Bunda, Yuk Sehatkan Bayimu Dengan Berjemur

0
493
menjemur bayi

Oleh: Pipit Era Martina

Setiap orang tua pastilah menginginkan agar bayinya selalu sehat. Banyak cara yang mereka tempuh untuk mempertahankan kesehatan buah hati mereka. Salah satunya adalah dengan menjemur bayi di bawah sinar matahari pagi. Sinar matahari dipercaya dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Bayi yang baru dilahirkan, fungsi hatinya belum bekerja dengan sempurna dalam pengolahan bilirubin. Dimana kadar bilirubin dalam darah si bayi sangat tinggi dan hal inilah yang menyebabkan bayi mengalami suatu proses fisiologis yang dapat menyebabkan bayi kuning.

Nah, untuk menghindari bayi dari kuning (tubuh dan lingkar mata yang berwarna kekuningan) salah satunya adalah dengan menjemur bayi di bawah sinar matahari pagi sekitar pukul 7-8 pagi. Karena sinar matahari pagi dipercaya mampu memberikan efek kesehatan alami bagi tubuh, baik bagi bayi maupun orang dewasa.

Manfaat sinar matahari pagi bagi tubuh bayi :

  1. Mengurangi resiko kuning pada bayi

Seringkali, para ibu mengeluhkan kondisi bayinya yang baru lahir mengalami kuning pada bagian tubuh dan juga mata. Kuning yang ada pada bayi ini bisa terjadi karena tingginya kadar bilirubin di dalam tubuh bayi. Bilirubin adalah pigmen kuning hasil pemecahan hemoglobin (Hb) yang ada di dalam hati. Nah dengan menjemur bayi di bawah sinar matahari pagi dapat mengurangi resiko bayi kuning. Karena, sinar matahari yang hangat bisa membantu menormalkan tingkat blirubin di dalam darah.

2. Membersihkan sisa-sisa lendir dari dalam tubuh bayi

Bayi yang baru lahir biasanya masih banyak menyisakan lendir dalam tubuh, karena proses pembersihan lendir pasca melahirkan belum tuntas. Dengan cara menjemur bayi dapat membantu mengeluarkan sisa lendir tersebut, biasanya melalui mulut.

3. Mengobati pilek

Bayi-bayi yang sedang pilek di usia dini, di anjurkan untuk menghindari obat-obatan dan menggantinya dengan cara menjemur bayi di bawah sinar matahari pagi. Cara ini berguna untuk mngencerkan dahak.

4. Mematikan kuman

Manfaat lain dari sinar matahari adalah mematikan kuman dan virus yang menempel pada tubuh bayi. Itulah sebabnya kenapa di anjurkan bagi para orang tua yang mempunyai bayi untuk memiliki pencahayaan langsung yang tembus ke dalam rumah, terutama kamar tidur.

5. Vitamin D

Sinar matahari juga menghasilkan vitamin D yang memiliki efek baik pada tubuh bayi. Dan juga dapat membantu pembentukan serta pertumbuhan tulang. Provitamin D yang ada pada manusia akan diubah menjadi vitamin D dengan bantuan sinar matahari yang amat baik bagi tulang.

Nah, bunda sudah tahukan manfaat dari sinar matahari pagi? Yuk, sehatkan si buah hati dengan memanjakannya di pagi hari dengan belaian kasih sayang di bawah hangatnya sinar mentari pagi. Tapi, perlu diketahui juga waktu-waktu yang tepat untuk menjemur bayi. Sinar matahari yang baik bagi kesehatan tubuh ialah di bawah jam 10.00.

Menjemur bayi tidak semudah yang dibayangkan, ada beberapa tips dan trik untuk menjemur bayi di pagi hari. Untuk para ibu muda yang belum berpengalaman dalam mengurus dan menjemur bayi, mari kita simak tata cara menjemur bayi dengan baik dan benar:

  1. Memilih waktu yang tepat

Sebelum memutuskan untuk menjemur bayi, ada baiknya kita mengetahui waktu yang baik untuk menjemur bayi. Ajak bayi bunda untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi pada pukul 07.00-08.00. Untuk bayi yang masih di bawah usia satu tahun, hindari berjemur di atas jam 08.00 pagi, karena pada saat itu sinar matahari telah mengandung sinar ultraviolet baik A maupun B. Paparan sinar ultraviolet tersebut dapat mengakibatkan kerusakan pada membrane kulit, menjadikan kulit merah, menimbulkan sensasi terbakar, serta dapat merusak mekanisme regenerasi sel kulit. Kita ketahui bahwa bayi di bawah usia satu tahun, kulitnya masih sangat sensitive.

2. Memilih tempat

Tentukan tempat dan lokasi yang agak tertutup, namun tetap terkena sinar matahari secara sempurna. Tempat yang jauh dari polusi atau debu jalan.

3. Posisikan bayi dalam pangkuan

Ketika menjemur bayi, posisikan bayi berada dalam pangkuan.

4. Jemur bayi dalam keadaan telanjang

Untuk menjemur bayi, sebaiknya bayi dalam keadaan telanjang. Baik sebelum ataupun sesudah mandi. Agar vitamin D yang terpancar dari sinar matahari dapat masuk ke dalam tubuh secara sempurna juga dapat membantu melonggarkan pernafasan.

5. Membolak-balikkan tubuh bayi

Bayi yang dijemur sebaiknya dibolak-balikkan agar sinar yang masuk ke dalam tubuh merata. 15 menit dalam posisi telentang dan 15 menit dalam posisi tengkurap.

6. Hindari cahaya matahari mengenai langsung ke mata bayi

Pada saat menjemur bayi, pastikan agar sinar matahari tidak mengenai mata bayi. Palingkan wajah bayi dari sinar matahari. Posisikan agar hanya tubuh yang terkena paparan sinar matahari.

7. Memijat bayi

Pijat secara lembut bagian tubuh bayi ketika sedang berjemur. Proses ini berguna untuk menyenangkan bayi ketika ia harus berada dalam pangkuan dan bertemu dengan sinar matahari langsung.

8. Perhatikan panasnya matahari

Meski masih di bawah jam 10 pagi, jika dirasa matahari begitu panas. Segera bawa bayi bunda untuk masuk ke dalam rumah.

9. Beri ASI

Setelah usai menjemur bayi, berikan ASI segera. Karena, bayi dapat merasa sangat haus akibat paparan sinar matahari.

10. Segera mandikan

Setelah proses berjemur dan pemberian ASI selesai, barulah bayi dimandikan.

Yuk bunda, rajin-rajinlah menjemur bayi di bawah hangatnya mentari pagi, sembari mengajak bayi berkomunikasi dan bercanda ria. Agar tidak hanya tubuh yang hangat karena sinar matahari, tapi juga hatinya yang menjadi hangat dengan pelukan kasih sayang yang bunda berikan, serta keceriaan yang bunda ciptakan. Selamat mencoba ya bunda, semoga bermanfaat…