Rasulullah SAW Pun “Takut” Gerhana

Must Read

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar...

Oleh : Riska Kencana Putri

Gerhana matahari total akan melintas di 12 provinsi di Indonesia pada tanggal 9 Maret 2016. Indonesia merupakan negara satu-satunya yang dapat menikmati gerhana matahari total di wilayah daratan. Oleh karena itu, banyak wisatawan maupun ilmuwan yang datang ke Indonesia untuk menyaksikan fenomena alam tersebut secara langsung.

Gerhana matahari merupakan peristiwa di mana matahari, bulan dan bumi berada dalam satu garis lurus. Saat itu, bulan berjalan melintas di antara matahari dan bumi, sehingga bayangan matahari tertutup oleh bulan. Hasilnya, bagian bumi yang dilewati bayangan ini akan menjadi gelap.

Banyak mitos mengenai gerhana yang beredar di masyarakat. Di jaman jahiliyah, mereka percaya bahwa gerhana menandakan akan kelahiran atau kematian seseorang. Sedangkan di Indonesia, khususnya masyarakat Jawa, meyakini bahwa saat terjadi gerhana, matahari sedang dimakan oleh Bathara Kala. Namun semua itu hanya dongeng yang sudah dipatahkan oleh hasil penelitian ilmuwan bahwa tidak ada hubungannya antara gerhana dengan mitos.

Berbeda zaman, berbeda cara penyikapan. Kini masyarakat Indonesia sangat antusias dengan kabar adanya gerhana matahari total. Seolah-olah ini adalah fenomena keren yang wajib mereka abadikan dengan cara selfie dan sejenisnya. Padahal, jika kita membaca sirah, Rasulullah SAW ketika gerhana justru merasa takut. Ketakutan beliau membuat tubuh beliau gemetar. Bukan takut kepada makhluk, melainkan takut jika kiamat disegerakan.

Abu Musa Al Asy’ari ra menuturkan, “Pernah tejadi gerhana matahari pada zaman Rasulullah SAW. Nabi lantas berdiri takut karena khawatir akan terjadi kiamat, sehingga beliau pun mendatangi masjid kemudian beliau melakukan shalat dengan berdiri, ruku’ dan sujud yang lama. Aku belum pernah melihat beliau melakukan shalat sedemikia rupa.” Nabi SAW kemudian bersabda, “Sesungguhnya ini adalah tanda-tanda kekuasaan Allah yang ditunjukkan-Nya. Gerhana tersebut tidaklah terjadi karena kematian atau hidupnya seseorang. Akan tetapi Allah menjadikan demikian untuk menakuti hamba-hamba-Nya. Jika kalian melihat sebagian dari gerhana tersebut maka bersegeralah untuk berdzikir, berdoa dan memohon ampun kepada Allah.” (HR Muslim)

An Nawawi rahimahullah menjelaskan mengapa Rasulullah SAW takut dan khawatir terjadi kiamat, di antaranya karena gerhana merupakan tanda yang muncul sebelum tanda-tanda kiamat seperti terbitnya matahari dari barat, keluarnya Dajjal atau bahkan tanda kiamat itu sendiri. (Syarh Muslim, 3/322)

Hendaknya seorang muslim merasa takut dan khawatir dengan datangnya gerhana sebagaimana Rasulullah SAW juga demikian. Bukan sebaliknya, merasa senang dan gembira karena bisa melihat fenomena langka. Tidakkah kita takut jika ini merupakan azab Allah atas dosa yang kita lakukan? Jadi, marilah perbanyak dzikir, berdoa, bersedekah dan memohon ampun kepada Allah sebagaimana yang telah Rasulullah SAW contohkan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

Latest News

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu disebut Interferon Alpha 2b Human...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar yang menggembirakan itu datang dari...

Positif COVID-19, Putri Spanyol Meninggal Dunia

SPANYOL (wahidnews.com) – Kabar duka datang dari Kerajaan Spanyol. Putri Kerajaan Spanyol, Maria Teresa dari Bourbon-Parma meninggal dunia pada hari kamis tanggal 26 Maret...

Komunitas Muslim di Inggris Bersatu Lawan Virus Corona

London (wahidnews.com) - Wabah virus covid-19 masih melanda negara Inggris. Dalam rangka merespon wabah tersebut, Badan amal Muslim Hands yang berbasis di Nottingham telah...

Popular Post

Selamat Jalan Malaikat Kecilku…

Oleh : Farah RizaTubuh mungil berbungkus kafan putih itu menebar aroma melati. Derai air mata pun membasah di dada kami kala itu. Melepasmu untuk...

Muhasabah : Makna Bertambahnya Usia

Oleh : Ova YantiHari ini, genap sudah usiaku tiga puluh tahun. Merenungi tentang usia, tidak salahlah kalau aku, menghubungkannya dengan hari yang biasa disebut...

Di Balik Kalimat “Semua Akan Indah Pada Waktunya”

Kali ini kita membahas tentang kalimat, "akan indah pada waktunya". Menulis atau mengucapkan kata-kata merupakan hak yang bebas dilakukan oleh siapapun, tanpa terkecuali. Namun, pernahkah...

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para Wanita

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para WanitaWanita, engkaulah racun, engkaulah madu. Dari dirimu pula generasi penerus akan dilahirkan, bahkan di tanganmu tempat pembentukan generasi...

Bersyukur Dengan Hati, Lisan dan Perbuatan

Oleh: Pipit Era MartinaMensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan kata ‘Alhamdulillah’ saja. Namun, ternyata ada beberapa cara mensyukuri nikmat...

More Articles Like This

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com