Hadapi Masalah Dengan Cara Ini

0
483
ketika menghadapi masalah

Oleh : Riska Kencana Putri

Life is never flat, begitulah kira-kira jargon sebuah iklan makanan ringan. Ya, hidup memang tidak pernah “lempeng”, pasti ada likunya. Kadang diterpa badai masalah, kesedihan dan keputusasaan. Di lain waktu dihujani dengan kebahagiaan, kelimpahan dan kesuksesan. Tidak ada yang bisa menebak apa yang akan terjadi esok, ibarat roda yang terus berputar, semua ada gilirannya; kadang di atas atau di bawah.

Hidup akan terasa mudah jika berada di atas, limpahan harta, kebahagiaan bahkan kesuksesan ada di hadapan. Betapa hidup akan seperti cerita di negeri dongeng; happily ever after.

Sebaliknya, saat berada di bawah, bahkan di titik nadir, dunia seakan runtuh. Layaknya peribahasa; hidup segan, mati pun tak mau. Bahkan banyak yang merasa putus asa, hingga meregang nyawa.

***

Kehidupan yang fana ini merupakan ujian bagi orang mukmin. Allah memberi kesulitan, kedihan, sakit dan kesempitan sebagai cobaan. Allah hendak menguji hamba-hamba-Nya yang beriman, sebagaimana Dia telah berfirman, ”Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan, ’kami telah beriman’ sedang mereka tidak diuji lagi?” (Q.S Al Ankabut : 2)

Namun, meski begitu Allah pun tidak pernah membebani hamba-Nya dengan ujian yang berat, yang sekiranya tidak bisa dihadapinya.
“Allah tidak akan membebani seseorang di luar batas kesanggupannya.” (QS Al Baqarah : 286)

Semua janji dan firman-Nya adalah benar. Tidak pernah ada keraguan di dalamnya. Allah memberi ujian, cobaan, kesusahan dan kesempitan, namun Dia juga yang memberikan solusi, kekuatan, kemudahan dan kelapangan.

Allah telah berfirman dalam Q.S Al Insyirah ayat 5, “Maka sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.”

Dia meyakinkan lagi dengan mengulang ayat yang hampir sama, “Sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.” (Q.S Al Insyirah : 6)

***

Sahabat WN yang dirahmati Allah…
Terkadang saat masalah datang, kita sering mengeluh hingga lupa beristighfar. Padahal istighfar sangat penting peranannya dalam mengurai masalah yang kita hadapi.

Beristighfar artinya memohon ampun kepada Allah. Hal ini sering dilakukan oleh para Nabi.
Rasul shallallahu ’alaihi wasallam pun bersabda, “Barangsiapa memperbanyak istighfar, niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka” (HR. Ahmad dari Ibnu Abbas dan sanadnya dinilai sahih oleh al-Hakim serta Ahmad Syakir).

Bukankah Rasulullah Saw tidak pernah berdusta? Dengan istighfar, Allah karuniakan jalan keluar, kelapangan dan rizki dari arah yang tidak disangka.

Jadi, sudahkah kita beristighfar hari ini? Semoga dengan memperbanyak istighfar, Allah hapuskan dosa kita dan memberi jalan keluar dari setiap masalah yang kita hadapi. Aamiin.