Jagalah Waktumu Sebelum Ia Menghabisimu

1
231
pentingnya waktu

Oleh: Ahmad Yusuf Abdurrohman

***
Bicara soal waktu, semua orang pasti mengetahui hakikat tentangnya. Waktu adalah masa dimana kita hidup ini. Sehari ada dua puluh empat jam yang sama bagi setiap orang. Namun, tak semua orang mempunyai cara yang sama untuk menghabiskan waktu yang mereka miliki.

Kawan, marilah kita duduk sebentar.  Sedikit merenungkan bagaimanakah waktu yang kita miliki berlalu setiap harinya? Apakah dihabiskan untuk hal yang bermanfaat, ataukah hanya melakukan banyak hal yang sia-sia? Dan bandingkan pula, sebanyak apa waktu yang telah kita habiskan di dunia ini?

Ketahuilah, Kawan. Waktu adalah salah satu dari tiga hal yang tak akan kembali ketika dirinya telah pergi; yakni tak akan bisa kembali menghampiri diri ini lagi. Ada sebuah pepatah Arab yang menjelaskan tentang hal ini, “Tsalatsatun lan ta’uuda; Al kalimatu idza intholaqat, Assahmu idza rumiya, wazzamanu idza madho”. (Ada tiga hal yang tak akan kembali;  kata yang telah terucap, anak panah yang telah melesat dari busurnya, dan waktu yang telah berlalu).

Itulah mengapa, ketika waktu telah berlalu dan tak banyak hal bermanfaat yang kita dapatkan, hanya penyesalan yang kita bisa lakukan. Tak mungkin, waktu itu bisa kembali lagi. Sebagaimana anak panah yang telah melesat dari busurnya tak akan bisa kembali lagi.

Hasan Al Bashri, Salah seorang ulama dari generasi tabi’in juga pernah berkata, “Tidak ada suatu hari yang fajar terbit pada hari itu kecuali dia akan berseru, ‘Wahai anak Adam, sesungguhnya aku adalah makhluk baru. Aku akan menjadi saksi terhadap amalan-amalanmu, maka berbekalah dariku, karena sesungguhnya apabila aku telah berlau, aku tidak akan kembali sampai hari kiamat’.”

Maka dari itu, janganlah sia-siakan waktu yang kita miliki saat ini. Berusahalah, agar kita tetap memanfaatkan waktu kita dengan sebaik-baiknya. Jika dirimu telah selesai melakukan suatu hal, maka segeralah melakukan hal lain yang bermanfaat. Agar tiada lagi waktu yang tersiakan.

Akhir kata, izinkanlah diriku menutup tulisan singkat ini dengan sebuah pepatah arab yang terkenal, “Al waktu kassaif, in lam taqtho’ qothoaka. Waktu itu, ibarat pedang. Jika tidak digunakan untuk memotong, maka ia akan memotongmu.”

Gunakan waktumu, sebelum ia menghabisimu. ^^

***

Jakarta, 26 Januari 2016