Jangan Kepo dengan Rezeki Orang Lain!

Must Read

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar...

Oleh : Newisha Alifa

Tidak sedikit manusia yang mendadak meriang ketika melihat orang lain mendapat rezeki yang lebih banyak darinya (baca: iri). Padahal setiap kita sudah diberikan rezeki sesuai takaran masing-masing oleh Allah Swt. Padahal, salah satu kunci kebahagiaan adalah rasa syukur.

Nah, salah satu cara untuk bisa mendapatkan rasa syukur ini adalah dengan TIDAK MEMBANDINGKAN apa yang kita miliki dengan apa yang dimiliki oleh orang lain. Kapan merdekanya dong kita ini, jika terus-menerus nelangsa melihat orang lain bahagia dengan hidupnya?

Bertahun-tahun lalu awal-awal bekerja, saya bersama teman-teman yang masih fresh graduated, tidak sungkan untuk saling memperlihat slip gaji satu sama lain. Hasilnya toh rata-rata sama, sesuai UMR. Nah, sampai di situ belum ada masalah.

Tapi kemudian, ketika di perusahaan selanjutnya, saya support satu dua aktivitas bagian Personalia dan akhirnya jadi tahu nominal gaji beberapa karyawan. Di situlah galau mulai melanda. Pasalnya saya mulai mikirin, “Kok si A yang ‘kelihatannya’ kerjaannya gitu-gitu aja gajinya lebih gede ya dari si B?”

Dan semakin berbahaya ketika mulai membandingkan dengan pendapatan sendiri. “Perasaan udah kerja jungkir balik, kok gaji saya malah lebih kecil yaa dari si dia?”

Nah, nah, nah! Nggak berasa nih, kufur mulai mendekat! Hampir di setiap perusahaan mesti ada aja deh kejadian kaya gitu. Orang lain dapat rezeki lebih, kita yang mendadak panas dingin! Padahal yang ngasih gaji juga bukan kita. Dan dari kelebihan rezekinya pun, sejatinya mereka TIDAK MERUGIKAN kita sama sekali.

Contohnya, di tempat saya bekerja sekarang, tiap menjelang tanggal gajian, index lembur masing-masing karyawan per bagian akan diedarkan. Jadi, satu sama lain bisa saling melihat SIAPA YANG LEMBURANNYA PALING BANYAK BULAN INI?

Bertahun-tahun kerja, tetap saja satu sama lain akan mengomentari pemasukan masing-masing. Walaupun nadanya bercanda, tetap saja kalau disebut-sebut terus akan menganggu perasaan yang mendengarkan juga.

Jangan kepo, jangan usil sama rezeki orang lain! Udah gitu aja.

Sometimes, kita tuh hanya melihat dari luarnya saja, tanpa tahu bahwa Allah punya perhitungan-Nya sendiri. Misalnya rezeki si X sebesar satu juta dan si Y dua juta rupiah. Kalau hanya sekilas, kesannya memang pendapatan si Y lebih besar dari si X. Tapi kalau kita mau lebih rinci lagi, ternyata kebutuhan hidup si Y ini juga lebih besar dari si X. Atau contoh lain, rezeki mereka yang masih melajang dan sudah menikah—apalagi punya anak – pasti hitung-hitungan Allah untuk keduanya berbeda.

Coba deh selalu diingat Ayat Al-Qur’an di bawah ini setiap kita mulai mempertanyakan rezeki kita kepada Allah, “Dan tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasinya (bagi siapa yang Dia kehendaki)? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang beriman.” (QS. Az-Zumar: 52)

Kalaulah kita sudah berusaha dan berdoa, masalah rezeki terbaik itu sudah tinggal urusan Allah. Dia Yang lebih tahu apa yang kita butuhkan atau sekadar kita inginkan. Dia Yang lebih tahu, apakah jika diberikan rezeki berlimpah, akan menjadi suatu hal yang baik, membuat kita semakin dekat dengan-Nya, atau sebaliknya? Membuat kita jadi kikir dan justru lupa pada kebaikan-Nya.

Jadi, jangan usil, kepo alias mau tahuuuu aja besaran rezeki orang lain. Fokus saja sama apa yang memang Allah takdirkan untuk kita, lalu syukuri! Jangan iseng-iseng mau tahu, ehhh… pada akhirnya kita yang nggak enak hati setelah tahu rezeki seseorang itu lebih besar dari kita.

Wallahu A’lam Bishowab.

Tambun, 19 Jumadil Akhir 1437H • 28 Maret 2016

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

Latest News

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu disebut Interferon Alpha 2b Human...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar yang menggembirakan itu datang dari...

Positif COVID-19, Putri Spanyol Meninggal Dunia

SPANYOL (wahidnews.com) – Kabar duka datang dari Kerajaan Spanyol. Putri Kerajaan Spanyol, Maria Teresa dari Bourbon-Parma meninggal dunia pada hari kamis tanggal 26 Maret...

Komunitas Muslim di Inggris Bersatu Lawan Virus Corona

London (wahidnews.com) - Wabah virus covid-19 masih melanda negara Inggris. Dalam rangka merespon wabah tersebut, Badan amal Muslim Hands yang berbasis di Nottingham telah...

Popular Post

Selamat Jalan Malaikat Kecilku…

Oleh : Farah RizaTubuh mungil berbungkus kafan putih itu menebar aroma melati. Derai air mata pun membasah di dada kami kala itu. Melepasmu untuk...

Muhasabah : Makna Bertambahnya Usia

Oleh : Ova YantiHari ini, genap sudah usiaku tiga puluh tahun. Merenungi tentang usia, tidak salahlah kalau aku, menghubungkannya dengan hari yang biasa disebut...

Di Balik Kalimat “Semua Akan Indah Pada Waktunya”

Kali ini kita membahas tentang kalimat, "akan indah pada waktunya". Menulis atau mengucapkan kata-kata merupakan hak yang bebas dilakukan oleh siapapun, tanpa terkecuali. Namun, pernahkah...

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para Wanita

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para WanitaWanita, engkaulah racun, engkaulah madu. Dari dirimu pula generasi penerus akan dilahirkan, bahkan di tanganmu tempat pembentukan generasi...

Bersyukur Dengan Hati, Lisan dan Perbuatan

Oleh: Pipit Era MartinaMensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan kata ‘Alhamdulillah’ saja. Namun, ternyata ada beberapa cara mensyukuri nikmat...

More Articles Like This

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com