Bagaimana agar bisa mempersembahkan syurga untuk kedua orangtua?

1
231
cara menghafal quran

Oleh : Aannisah Fauzaania

WahidNews, Setiap anak tentu saja menginginkan kedua orangtuanya bisa masuk syurga. Siapa yang tidak ingin? Terlebih jika bisa ikut berkumpul bersama lagi kelak. Bisa merasakan lagi kasih sayang ibu yang tulus, bisa merasakan lagi cinta ayah yang sedemikian besar. Terlepas dari apakah di sana nanti kita memang benar bisa dipertemukan kembali dengan orang tua, wallahualam. Manusia boleh membuat sepucuk pengharapan kan, mengenai hasilnya akan berbuah baik atau tidak, kita serahkan saja pada Allah SWT. Ia selalu punya rencana yang terbaik.

Lagi, setiap anak pun tentu ingin bisa membuat bahagia kedua orangtuanya. Misalnya dengan berprestasi, bisa menjadi seorang yang sukses di dunia, bisa berpendidikan tinggi, dan cara-cara lainnya. Memang, saya mengatakan hal-hal itu pasti bisa membuat orang tua kita merasa bahagia. Namun sahabat sekalian, ternyata ada satu hal yang lebih besar yang bisa membahagiakan dengan level tertinggi, bahkan Allah telah berjanji akan membantu.

Belajar dan mengutip tulisan dari beberapa sumber, di sana ada yang menyebutkan seorang anak bisa memberikan syurga untuk kedua orangtuanya. Setelah saya menelaah beberapa intinya, ternyata anak tersebut adalah seorang penghapal Al-qur’an. Masya Allah, begitu mudahnya Allah memberikan fasilitas bagi siapa saja yang mau menjalankannya kan.

Dalam sebuah riwayat disebutkan, Siapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaiakan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, “Mengapa kami dipakaikan jubah ini?” Dijawab,”Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an.” (HR. Al-Hakim)

Kebanyakan orang mengatakan, sulit sekali untuk bisa menghapal Al-qur’an, atau malah merasa ingin mundur duluan dan mengatakan “saya tidak bisa.”
Sahabat sekalian, sebenarnya siapa saja bisa untuk menjadi seorang hafidz/hafidzah jika di dalam hatinya telah tertanam niat yang kuat. Niat yang ikhlas dan tanpa terpaksa ingin menghapal kalam-kalam illahi, semuanya pasti bisa.

Jika kendalanya adalah begitu panjangnya ayat yang harus dihapal, maka hapalkan sedikit-sedikit dahulu, jangan langsung sekaligus. Bisa dimulai dari juz amma yang ayatnya tidak terlalu panjang. Jika kendalanya ada kekurangan di salah satu bagian diri kita yang menyulitkan, maka berdoalah pada Allah agar senantiasa dimudahkan. Apalagi sekarang banyak metode yang bisa diterapkan agar bisa mudah menghapal al-qur’an, bahkan seorang yang buta pun bisa lulus, masyaa Allah, itulah janji Allah untuk orang-orang yang punya niatan suci.

Jadi sahabat, masihkah ingin menyimpan Al-qur’an di rumah hanya sebagai barang pajangan? Atau hanya sebagai simpanan hingga berdebu usang?
Bukalah ia mulai malam ini, barangkali ia begitu rindu hingga sesak suaranya tak terdengar lagi olehmu. Barangkali ia menangis di sudut meja yang telah lama tidak dibuka. Ia merindukanmu, sayang. Sesuatu yang kelak akan menjadi penerangmu di hari akhir. Maka dekaplah ia mulai malam ini. Persembahkan syurga terindah untuk ayah dan ibu kita, jika belum bisa menghapal, setidaknya mulailah dengan belajar membacanya dengan baik dan benar.

Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu diridhoi Allah SWT, aamiin.

==============
Tentang Penulis:
Pemulis bernama Aannisah Fauzaania, seorang gadis yang telah terlanjur jatuh cinta pada tiap indah aksara. Aktif di beberapa grup kepenulisan, bisa kontak melalui [email protected]