Harta Bisa Dibawa Mati, Begini Caranya!

0
1628
harta karun

Oleh: Arnie Syifannisa

“Sibuk mengejar dunia.
Heboh mengumpul materi.
Padahal kalau sudah mati hartanya juga bakalan ditinggalin”.

dibawa mati

Yah… Itu yang sering kita dengar bagaimana opini masyarakat menilai sesuatu hanya pada bungkus luaran saja. Padahal jika kita mau berpikir lebih kritis, semua bisa terjadi sebaliknya. Sudah kita ketahui jika amal tanpa ilmu maka hasilnya malapetaka, sedangkan jika ilmu tanpa amal hasilnya hanya sia-sia.

Oleh karena itu, perlu ada keseimbangan antara keduanya. Ketika ilmu dibarengi dengan amal dan begitupun sebaliknya, hasil yang kita peroleh luar biasa. Berbenih pahala yang akan mengalir seperti buih di lautan. Masya Allah. Bukankah itu yang menjadi dambaan setiap insan di dunia. Saat dimana setiap pemikiran, perkataan, dan perbuatan kita menuai benih-benih pahala yang akan kita petik indahnya di akhirat.

Lalu bagaimana bisa harta yang kita punyai tetap kita bawa ikut serta ketika kita sudah mati? Jawabannya, iya! Justru inilah yang akan menjadi salah satu teman saat berada di alam barzah. Harta yang kita miliki bisa kita bawa mati, bahkan bisa mengalirkan sungai-sungai pahala di dalamnya. Simpanlah harta akhiratmu dengan “bersedekah”. Dengan begitu, kita tidak akan pernah sia-sia oleh kerja keras kita selama di dunia.

Ingatlah bahwa hanya ada tiga amalan yang akan menemanimu di saat ajal menjemput. Ketiganya ialah ilmu yang bermanfaat, doa anak yang shalih, dan amal jariyah.

Sudah semestinya kita tidak menimbun harta kita untuk kesenangan pribadi saja. Ada hak milik orang lain yang tersembunyi dalam harta kita. Ilmu yang menjagamu, sedangkan kamu yang menjaga hartamu. Maka jagalah hartamu lewat sedekah. Jika sedekah sudah dijadikan amalan rutin dalam hidup kita, ia yang akan menjadi teman sejati yang patut dibanggakan.

Allah bahkan menyuruh hamba-Nya agar menjadi kaya. Namun tak lantas kekayaan ini menjadikannya lupa dan serakah. Harta itu menguji keimanan seseorang. Sehingga untuk bersahabat dengannya harus terlebih dahulu memenuhi hak-hak atas harta kita. Salah satunya dengan bersedekah.

Kekayaan kita tidak akan pernah berkurang ketika kita mau bersedekah. Justri menjadi semakin bertambah. Sungguh tidak ada ilmu aritmatika manapun yang sanggup menandingi ilmu matematika Allah. Ia yang semakin dikurang justru akan bertambah besar nilainya. Berkali-kali lipat yang akan kita peroleh sesudahnya. Tatkala kita terlalu kikir dan enggan bersedekah, maka harta itu akan semakin tenggelam, terkikis habis hingga kita kembali menjadi papa.

Apakah kita masih ragu untuk menjadikan harta yang kita miliki sebagai teman sejati ketika kita sudah mati? Allah sebaik-baik tempat meminta. Alangkah baiknya jika kita meminta Allah untuk menjaga harta kita. Untuk kemudian benih-benih pahala dengan mudah kita tuai dalam nikmat karunia-Nya.

Begitu banyaknya persoalan hidup semakin merumit jika dikaitkan oleh sebuah harta kekayaan. Semakin tamak dan lupa diri ketika jiwa sudah terkunci dan mati. Dan kemudian, sedekah hadir menawari sebuah janji manis.

Harta akan menjagamu di akhirat ketika engkau menjaganya dengan benar di dunia. Tunaikanlah hak-hak setiap harta kita dengan bersedekah. Dan kau bisa terus membawanya meski engkau sudah tiada. Insya Allah.