Ikhlas Dalam Keterpaksaan, Diterima kah?

Must Read

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar...
Oleh : Rina Perangin-Angin

Ada pernyataan menarik yang sering beredar di masyarakat, yakni “lebih baik berinfaq seribu rupiah asalkan ikhlas daripada berinfaq sejuta tetapi dalam hati tak ikhlas.” Kata-kata tersebut memang benar. Sebab, syarat diterimanya suatu amalan adalah niatnya ikhlas dan caranya benar. Niat ikhlas menjadi poin penting yang bila tak terpenuhi, maka amalannya bisa tertolak.

Lalu, bagaimana bila seseorang yang dalam beramal itu ikhlasnya terpaksa. Diterimakah atau tidak?

Dengarkanlah sejenak kisah pada masa Rasulullah SAW. Di tengah perang Ahzab, saat malam mencekam kedua belah pasukan, Rasulullah SAW sedang beristirahat bersama para sahabat. Beliau mengumpulkan para sahabat untuk menyampaikan sesuatu. “Siapa yang akan pergi ke perkemahan Abu Sufyan dan teman-temannya, dan kembali untuk mengabarkan keadaan mereka kepadaku?” tanya beliau SAW kepada para sahabatnya.

Saat itu, kedinginan, kelelahan dan kelaparan membuat para sahabat enggan menjadi orang yang dimaksud Rasulullah SAW. Bayangkan saja, dalam kondisi dingin dan lapar, mereka harus mengendap-endap masuk ke perkemahan lawan, menguping pembicaraan mereka lalu kembali mengabarkan kepada Rasulullah SAW dalam keadaan selamat. Itu tentu sulit.

Karena tak ada yang bersedia, lantas Rasulullah SAW memanggil Hudzaifah dan menyuruhnya ke perkemahan. Hudzaifah yang sebenarnya juga “berat” melakukannya mau tidak mau mengiyakan perintah Rasulullah. Dalam kondisi dingin mencekam, lapar melilit, Huzaifah “terpaksa” pergi. Lihatlah, Huzaifah seolah mengajarkan kita bahwa ikhlas tidak harus selalu rela. Bahkan ikhlas dengan keterpaksaan bisa membuahkan hasil yang lebih baik. Artinya, pada awalnya boleh kita terpaksa, namun dalam proses keterpaksaan itu, tumbuhkan keikhlasan karena taat kepada perintah Allah dan Rasul-Nya, maka insya Allah keterpaksaan akan berubah menjadi keikhlasan.

Apa sulitnya berinfaq sejuta untuk orang yang berpenghasilan sepuluh juta sebulan, tetapi tentu akan sulit bila untuk orang yang hanya berpenghasilan dua juta. Namun ingatlah, ketika dia memaksakan dirinya untuk tetap berinfaq dengan berusaha menghadirkan keikhlasan, maka pahala yang ia dapat akan lebih besar. Insya Allah.

Jika beribadah dalam keterpaksaan itu dilarang, maka tidak akan ada yang berjihad. Siapa yang rela ikut berperang? Siapa yang menyukai darah berceceran, tangan yang terputus, kuda-kuda mati, wanita menjadi janda dan anak-anak menjadi yatim? Tidak ada yang rela, tidak ada yang suka, tetapi apakah jika tidak rela akhirnya kaum muslimin enggan berjihad?!

Nyatanya, jihad salah satu perintah Allah dan Rasul-Nya yang dijanjikan balasan surga bagi pelakunya. Berat memang, tetapi jika seorang muslim tetap melawan rasa keterpaksaan itu, niscaya pahala baginya. Demikian pula amalan ibadah lain yang terasa berat, pada awalnya penuh keterpaksaan dalam mengerjakannya, namun apabila dibiasakan, maka keterpaksaan itu akan berubah menjadi keikhlasan dengan pahala yang besar.

Ikhlas dalam keterpaksaan seringkali menjadi nilai plus. Insya Allah.

1 COMMENT

1
Leave a Reply

avatar
0 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
0 Comment authors
Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of

Latest News

Terungkap, Ternyata Masker Kain Cukup Efisien Tangkal Corona

Wahidnews.com - Seluruh dunia sedang dilanda bencana dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19, yang oleh World Health Organization (WHO)...

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

WAHIDNEWS.COM - Ditemukan satu obat yang diyakini ampuh untuk mengobati orang yang terkena virus Corona atau COVID-19. Obat itu disebut Interferon Alpha 2b Human...

Kabar Gembira, Semua Pasien Positif COVID-19 di Kota Malang Sembuh

Malang (wahidnews.com) – Alhamdulillah, akhirnya mulai bermunculan informasi yang tidak bikin panik masyarakat di tengah epidemi virus COVID-19. Kabar yang menggembirakan itu datang dari...

Positif COVID-19, Putri Spanyol Meninggal Dunia

SPANYOL (wahidnews.com) – Kabar duka datang dari Kerajaan Spanyol. Putri Kerajaan Spanyol, Maria Teresa dari Bourbon-Parma meninggal dunia pada hari kamis tanggal 26 Maret...

Komunitas Muslim di Inggris Bersatu Lawan Virus Corona

London (wahidnews.com) - Wabah virus covid-19 masih melanda negara Inggris. Dalam rangka merespon wabah tersebut, Badan amal Muslim Hands yang berbasis di Nottingham telah...

Popular Post

Selamat Jalan Malaikat Kecilku…

Oleh : Farah RizaTubuh mungil berbungkus kafan putih itu menebar aroma melati. Derai air mata pun membasah di dada kami kala itu. Melepasmu untuk...

Muhasabah : Makna Bertambahnya Usia

Oleh : Ova YantiHari ini, genap sudah usiaku tiga puluh tahun. Merenungi tentang usia, tidak salahlah kalau aku, menghubungkannya dengan hari yang biasa disebut...

Di Balik Kalimat “Semua Akan Indah Pada Waktunya”

Kali ini kita membahas tentang kalimat, "akan indah pada waktunya". Menulis atau mengucapkan kata-kata merupakan hak yang bebas dilakukan oleh siapapun, tanpa terkecuali. Namun, pernahkah...

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para Wanita

33 Pesan Rasulullah SAW Untuk Para WanitaWanita, engkaulah racun, engkaulah madu. Dari dirimu pula generasi penerus akan dilahirkan, bahkan di tanganmu tempat pembentukan generasi...

Bersyukur Dengan Hati, Lisan dan Perbuatan

Oleh: Pipit Era MartinaMensyukuri nikmat yang telah Allah berikan, tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan kata ‘Alhamdulillah’ saja. Namun, ternyata ada beberapa cara mensyukuri nikmat...

More Articles Like This

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com