Awas, HOAX!

Must Read

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar...

Oleh : Riska Kencana Putri

Berkembang pesatnya teknologi informasi memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses sumber berita. Saking cepatnya, peristiwa yang terjadi saat ini bisa langsung tersebar beberapa menit kemudian melalui situs media online. Padahal dulu, untuk mendapatkan satu berita, masyarakat paling tidak harus menunggu beberapa jam sampai disiarkan di media elektronik seperti televisi atau radio.

Kecepatan penyebaran informasi yang demikian ternyata memberikan efek domino. Apa itu efek domino? Seperti sebuah mata uang yang memiliki dua sisi, keuntungan dan kerugian. Di satu sisi, kecepatan penyajian informasi sangat dibutuhkan oleh masyarakat, di sisi lain bisa menjadi bumerang. Mengapa? Karena kita akan mudah terjebak situs abal-abal, yang memberikan informasi dari data yang tidak valid dan terkesan asal-asalan dalam memberitakan. Terlalu banyak spekulasi yang bisa menjerumuskan kita kepada fitnah.

Hati-Hati Hoax!

Hoax (pemberitaan palsu) seperti yang  dilansir dari Wikipedia, merupakan suatu usaha untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengar untuk mempercayai sesuatu, padahal si pencipta berita palsu tersebut tahu kalau berita tersebut adalah palsu.
Ada banyak sekali contohnya. Salah satunya adalah foto ibu dan anak yang diklaim sebagai korban pembantaian kaum Budha di Rohingya ternyata adalah sebuah scene dalam film.

Jadi Pembaca Cerdas

Begitu banyaknya informasi yang tersebar di media sosial menuntut kita untuk lebih selektif dalam memilih berita. Alih-alih mendapatkan informasi bermanfaat, yang ada kita mendapatkan hoax.

Sebagai pembaca kita harus cerdas dalam melihat isi sebuah berita, jangan lantas latah dalam menyebarkannya. Memang meng-klik tombol share sangat mudah, tetapi pertanggungjawabannya yang tidak mudah.

Sebagai seorang muslim tentunya kita percaya akan adanya hari akhir, di mana setiap tingkah laku, hati, prasangka dan segala hal yang berkaitan dengan perbuatan kita akan ditunjukkan Allah di sana dan akan dimintai pertanggung jawaban. Demikian pula dengan aktivitas menyebarkan berita abal-abal yang belum tentu benar, apalagi ternyata itu hoax.

Allah SWT telah berfirman, “Pada hari ini, tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya.” (QS. Al Mukmin : 17)

Menyebarkan pemberitaan yang belum kita ketahui kebenarannya bukanlah perkara kecil. Bukan saja mendekati fitnah, tetapi bisa berakibat yang lain. Pernahkah sekali kita berfikir, jika kita share atau broadcast berita hoax, maka yang mungkin timbul adalah kecurigaan, ketakutan, bahkan teror. Bukan hanya pemberitaan saja, bahkan masalah hadits dhaif dan hadits palsu pun sering kali ikut di-share puluhan ribu orang. Bayangkan saja, jika kita salah satunya, berarti kita turut mempertanggungjawabkan penyebaran hadits tersebut.

Firman Allah SWT, “Kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikitpun juga, dan kamu menganggapnya sesuatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar.” (QS. An Nur : 15)

Allah telah memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa memeriksa dan mencari tahu kebenaran dari berita yang didapatkan. Sebagaimana firman-Nya dalam Q.S Al Hujurat ayat 6, “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui kadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatan itu.” 

Allah menciptakan manusia dengan dilengkapi akal, bukan sebagai pelengkap semata. Akal Allah berikan kepada hamba-Nya untuk berfikir. Dalam kasus ini, sudah jelas perintah Allah untuk memeriksa informasi yang didapat, apakah benar atau hanya sekedar hoax. Jika ragu dan tidak mampu mencari kebenarannya, maka tinggalkan, jangan latah untuk ikut menyebarkan.

 “Tiada suatu ucapan pun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaf : 18).

Wallahu a’lam bishawab.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of

Latest News

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu disebut Interferon Alpha 2b Human...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar yang menggembirakan itu datang dari...

Positif COVID-19, Putri Spanyol Meninggal Dunia

SPANYOL (wahidnews.com) – Kabar duka datang dari Kerajaan Spanyol. Putri Kerajaan Spanyol, Maria Teresa dari Bourbon-Parma meninggal dunia pada hari kamis tanggal 26 Maret...

Komunitas Muslim di Inggris Bersatu Lawan Virus Corona

London (wahidnews.com) - Wabah virus covid-19 masih melanda negara Inggris. Dalam rangka merespon wabah tersebut, Badan amal Muslim Hands yang berbasis di Nottingham telah...

Popular Post

Selamat Jalan Malaikat Kecilku…

Oleh : Farah RizaTubuh mungil berbungkus kafan putih itu menebar aroma melati. Derai air mata pun membasah di dada kami kala itu. Melepasmu untuk...

Muhasabah : Makna Bertambahnya Usia

Oleh : Ova YantiHari ini, genap sudah usiaku tiga puluh tahun. Merenungi tentang usia, tidak salahlah kalau aku, menghubungkannya dengan hari yang biasa disebut...

Di Balik Kalimat “Semua Akan Indah Pada Waktunya”

Kali ini kita membahas tentang kalimat, "akan indah pada waktunya". Menulis atau mengucapkan kata-kata merupakan hak yang bebas dilakukan oleh siapapun, tanpa terkecuali. Namun, pernahkah...

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para Wanita

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para WanitaWanita, engkaulah racun, engkaulah madu. Dari dirimu pula generasi penerus akan dilahirkan, bahkan di tanganmu tempat pembentukan generasi...

Bersyukur Dengan Hati, Lisan dan Perbuatan

Oleh: Pipit Era MartinaMensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan kata ‘Alhamdulillah’ saja. Namun, ternyata ada beberapa cara mensyukuri nikmat...

More Articles Like This

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com