Masa Muda, Janganlah Kau Siakan

1
231
pemuda
Oleh: Ahmad Yusuf Abdurrohman

 

***

Coba kau bayangkan, apa yang muncul dalam fikiranmu ketika kata ‘muda‘ diucapkan atau digoreskan melalui pena di atas selembar kertas?
Ya, mungkin akan sedikit terbayang tentang masa-masa penuh kebahagiaan bersama para sahabat. Menghabiskan banyak waktu bersama mereka dalam menikmati hidup.

Eh, tapi tunggu dulu. Sudahkah kita isi masa muda itu dengan kebaikan? Atau … justru masa muda itu tersia tanpa faidah sedikitpun?
Jangan sampai deh. Bukankah masa muda itu seharusnya kita habiskan untuk mengumpulkan potensi serta mengasah bakat agar diri ini lebih baik di masa depan?

Namun, cobalah kita perhatikan pemuda yang ada di sekitar kita. Apakah mereka menghabiskan waktunya untuk berbagi kebaikan? ataukah sebaliknya?

Mungkin, kebanyakan pemuda senang berkumpul dengan teman-temannya.
Ya, memang itu wajar. Saya juga senang saat berjumpa dengan teman-teman saya. Tapi, terkadang para pemuda saat ini seringkali menyiakan waktunya dengan kumpul-kumpul yang kurang bermanfaat.

Sebaiknya, ketika bertemu cobalah kita saling bercerita tentang kisah kehidupan yang dialami dan bisa diambil manfaat darinya. Atau, bisa juga kita berkumpul membahas hobi kita yang bermanfaat. Jika memungkinkan, ajak teman untuk mengikutinya. Banyak hobi bermanfaat yang bisa kita tularkan kepada teman semisal menulis dan lain sebagainya.

Nah, itulah yang bisa kita lakukan untuk memanfaatkan kebersamaan kita dengan para sahabat agar waktu tidaklah terbuang percuma. Seorang sahabat sejati adalah mereka yang mau berbagi hal-hal bermanfaat bagi sahabatnya. Mungkin, begitulah kiranya.

Jika saat ini masa muda kita sering tersia, yuk kita mulai memanfaatkannya dengan baik. Mari dimulai saat ini juga. Jangan sampai penyesalan menghampiri kita di masa tua nanti. Karena, penyesalan selalu datang di akhir. Kalau di awal sih namanya pendaftaran.he..he..

Carilah kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi kehidupanmu di masa mendatang. Jadiliah generasi muda yang sesungguhnya. Jadilah agen perubahan yang akan mengubah masa depan umat menjadi lebih baik lagi.

Akhir kata, marilah kita sedikit merenungkan sabda Rasulullah berikut ini.
“Jagalah lima perkara, sebelum datangnya lima perkara. Masa mudamu sebelum masa tuamu. Masa sehatmu sebelun masa sakitmu. Masa kayamu sebelum masa miskinmu. Masa hidupmu sebelum kematianmu. Masa luangmu sebelum masa sempitmu.”
(Hadits ini diriwayatkan oleh Hakim dengan sanad shahih)

***

Jakarta, 03 Februari 2016