Syiah dan Palestina

Must Read

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar...

Jakarta (wahidnews.com) – Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Islam yang berlangsung dari Minggu (06/03) hingga Senin (07/03) di Jakarta, menghasilkan salah satu deklarasi bahwa OKI akan menguatkan dukungan politis untuk menghidupkan kembali proses perdamaian Palestina-Israel.

Isu Palestina dalam KTT OKI tersebut mendapatkan berbagai dukungan. Semua negara OKI mendukungnya, termasuk publik Indonesia apa pun motivasi dan ideologinya. Menurut Ust.Hakimuddin Salim (Alumnus Islamic University of Madinah), hal tersebut merupakan hal yang sangat positif. Inilah yang namanya kemenangan nilai. Saat agenda yang kita perjuangkan, ikut didukung dan disuarakan lain barisan. Meski bukan kita yang dapat bertepuk tangan.

Tak terkecuali barisan pro Syiah. Beberapa aktivis Syiah dan pendukungnya dari kalangan liberal ikut angkat suara soal Palestina. Statement-statement heroik dari mereka pun bermunculan. Sebagian malah meng-klaim sebagai donatur utama. Namun, apa benar selama ini Rafidhah lah yang membantu Hamas?

Beberapa hari yang lalu, saat acara Multaqo Dirosat ‘Ulya di Madinah, Syaikh Mahraan menegaskan fakta sebenarnya. Ulama muda asal Palestina itu mengatakan, bahwa Hamas selama ini memang terbuka menerima dana dan dukungan dari siapa saja demi pembebasan Palestina. Baik dari negara Barat, Komunis, apalagi Syiah.

Bahkan canda beliau, Setan sekalipun kalau mau nyumbang dana, Hamas akan terima dengan tangan terbuka. Tapi, semua itu tanpa ada syarat! Hamas akan menolak syarat apa pun dari donatur, terutama jika itu bertentangan dengan prinsip perjuangan dan nilai dasar Islam.

Seperti saat Iran menawarkan pembangunan sebuah masjid di Gaza. Mereka mensyaratkan masjid itu harus diberi nama Imam Khomeini. Tentu saja Hamas menolak syarat ini. Mereka tidak sudi Palestina menjadi ajang propaganda dan menarik simpati. Konon sampai saat ini, masjid tersebut tak kunjung dibangun.

Syaikh Mahraan mengingatkan akan kebiasaan Syiah selama ini dalam meng-eksploitasi isu-isu yang menarik simpati publik. Seperti soal Revolusi Islam, anti Amerika, termasuk isu Palestina. Sebagaimana mereka telah sukses mengangkat tema cinta Ahlul Bait, meski ‘Ali bin Abi Thalib RA dan segenap Ahlul Bait sendiri, baraa’ (berlepas diri) dari mereka.

Tentu kita juga ingat, konflik antara Milisi Syiah Hizbullah dengan Zionis Israel di dataran tinggi Golan satu dasa warsa yang lalu. Saat itu Hizbullah mendapatkan simpati yang luar biasa dari dunia Islam. Bahkan Grand Syaikh Al-Azhar sempat menggelari Hasan Nashrullah sebagai Mujahid Islam. Namun seiring berjalannya waktu, sandiwara itu terungkap. Israel tak dirugikan apa-apa dari kontak senjata pura-pura itu. Malahan kini Hizbullah terbukti terlibat aktif membantu rezim Syiah Nushairiyah dalam membantai Muslimin di Syiria.

Yang teranyar, soal uji coba rudal balistik milik Iran. Rudal itu bertuliskan “Israel Must be Wiped Out”. Kita tunggu saja apakah rudal itu akan benar-benar menghantam dan meluluh-lantakkan Israel? Atau itu cuma “kura-kura dalam perahu” seperti biasanya?

Yang pasti, sejarah telah mencatat, pencetus dan pelopor utama ideologi Syiah adalah seorang zindiq bernama Abdullah bin Saba’. Ia seorang Yahudi asal Yaman yang menyamar sebagai Muslim untuk melakukan infiltrasi. Lantas dibakar hidup-hidup oleh Imam ‘Ali RA sendiri karena bersikukuh menuhankannya. Jika di zaman ini Rafidhah memusuhi bahkan menyerang Israel, itu jeruk makan jeruk namanya…

Dikutip dari tulisan Ust.Hakimuddin Salim di facebook

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

Latest News

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu disebut Interferon Alpha 2b Human...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar yang menggembirakan itu datang dari...

Positif COVID-19, Putri Spanyol Meninggal Dunia

SPANYOL (wahidnews.com) – Kabar duka datang dari Kerajaan Spanyol. Putri Kerajaan Spanyol, Maria Teresa dari Bourbon-Parma meninggal dunia pada hari kamis tanggal 26 Maret...

Komunitas Muslim di Inggris Bersatu Lawan Virus Corona

London (wahidnews.com) - Wabah virus covid-19 masih melanda negara Inggris. Dalam rangka merespon wabah tersebut, Badan amal Muslim Hands yang berbasis di Nottingham telah...

Popular Post

Selamat Jalan Malaikat Kecilku…

Oleh : Farah RizaTubuh mungil berbungkus kafan putih itu menebar aroma melati. Derai air mata pun membasah di dada kami kala itu. Melepasmu untuk...

Muhasabah : Makna Bertambahnya Usia

Oleh : Ova YantiHari ini, genap sudah usiaku tiga puluh tahun. Merenungi tentang usia, tidak salahlah kalau aku, menghubungkannya dengan hari yang biasa disebut...

Di Balik Kalimat “Semua Akan Indah Pada Waktunya”

Kali ini kita membahas tentang kalimat, "akan indah pada waktunya". Menulis atau mengucapkan kata-kata merupakan hak yang bebas dilakukan oleh siapapun, tanpa terkecuali. Namun, pernahkah...

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para Wanita

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para WanitaWanita, engkaulah racun, engkaulah madu. Dari dirimu pula generasi penerus akan dilahirkan, bahkan di tanganmu tempat pembentukan generasi...

Bersyukur Dengan Hati, Lisan dan Perbuatan

Oleh: Pipit Era MartinaMensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan kata ‘Alhamdulillah’ saja. Namun, ternyata ada beberapa cara mensyukuri nikmat...

More Articles Like This

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com