Menanggapi Tuduhan “Sok Suci”

Must Read

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar...

Oleh: Ahmad Yusuf Abdurrohman

Nasihat; satu kata yang ringan terucap namun memiliki manfaat yang berlimpah. Banyak hal yang ada dalam kehidupan ini yang dapat kita jadikan sebagai nasihat kehidupan. Tak lupa juga, ucapan-ucapan nasihat yang terlantun dari lisan orang tua, guru, dan orang terdekat kita bisa diambil banyak manfaat darinya.

Tentu saja, semua nasihat itu sangat bagus dan bertujuan agar diri ini menjadi lebih baik dari sebelumnya. Tak ada nasihat, kecuali agar manusia lebih memperhatikan perilaku yang dikerjakannya di dunia ini. Menjadikannya lebih bermanfaat dan lebih berguna bagi sesama.

Sebuah nasihat, memang sudah diajarkan dalam agama yang mulia ini. Islam, sejak empat belas abad lalu telah mengajarkan segala seuatu tentang perbaikan diri ini dengan jalan saling menasihati. Dalam surat yang sering kita baca, Allah menggambarkan tentang orang-orang yang saling memberi nasihat.

“Watawaa shaw bilhaqqi, watawaa shaw bishshabr.” (Dan saling menasihati dalam kebenaran serta saling menasihati pula dalam kesabaran).

Selain itu, Rasulullah juga pernah mengingatkan kita tentang nasihat dalam sabdanya suatu hari. Dari Tamim Ad Daari Radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Agama adalah nasihat.” Kami bertanya, “Untuk siapa saja?” Rasulullah menjawab, “Untuk Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, pemimpin-pemimpin kaum muslimin, dan orang-orang awam mereka.” (Hadits ini diriwayatkan oleh Muslim, Abu Daud, dan Nasa’i. Dan ini adalah lafal yang diriwayatkan oleh Muslim)

Itulah sebuah nasihat. Selain Allah perintahkan dalam Al Qur’an, diperintahkan pula melalui sabda Nabi-Nya. Itulah indikator yang hendaknya meyakinkan banyak orang bahwa sebuah nasihat itu sangatlah diperlukan.

Lalu, bagaimanakah seharusnya memberi nasihat itu?

Islam telah mengajarkan kepada kita, bahwa sebuah nasihat itu hendaknya dengan bahasa yang sopan dan lemah lembut. Jangan dengan ucapan keras dan kasar. Karena, hal itu hanya akan menyakiti orang yang diberi nasihat, serta nasihat itu nantinya tidak akan dapat diterima oleh orang yang dinasihati.

Saat menyampaikan nasihat tidak selamanya kita akan mendapatkan tanggapan baik. Terkadang, ada saja tanggapan negatif atas nasihat yang kita sampaikan. Mungkin, saat menyampaikan nasihat melalui tulisan akan ada orang yang berkata, “Agama belum bagus kok sudah berani menulis tentang nasihat dan dakwah.”

Atau saat ada yang melakukan hal tidak baik kemudian kita ingatkan, mereka akan berkata, “Jangan sok suci! Memangnya kamu nggak pernah berbuat salah apa?”

Lalu, haruskah kita menghentikan nasihat yang merupakan amar ma’ruf nahi mungkar? Ataukah kita harus menunggu hingga benar-benar bersih tak berdosa untuk menyebarkan nasihat?

Mari kita dengarkan apa kata para ulama salaf tentang hal ini. Sa’id bin Jubair pernah mengatakan, “Jika tidak boleh melakukan amar ma’ruf dan nahi mungkar,  kecuali orang yang sempurna niscaya tidak ada satupun orang yang boleh melakukannya.” Ucapan Sa’id bin Jubair ini dinilai oleh Imam Malik sebagai ucapan yang sangat tepat. (Tafsir Qurthubi, 1/410).

Al-Hasan Al-Bashri pernah berkata kepada Mutharrif bin Abdillah, “Wahai Mutharrif nasihatilah teman-temanmu.” Mutharrif mengatakan, “Aku khawatir mengatakan yang tidak aku lakukan.” Mendengar hal tersebut, Hasan Al-Bashri mengatakan, “Semoga Allah merahmatimu, siapakah di antara kita yang mengerjakan apa yang dia katakan, sungguh setan berharap bisa menjebak kalian dengan hal ini, sehingga tidak ada seorang pun yang berani amar ma’ruf nahi mungkar.” (Tafsir Qurthubi, 1/410)

Nah, itulah mengapa ketika ada orang yang berkomentar buruk atas apa yang kita nasihatkan tidak boleh ada kata berhenti bagi diri ini untuk memberikan nasihat. Jadilah seorang mushlih; seorang muslim yang berusaha membuat segala sesuatu yang ada di sekitarnya berubah menjadi baik dan lebih baik lagi.

Sebarkanlah nasihat di manapun dan kapanpun kau mampu. ^^

***

Jakarta, 12 Februari 2016

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

Latest News

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu disebut Interferon Alpha 2b Human...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar yang menggembirakan itu datang dari...

Positif COVID-19, Putri Spanyol Meninggal Dunia

SPANYOL (wahidnews.com) – Kabar duka datang dari Kerajaan Spanyol. Putri Kerajaan Spanyol, Maria Teresa dari Bourbon-Parma meninggal dunia pada hari kamis tanggal 26 Maret...

Komunitas Muslim di Inggris Bersatu Lawan Virus Corona

London (wahidnews.com) - Wabah virus covid-19 masih melanda negara Inggris. Dalam rangka merespon wabah tersebut, Badan amal Muslim Hands yang berbasis di Nottingham telah...

Popular Post

Selamat Jalan Malaikat Kecilku…

Oleh : Farah RizaTubuh mungil berbungkus kafan putih itu menebar aroma melati. Derai air mata pun membasah di dada kami kala itu. Melepasmu untuk...

Muhasabah : Makna Bertambahnya Usia

Oleh : Ova YantiHari ini, genap sudah usiaku tiga puluh tahun. Merenungi tentang usia, tidak salahlah kalau aku, menghubungkannya dengan hari yang biasa disebut...

Di Balik Kalimat “Semua Akan Indah Pada Waktunya”

Kali ini kita membahas tentang kalimat, "akan indah pada waktunya". Menulis atau mengucapkan kata-kata merupakan hak yang bebas dilakukan oleh siapapun, tanpa terkecuali. Namun, pernahkah...

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para Wanita

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para WanitaWanita, engkaulah racun, engkaulah madu. Dari dirimu pula generasi penerus akan dilahirkan, bahkan di tanganmu tempat pembentukan generasi...

Bersyukur Dengan Hati, Lisan dan Perbuatan

Oleh: Pipit Era MartinaMensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan kata ‘Alhamdulillah’ saja. Namun, ternyata ada beberapa cara mensyukuri nikmat...

More Articles Like This

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com