilmu pada orang lain, kita lantas berubah jadi kikir. Kita langsung khawatir, dia yang kita ajari nantinya justru akan menjadi saingan kita. Bahkan, jangan-jangan nanti dia bisa jauh lebih pintar dari kita! Wah, bahaya nih, posisi kita bisa terancam!

Subhanallah! Apapun profesi kita saat ini; pelajar, mahasiswa, pekerja, pengusaha dan lain-lain, sebaiknya buang jauh-jauh pikiran negatif seperti di atas! Tak sadarkah kita, bahwa hari ini kita bisa membaca dan menulis berawal dari siapa? Adakah sekonyong-konyong kita langsung bisa melakukan banyak hal, tanpa ada yang mengajari sebelumnya? Totally otodidak? Wah ajaib sekali kalau benar begitu.

Apa yang kita miliki saat ini, toh sejatinya cuma titipan semata. Tak hanya harta, namun ilmu pun juga. Dan ingat! Kita bisa pintar atau mengerti banyak hal juga, tak lepas dari kehendak Allah! Pun, jika sewaktu-waktu nikmat ilmu tersebut mau Allah cabut, kita tak punya kuasa! Namanya juga TITIPAN. Makanya jangan sampai Allah murka atas sifat kikir kita dalam membagikan ilmu atau informasi yang bermanfaat pada orang lain.

Sadarlah, bahwa semakin banyak orang yang mendapatkan ilmu dari kita, kemudian mereka mengamalkannya, maka semakin banyak pula kebaikan dan berkah yang akan kita tuai nantinya. Dan Masya Allah! Bahkan pahala tersebut terus mengalir sekalipun kita sudah tiada! Dahsyat bukan ganjaran yang akan kita dapat?

Bagaimana, masih ragu untuk berbagi ilmu kepada orang lain? Yakin? Nggak kepingin dapat lebih banyak pahala dunia akhirat???
Bekasi, 13 Rajab 1437H | 20 April 2016

0
0
vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Latest News

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu disebut Interferon Alpha 2b Human...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar yang menggembirakan itu datang dari...

Positif COVID-19, Putri Spanyol Meninggal Dunia

SPANYOL (wahidnews.com) – Kabar duka datang dari Kerajaan Spanyol. Putri Kerajaan Spanyol, Maria Teresa dari Bourbon-Parma meninggal dunia pada hari kamis tanggal 26 Maret...

Komunitas Muslim di Inggris Bersatu Lawan Virus Corona

London (wahidnews.com) - Wabah virus covid-19 masih melanda negara Inggris. Dalam rangka merespon wabah tersebut, Badan amal Muslim Hands yang berbasis di Nottingham telah...

Popular Post

Selamat Jalan Malaikat Kecilku…

Oleh : Farah RizaTubuh mungil berbungkus kafan putih itu menebar aroma melati. Derai air mata pun membasah di dada kami kala itu. Melepasmu untuk...

Muhasabah : Makna Bertambahnya Usia

Oleh : Ova YantiHari ini, genap sudah usiaku tiga puluh tahun. Merenungi tentang usia, tidak salahlah kalau aku, menghubungkannya dengan hari yang biasa disebut...

Di Balik Kalimat “Semua Akan Indah Pada Waktunya”

Kali ini kita membahas tentang kalimat, "akan indah pada waktunya". Menulis atau mengucapkan kata-kata merupakan hak yang bebas dilakukan oleh siapapun, tanpa terkecuali. Namun, pernahkah...

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para Wanita

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para WanitaWanita, engkaulah racun, engkaulah madu. Dari dirimu pula generasi penerus akan dilahirkan, bahkan di tanganmu tempat pembentukan generasi...

Bersyukur Dengan Hati, Lisan dan Perbuatan

Oleh: Pipit Era MartinaMensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan kata ‘Alhamdulillah’ saja. Namun, ternyata ada beberapa cara mensyukuri nikmat...

More Articles Like This

0 0 vote
Article Rating
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x