Astaghfirullah!! Anggota DPR Mesir Menyebut Cadar Adalah Tradisi Yahudi

0
796
bercadar

Cairo (wahidnews.com) – Parlemen Mesir sedang menyusun hukum yang akan melarang wanita dari mengenakan Burqa dan cadar di tempat-tempat umum termasuk instansi pemerintah, anggota parlemen siap melakukan pemungutan suara untuk memberlakukan larangan bagi para wanita yang memakai niqab, laporan media lokal.

Cadar yang dikenakan oleh para muslimah biasanya mencakup semua wajah pemakainya selain mata mereka. pakaian umum di Mesir yang merupakan negara mayoritas Muslim.

Namun di tengah meningkatnya pemakai niqab, Mesir telah memberlakukan serangkaian pembatasan mengenakan cadar di depan umum.

Anggota parlemen Mesir, Amna Nosseir, yang juga seorang profesor di bidang ilmu hukum perbandingan, mengungkapkan, cadar yang menutupi wajah perempuan bukan tradisi Islam dan tak juga diperintahkan dalam Al Quran.

Dr Nosseir, mantan dekan Universitas Al-Azhar dan anggota Dewan Tertinggi Urusan Islam Mesir, menjelaskan, niqab adalah tradisi umat Yahudi, bukan umat Islam.

Dr Nosseir menambahkan, meski di dalam Al Quran ada perintah agar para wanita menutup aurat mereka, tak ada satu pun ayat yang memerintahkan mereka menutup wajah mereka.

Awal tahun ini, Universitas Kairo diberi izin oleh pengadilan untuk melarang profesor wanita dari mengenakan niqab atau burqa di kelas.

Jika rancangan undang-undang ini disahkan, Mesir akan benar-benar berubah menjadi negara sekuler yang melarang jilbab di universitas dan gedung-gedung pemerintah.

(islamicnewsdaily.com/WN)